Kamis, 17 Sep 2026 01:48 WIB

Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Feb 2026 10:13 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutus kontrak dua proyek pembangunan pompa air yang mengalami keterlambatan setelah kontraktor pelaksana dinilai gagal memenuhi kewajiban pekerjaan.

Dua proyek itu dijatuhkan sanksi daftar hitam (blacklist) selama dua tahun. Lokasinya, berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi serta kawasan Tengger Kandangan.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Padahal, proyek ini penting bagian dari infrastruktur pengendalian banjir yang dibutuhkan menjelang puncak musim hujan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menyatakan secara umum proyek Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) tahun anggaran 2025 telah selesai. Namun, dua proyek pompa air tidak rampung karena wanprestasi kontraktor.

“Akhir tahun kemarin semua proyek selesai, kecuali dua pembangunan pompa air yang tidak bisa diselesaikan karena wanprestasi kontraktornya,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

Karena tidak memungkinkan perpanjangan waktu akibat penutupan tahun anggaran, kontrak kedua penyedia jasa diputus.

Jaminan pelaksanaan dicairkan, dan perusahaan terkait dilarang mengikuti proyek Pemkot Surabaya selama dua tahun.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Meski demikian, keterlambatan proyek membuat penyelesaian harus dialihkan melalui skema swakelola oleh DSDABM dengan melibatkan satuan tugas internal.

Mekanisme ini ditempuh agar pompa air tetap bisa difungsikan dalam waktu dekat.

“Dua-duanya dilanjutkan swakelola oleh DSDABM. Ditargetkan Februari sudah bisa dioperasionalkan,” jelas Syamsul.

Syamsul tidak merinci berapa nilai sisa pekerjaan maupun potensi kerugian akibat keterlambatan tersebut. Ia hanya menyebut progres fisik kini telah memasuki tahap akhir.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Syamsul menambahkan dua pompa air ini dinilai penting untuk memperkuat sistem drainase kota, terutama menghadapi pola hujan ekstrem yang diperkirakan meningkat pada Februari.

“Biasanya setelah puncak musim hujan masuk masa pancaroba, intensitas hujan tinggi meski durasinya singkat. Itu yang rawan,” katanya.

Keterlambatan proyek infrastruktur pengendali banjir ini menambah daftar pekerjaan strategis yang tidak selesai sesuai jadwal pada akhir tahun anggaran, meski pemerintah memastikan fungsinya tetap dikejar melalui jalur nonkontraktual.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.