Jumat, 04 Sep 2026 18:45 WIB

Wali Kota Eri Bentuk Satgas Teknis Cek Bangunan Sekolah Setelah Plafon SMPN 60 Runtuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jan 2026 17:56 WIB
Foto: Satgas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah menyusul insiden runtuhnya plafon kelas VIIE SMP Negeri 60 Surabaya pada Rabu (28/1/2026) pagi.
Foto: Satgas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah menyusul insiden runtuhnya plafon kelas VIIE SMP Negeri 60 Surabaya pada Rabu (28/1/2026) pagi.

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan sekolah menyusul insiden runtuhnya plafon kelas VIIE SMP Negeri 60 Surabaya pada Rabu (28/1/2026) pagi.

 

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, kewenangan pengelolaan fisik bangunan sekolah kini berada di bawah Dinas Pendidikan (Dispendik) seiring perubahan aturan dan nomenklatur organisasi perangkat daerah (OPD).

 

“Sekarang bukan lagi di DPRKPP, tapi di Dinas Pendidikan. Karena aturan baru, urusan fisik pembangunan sekolah melekat ke dinas terkait,” kata Eri, Kamis (29/1/2026).

 

Meski demikian, Eri mengakui Dispendik bukan dinas teknis di bidang konstruksi. Karena itu, pemkot tetap melibatkan tenaga teknis dari Dinas Cipta Karya/DPRKPP untuk membantu penanganan sarana dan prasarana sekolah.

 

“Saya minta teman-teman teknis dari Cipta Karya ikut turun. Nanti ada satgas di sana untuk membantu,” ujarnya.

 

Satgas tersebut akan bertugas melakukan perbaikan sekaligus evaluasi kondisi fisik bangunan sekolah secara bertahap. Secara struktur, satgas berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan.

 

Baca Juga: Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   

Untuk memperkuat pengelolaan sarana prasarana, Pemkot Surabaya juga membentuk jabatan baru di lingkungan Dispendik, yakni Kepala Bidang Sarana dan Prasarana yang diisi oleh tenaga berlatar belakang teknis.

 

“Sekarang ada Kabid sarana-prasarana yang dari orang teknis. Karena tidak mungkin guru mengurusi persoalan plafon atau konstruksi bangunan,” kata Eri

.

Terkait kegiatan belajar mengajar, siswa dari kelas VIIE yang terdampak sementara digabung dengan kelas lain yang setingkat sambil menunggu proses perbaikan ruang kelas selesai.

 

Baca Juga: Atap Gerbang Tol Banyuurip Ambruk, Truk Diduga Sebabkan Kecelakaan

“Kita gabungkan dengan kelas VII lain. Jumlah siswa memang lebih banyak sementara waktu, tapi perbaikan akan dipercepat,” ujarnya.

 

Diketahui, plafon ruang kelas VIIE SMPN 60 Surabaya runtuh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Peristiwa tersebut diduga dipicu tekanan angin cukup kuat serta kondisi plafon berbahan gypsum yang telah rapuh.

 

Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Para siswa langsung dievakuasi, sementara kegiatan pembelajaran sementara dipindahkan ke ruang laboratorium dan perpustakaan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.