Selasa, 10 Feb 2026 13:36 WIB

Prihatin Anak Driver Ojol Ikut Keliling, Eri Siapkan PAUD dan Penitipan Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Jan 2026 10:53 WIB
Eri Cahyadi Ojol Perempuan di polrestabes Surabaya
Eri Cahyadi Ojol Perempuan di polrestabes Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya memperkuat kolaborasi nyata, menyusul dibentuknya Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO) di Polrestabes Surabaya.

Langkah ini ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pelaksanaan Bazar Kendaraan Bermotor (Ranmor) di Polrestabes Surabaya, Kamis (23/1/2026) lalu. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Menurutnya, kehadiran Satres PPA-PPO menjadi penguat penting bagi program perlindungan perempuan dan anak yang selama ini dijalankan Pemkot.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada Kasat yang khusus menangani perempuan dan anak. Ini membuat program perlindungan bisa berjalan lebih masif dan terkoordinasi,” ujar Eri.

Salah satu fokus perhatian Pemkot Surabaya adalah fenomena pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang terpaksa membawa anak saat bekerja. Eri menilai kondisi tersebut berisiko tinggi terhadap keselamatan anak, terutama di jalan raya.

“Kami punya program agar perempuan-perempuan ojol tidak lagi mengajak anaknya saat bekerja. Itu sangat berbahaya,” tegasnya.

Program ini, kata Eri, berawal dari kejadian sederhana namun menyentuh. Saat Kapolrestabes Surabaya tengah makan di luar, ditemukan seorang pengemudi ojol yang kehilangan helm. Dari situ terungkap, pengemudi tersebut bekerja sambil mengajak anaknya yang masih berusia empat tahun.

“Anaknya masih kecil, umur empat tahun. Tentu ini rawan kalau terus diajak ke jalan,” ujarnya.

Pemkot Surabaya kemudian turun tangan, Anak tersebut difasilitasi untuk masuk PAUD milik pemerintah kota sekaligus mendapatkan layanan penitipan anak, sehingga sang ibu bisa bekerja dengan lebih aman dan tenang.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

“Anaknya kita sekolahkan di PAUD Pemkot, kita siapkan juga penitipannya,” kata Eri.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan menggandeng Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada seluruh pengemudi ojol perempuan agar tidak membawa anak saat bekerja. 

Pemkot juga memastikan kesiapan fasilitas sekolah dan penitipan anak sebagai bagian dari solusi.

“Nanti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan berkolaborasi dengan Satres PPA-PPO untuk mengundang ojol perempuan, memberi imbauan sekaligus solusi,” jelasnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri menegaskan, langkah ini bukan sekadar larangan, melainkan bentuk kehadiran negara untuk melindungi anak dan perempuan. “Pemerintah kota menyiapkan sekolah dan penitipan, agar anak merasa aman dan tidak terpapar bahaya,” imbuhnya.

Ia pun mengapresiasi Polrestabes Surabaya atas dilantiknya Kepala Satres PPA-PPO yang baru. “Matur nuwun Pak Kapolres. Semoga perlindungan anak dan perempuan di Surabaya semakin kuat dan menyeluruh,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan kesiapan jajarannya mendukung penuh program Pemkot Surabaya. Ia memastikan Satres PPA-PPO akan langsung bergerak dan berkolaborasi lintas sektor.

“Saya minta Bu Kasat yang baru segera berkolaborasi dengan tim Pak Wali Kota, untuk mendukung terwujudnya Surabaya sebagai kota ramah anak dan perempuan,” pungkas Luthfie.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu 2024, yang mana Adela meraih suara terbanyak kedua.

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.