Kamis, 03 Sep 2026 13:23 WIB

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Ketua DPC PDIP Magetan Diana Sasa. (Dok. Istimewa).
Ketua DPC PDIP Magetan Diana Sasa. (Dok. Istimewa).

selalu.id – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Magetan membuka rekrutmen terbuka anggota baru dengan fokus utama pada generasi muda atau Gen Z).

Kegiatan ini dilakukan sesuai arahan DPD PDIP Jawa Timur sebagai bagian dari upaya penguatan kaderisasi dan perluasan partisipasi politik anak muda di daerah.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Ketua DPC PDIP Magetan, Diana Sasa menyatakan bahwa partai berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk terlibat aktif dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, kebudayaan, ekonomi, hingga kegiatan organisasi.

"Anak muda hari ini punya banyak potensi. Tugas partai adalah menyediakan ruang agar mereka bisa tumbuh, belajar, dan berkontribusi sesuai minatnya. Potensi itu harus kami beri ruang aktualisasi agar terarah dengan baik dan membawa manfaat," kata Sasa kepada selalu.id, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Wakabid Keanggotaan dan Organisasi DPC PDIP Magetan, Purbo Djati, menjelaskan bahwa setiap calon anggota bisa menyesuaikan pilihan ruang sesuai minat masing-masing.

"Bagi pelajar SMA atau anak muda usia di bawah 35 tahun bisa masuk Taruna Merah Putih untuk pemberdayaan pemuda. Yang suka diskusi dan isu demokrasi dapat bergabung dengan Repdem. Bagi yang ingin mendalami ideologi dan organisasi partai, ada Banteng Muda Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Ia menambahkan, PDIP juga menyediakan wadah untuk minat yang lebih spesifik. Anak muda yang fokus pada UMKM dan ekonomi kreatif bisa masuk BPEK.

"Yang tertarik dengan kerelawanan dan kemanusiaan dapat bergabung di Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Bagi yang menyukai disiplin dan bela diri ada Satgas, latar belakang hukum difasilitasi di BBHAR, serta pegiat seni-budaya bisa masuk BKN," kata Purbo.

Purbo mengungkapkan bahwa tujuan utama rekrutmen ini adalah menyiapkan kader muda yang melalui proses pembinaan dan memiliki kepekaan sosial.

"Politik itu tidak instan. Kami ingin Gen Z punya pola pikir kritis, belajar kerja kolektif, dan dekat dengan persoalan rakyat," tegasnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung dengan datang ke Kantor DPC PDIP Magetan atau ke PAC PDIP terdekat di masing-masing kecamatan.

Selain itu, calon anggota juga bisa mendaftar secara daring melalui direct message (DM) akun Instagram resmi PDIP Magetan.

Melalui rekrutmen terbuka ini, DPC PDIP Magetan berharap semakin banyak anak muda yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berperan dalam kerja-kerja perubahan untuk kemajuan daerah Magetan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.