Minggu, 15 Feb 2026 12:19 WIB

Jaga Iklim Bisnis, Satgas Penanganan Premanisme Target Tangkap Pelaku 2x24 Jam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Jan 2026 11:15 WIB
Wali Kita Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kita Surabaya, Eri Cahyadi

Selalu.id - Aksi premanisme yang kerap jadi perbincangan, dijawab Pemerintah kota dan Forkopimda Kota Surabaya melalui Satgas Penanganan Premanisme.

Pemkot menjamin setiap laporan gangguan terhadap pengusaha akan ditangani cepat, terkoordinasi, dan tanpa biaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perluas Beasiswa Pemuda Tangguh, Jangkauan Capai 24 Ribu Mahasiswa PTN Negeri-Swasta

“Begitu ada laporan, Satgas langsung turun bersama. Target kami jelas, maksimal 2x24 jam harus selesai dan pelakunya tertangkap,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (9/1/2026).

Eri menegaskan, Satgas Penanganan Premanisme bukan sekadar simbol. Tim ini melibatkan seluruh unsur Forkopimda, mulai dari Pemkot, TNI, Polri, hingga kejaksaan, sehingga penanganan dilakukan satu komando dan tidak berlarut-larut.

Menurut Eri, kehadiran Satgas merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga iklim investasi di Kota Pahlawan. Ia menyebut, pengusaha memiliki peran penting dalam pembangunan kota melalui pajak yang dibayarkan.

“Pengusaha membayar pajak, dan pajak itu kembali ke masyarakat untuk sekolah gratis, layanan kesehatan gratis, hingga perbaikan rumah tidak layak huni. Maka tugas kami menjaga agar pengusaha merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Untuk memudahkan pengaduan, Pemkot membuka akses pelaporan melalui Call Center 112 dan Call Center Polri 110. Eri memastikan, seluruh layanan Satgas bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.

Dalam kesempatan itu, Eri juga menyinggung kinerja Satgas Anti Mafia Tanah yang telah lebih dulu bergerak menangani sengketa sertipikat tanah. Salah satu kasus bahkan telah berproses di pengadilan.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Kenang Adi Sutarwijono: Sosok Pengayom Semua Golongan

“Sudah ada kasus yang berjalan dan sekarang masuk tahap pembuktian di pengadilan. Ini bukti bahwa Satgas bekerja,” jelasnya.

Selain soal keamanan, Pemkot Surabaya juga mendorong pengusaha menerapkan sistem parkir portal dan pembayaran non tunai berbasis digital. Sistem ini dinilai mampu menekan potensi konflik di lapangan sekaligus menciptakan transparansi.

“Bisa pakai gate system atau EDC. Pembayaran parkir bisa QRIS atau e-money. Ini lebih tertib, transparan, dan menghindari gesekan,” imbuh Eri.

Ketua Apkrindo Jawa Timur, Ferry Setiawan, menyambut positif langkah Pemkot Surabaya. Ia menilai, jaminan keamanan dari Satgas Penanganan Premanisme menjadi angin segar bagi pelaku usaha, khususnya kafe dan restoran yang beroperasi di luar pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Capaian Satu Tahun Eri-Armuji Pimpin Surabaya

“Selama ini memang ada keluhan, tapi banyak yang memilih diam. Dengan adanya Satgas ini, pengusaha jadi punya keberanian untuk melapor,” kata Ferry.

Ia berharap, upaya Pemkot Surabaya tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga berdampak pada peningkatan investasi dan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami mendukung penuh. Kalau ada gangguan, jangan takut melapor. Pemerintah sudah membuka jalannya,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.