Jumat, 04 Sep 2026 16:20 WIB

Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Jan 2026 11:02 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

selalu.id - Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya menjadi sorotan setelah ditemukan indikasi serius ketidaktepatan sasaran. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap, hasil verifikasi lapangan menunjukkan adanya mahasiswa dari keluarga mampu, termasuk anak mantan pejabat, yang justru menikmati bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp15 juta per semester dari APBD.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Temuan ini mendorong Pemkot Surabaya mengambil langkah dengan menyeragamkan bantuan UKT menjadi Rp2,5 juta per semester, sekaligus memperketat pengawasan agar beasiswa benar-benar dinikmati warga prasejahtera.

“Saya harus berani membongkar ini demi keadilan. Ada yang UKT-nya Rp15 juta per semester dan dibayar Pemkot, padahal dia dari keluarga mampu. Sementara masih banyak warga tidak mampu yang sangat membutuhkan,” tegas Eri Cahyadi, Jumat (23/1/2026) lalu. 

Eri menyebut, praktik tersebut mencederai prinsip keadilan sosial dan tujuan utama Beasiswa Pemuda Tangguh yang diperuntukkan bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu. Dari hasil evaluasi awal, sekitar 70 persen kasus bermasalah berasal dari mahasiswa jalur mandiri.

Bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Eri menyoroti kontradiksi antara status ekonomi penerima beasiswa dengan jalur masuk perguruan tinggi yang dipilih.

“Saya diskusi dengan Cak Ji. Jalur mandiri itu berarti ada kemampuan bayar uang gedung. Kalau bisa bayar uang gedung, berarti dia orang mampu. Ini yang saya pertanyakan,” ujarnya.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Menurut Eri, pengetatan ini bukan untuk memangkas hak warga miskin, melainkan memastikan bantuan tidak disalahgunakan oleh pihak yang seharusnya tidak berhak.

“Prinsipnya sederhana, yang mampu jangan mengambil jatah orang tidak mampu,” tegasnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, Eri juga telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan terhadap penyaluran beasiswa di tahun-tahun sebelumnya. 

Selain itu, evaluasi internal di dinas terkait dilakukan secara menyeluruh untuk menutup celah manipulasi data.

Baca Juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

“Ini yang saya bongkar. Kok bisa orang kaya diberi bantuan? Saya ingin mengubah sistem agar Surabaya tidak jadi kota yang membiarkan ketidakadilan. Kita mulai dari kejujuran,” tegasnya.

Meski nilai bantuan diseragamkan, Eri memastikan mahasiswa dari keluarga benar-benar miskin tetap mendapat perlindungan penuh. Jika ada mahasiswa prasejahtera yang UKT-nya melebihi Rp2,5 juta akibat kesalahan input data, Pemkot akan menanggung penuh melalui kerja sama langsung dengan perguruan tinggi.

“Yang penting anak tidak mampu tetap kuliah gratis. Mereka tidak boleh ditarik biaya. Kita selesaikan lewat MoU dengan kampus,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.