Rabu, 11 Feb 2026 01:30 WIB

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Ketua DPC PDIP Magetan Diana Sasa. (Dok. Istimewa).
Ketua DPC PDIP Magetan Diana Sasa. (Dok. Istimewa).

selalu.id – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Magetan membuka rekrutmen terbuka anggota baru dengan fokus utama pada generasi muda atau Gen Z).

Kegiatan ini dilakukan sesuai arahan DPD PDIP Jawa Timur sebagai bagian dari upaya penguatan kaderisasi dan perluasan partisipasi politik anak muda di daerah.

Baca Juga: Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Ketua DPC PDIP Magetan, Diana Sasa menyatakan bahwa partai berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk terlibat aktif dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, kebudayaan, ekonomi, hingga kegiatan organisasi.

"Anak muda hari ini punya banyak potensi. Tugas partai adalah menyediakan ruang agar mereka bisa tumbuh, belajar, dan berkontribusi sesuai minatnya. Potensi itu harus kami beri ruang aktualisasi agar terarah dengan baik dan membawa manfaat," kata Sasa kepada selalu.id, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Wakabid Keanggotaan dan Organisasi DPC PDIP Magetan, Purbo Djati, menjelaskan bahwa setiap calon anggota bisa menyesuaikan pilihan ruang sesuai minat masing-masing.

"Bagi pelajar SMA atau anak muda usia di bawah 35 tahun bisa masuk Taruna Merah Putih untuk pemberdayaan pemuda. Yang suka diskusi dan isu demokrasi dapat bergabung dengan Repdem. Bagi yang ingin mendalami ideologi dan organisasi partai, ada Banteng Muda Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

Ia menambahkan, PDIP juga menyediakan wadah untuk minat yang lebih spesifik. Anak muda yang fokus pada UMKM dan ekonomi kreatif bisa masuk BPEK.

"Yang tertarik dengan kerelawanan dan kemanusiaan dapat bergabung di Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Bagi yang menyukai disiplin dan bela diri ada Satgas, latar belakang hukum difasilitasi di BBHAR, serta pegiat seni-budaya bisa masuk BKN," kata Purbo.

Purbo mengungkapkan bahwa tujuan utama rekrutmen ini adalah menyiapkan kader muda yang melalui proses pembinaan dan memiliki kepekaan sosial.

"Politik itu tidak instan. Kami ingin Gen Z punya pola pikir kritis, belajar kerja kolektif, dan dekat dengan persoalan rakyat," tegasnya.

Baca Juga: Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung dengan datang ke Kantor DPC PDIP Magetan atau ke PAC PDIP terdekat di masing-masing kecamatan.

Selain itu, calon anggota juga bisa mendaftar secara daring melalui direct message (DM) akun Instagram resmi PDIP Magetan.

Melalui rekrutmen terbuka ini, DPC PDIP Magetan berharap semakin banyak anak muda yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif berperan dalam kerja-kerja perubahan untuk kemajuan daerah Magetan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.