Rabu, 24 Jun 2026 23:28 WIB

Tak Tertib Adminduk, Pemkot Surabaya Sebut Seribu Data Kematian Belum Dilaporkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Okt 2025 16:59 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat sekitar seribu warga yang telah meninggal dunia belum melaporkan akta kematiannya. Hal itu menyebabkan terganggunya akurasi data kependudukan dan berdampak pada penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tak tepat sasaran.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan sebagian besar warga enggan melaporkan kematian anggota keluarganya karena alasan sosial dan kekhawatiran kehilangan bansos.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

"Kita masih menyisakan sekitar seribu orang yang datanya itu meninggal, tapi belum dilaporkan akta kematiannya. Nah, ini rata-rata motivasinya itu adalah karena sosial," ujar Eddy Christijanto, Senin (6/10/2025).

Eddy menjelaskan, sebagian masyarakat beranggapan bahwa jika akta kematian dilaporkan, maka data keluarga akan terhapus dari daftar penerima bantuan. Padahal, kata dia, bantuan sosial tetap dapat diteruskan kepada ahli waris yang sah.

"Nanti kalau dilaporkan, (mereka) takut bansos hilang. Ini padahal sebenarnya dari Kementerian Sosial (Kemensos) termasuk dari Dinas Sosial sendiri ketika orang itu meninggal, bisa diturunkan kepada istri atau ahli warisnya,” jelasnya.

Menurutnya, kekhawatiran tersebut muncul karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang sistem data bantuan sosial. "Jadi ini ketakutannya adalah ketika ini mereka laporkan, data keluarga akan hilang dari data kemiskinan, sehingga tidak menerima bansos, padahal tidak seperti itu,” kata Eddy.

Selain alasan sosial, Eddy mengungkap, ada pula warga yang enggan melapor karena malas mengurus administrasi kependudukan (Adminduk). Namun, ia menegaskan jika hal itu bukanlah alasan karena seluruh layanan adminduk kini sudah tersedia secara daring.

"Yang malas mengurus (adminduk) juga ada. Makanya kita buat pelayanan online, jadi sebenarnya sudah tidak ada alasan lagi untuk malas. Di rumah pun bisa, melakukan pengurusan dengan android KNG Mobile, semua pelayanan kependudukan ada di situ," ujarnya.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Menurut Eddy, seluruh layanan adminduk termasuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), kini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan ponsel. "Bisa dan lebih mudah. Jadi tidak perlu datang ke kantor kelurahan, tidak perlu ke Mal Pelayanan Publik Siola, cukup dari rumah,” kata Eddy.

Ia kembali menegaskan, ketertiban administrasi kependudukan sangat penting agar Pemerintah (Pemkot) Kota Surabaya dapat memberikan pelayanan dan intervensi secara tepat sasaran.

"Jadi ini juga diperlukan ketika mengalami permasalahan, baik musibah dan lain sebagainya, pemerintah bisa melakukan intervensi, tepat sasaran sesuai dengan alamat. Tapi kalau alamatnya tidak sesuai, ini kita akan kesulitan,” paparnya.

Eddy juga berpesan kepada warga Surabaya agar rutin memperbarui data kependudukan, mulai dari pendidikan, perkawinan, kelahiran, kematian hingga golongan darah.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

"Warga Surabaya kami mohon untuk tertib adminduk dengan melakukan update data kependudukan. Kita sudah memfasilitasi dengan semua pelayanan online. Kalau android bisa di KNG Mobile, IOS bisa di website Dispendukcapil Kota Surabaya,” tuturnya.

Selain itu, Eddy juga mengimbau warga yang berpindah tempat tinggal segera melaporkan perubahan domisili agar data kependudukan tetap akurat.

“Sehingga data njenengan (anda) itu bisa betul-betul update dan bicara ketika itu dipakai pemerintah kota di dalam rangka perencanaan pembangunan dan pengalokasian anggaran,” pungkas Eddy.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean didominasi truk-truk besar yang menunggu pengisian BBM jenis solar. Begitu juga sepeda motor yang antre pertalite.

Heboh, Mobil Berisi Mayat Wanita Ditemukan di Parkiran Bandara Juanda

Saat ini, kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab pasti kematian korban.

Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, TPK Bumiharjo Gelar Pelatihan dan Simulasi P3K

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan budaya keselamatan kerja serta kemampuan respons awal terhadap insiden di lingkungan pelabuhan.

Ini Dia Tampang Pelaku Pembacokan Pelajar SMA hingga Tewas saat HUT Persebaya

Sebelum konvoi hingga membacok korban hingga tewas, pelaku dan kelompoknya lebih dulu menggelar pesta miras di kawasan Tambaksari Surabaya.

Kasus HIV/AIDS Merata di Sidoarjo, Wilayah Porong dan Krian Tertinggi

Melalui rapat koordinasi tersebut, Komisi D DPRD Sidoarjo meminta Dinas Kesehatan mempercepat pelaksanaan rencana aksi penanggulangan HIV/AIDS. 

Bea Cukai Juanda Sidoarjo Musnahkan 9 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp13,05 M

Meski jutaan batang rokok ilegal telah dimusnahkan, upaya penindakan belum berhenti. Bea Cukai akan terus kembangkan ke jaringan lainnya.