<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>selalu.id - Informasi Berita Selalu Yang Terdepan</title>
                <atom:link href="https://selalu.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://selalu.id/</link>
                <description>Index berita terkini dan terbaru dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, politik dan liputan khusus di Jawa Timur Indonesia</description>
                <lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 23:34:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://selalu.id/</generator>
                <image>
                    <url>https://selalu.id/content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>selalu.id - Informasi Berita Selalu Yang Terdepan</title>
                    <link>https://selalu.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14898-semifinal-dan-final-piala-presiden-2026-digelar-di-bali-hadiah-juara-naik-jadi-rp8-m</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14898-semifinal-dan-final-piala-presiden-2026-digelar-di-bali-hadiah-juara-naik-jadi-rp8-m</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 23:34:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 resmi menetapkan Bali sebagai tuan rumah untuk laga babak semifinal dan final.</p>
<p>Keputusan ini diambil usai koordinasi antara Ketua SC Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, serta pihak penyelenggara.</p>
<p>"Saya tetapkan semifinal dan final sesuai persetujuan Ketua Umum PSSI Pak Erick, tempatnya adalah di Bali," tegas Maruarar Sirait dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, keputusan akhir setelah berdiskusi dengan Pemkot Surabaya dan PSSI menyepakati Bali sebagai venue laga penutup edisi tahun ini.</p>
<p>Tak hanya mengumumkan lokasi pertandingan final, Maruarar juga membawa kabar gembira terkait lonjakan nilai apresiasi bagi para peserta. Hadiah utama bagi juara pertama Piala Presiden 2026 dipastikan meroket dari angka awal Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar.</p>
<p>"Juara pertama Piala Presiden Tahun 2026 dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar, semangat untuk semua klub," jelasnya.</p>
<p>Sementara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pahlawan sebagai tuan rumah fase awal turnamen. Ia optimistis Surabaya bisa mendapatkan porsi menggelar babak final di gelaran mendatang.</p>
<p>"Insya Allah, ketika ada Piala Presiden kembali, saya berharap semifinal dan finalnya ada di Kota Surabaya," katanya.</p>
<p>Eri menambahkan, gelaran Piala Presiden bukan sekadar panggung olah bola, melainkan ajang edukasi untuk menghargai tokoh-tokoh yang berjasa bagi sepak bola nasional.</p>
<p>Tingginya daya tarik turnamen ini juga dibuktikan lewat capaian rating siaran televisi yang menyentuh angka 23 persen.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/piala-presiden-20261.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 resmi menetapkan Bali sebagai tuan rumah untuk laga babak semifinal dan final. (Foto: selalu.id).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Arif Ardianto]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14896-pakar-hukum-ingatkan-pemkot-surabaya-cermat-terbitkan-izin-acara-besar-pasca-kericuhan-konser-subec</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14896-pakar-hukum-ingatkan-pemkot-surabaya-cermat-terbitkan-izin-acara-besar-pasca-kericuhan-konser-subec</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 23:07:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Pakar hukum pidana Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rendy Airlangga, mengingatkan pemerintah agar lebih cermat sebelum menerbitkan izin penyelenggaraan sebuah acara.&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.</p>
<p>Contohnya, Kericuhan yang terjadi dalam konser Denny Caknan saat peluncuran Surabaya Expo Center (SUBEC) pada 7 July 2026 lalu, terhadap sistem pengamanan dalam penyelenggaraan acara berskala besar, bahkan ada korban.</p>
<p>Peristiwa tersebut mengenai kesiapan penyelenggara dalam mengantisipasi membludaknya penonton dalam acara berskala besar.</p>
<p>Tak ingin terjadi hal serupa,gelaran Livin&rsquo; Sounds of Downtown (SOD) Festival 2026 yang berlangsung di SUBEC pada 1&ndash;2 Agustus 2026.&nbsp;</p>
<p>Festival musik tersebut menghadirkan puluhan musisi nasional dan diperkirakan dihadiri ribuan penonton, juga perlu diantisipasi.</p>
<p>Rendy menjelaskan bahwa pemerintah tidak cukup hanya berfokus pada penerbitan izin, tetapi juga harus memastikan seluruh dokumen dan persyaratan telah dipenuhi oleh setiap pihak yang terlibat.</p>
<p>&ldquo;Pada dasarnya, sebelum menerbitkan izin, pemerintah perlu memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi yang harus dipenuhi agar acara dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,&rdquo; katanya, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Rendy menilai tanggung jawab terbesar berada di tangan penyelenggara. Sebab, penonton yang membeli tiket memiliki kedudukan sebagai konsumen yang berhak mendapatkan perlindungan hukum selama acara berlangsung.</p>
<p>&ldquo;Para penikmat acara dapat dikategorikan sebagai konsumen karena mereka telah membeli tiket untuk menikmati jalannya acara. Oleh karena itu, terdapat aturan mengenai perlindungan konsumen yang harus dipenuhi oleh penyelenggara,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Rendy juga menyoroti penggunaan petugas keamanan dalam sebuah acara. Menurut dia, penyelenggara harus memastikan bahwa seluruh personel keamanan telah memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk legalitas dan perizinannya.</p>
<p>Terkait penggunaan badan usaha jasa pengamanan (BUJP), Rendy menyebut hal tersebut harus disesuaikan dengan lokasi penyelenggaraan dan aturan yang berlaku di wilayah setempat.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa penggunaan petugas keamanan ilegal berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi penyelenggara, terutama berkaitan dengan aspek administrasi dan legalitas personel.</p>
<p>Selain itu, Rendy menekankan pentingnya perlindungan bagi petugas keamanan. Menurutnya, petugas keamanan merupakan pekerja yang berhak memperoleh jaminan perlindungan, termasuk asuransi.</p>
<p>&ldquo;Pada dasarnya, petugas keamanan juga dapat dikualifikasikan sebagai pekerja. Oleh sebab itu, mereka juga sepatutnya memperoleh perlindungan asuransi,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Mengenai jumlah personel keamanan, Rendy mengatakan bahwa penentuan jumlah petugas tidak hanya didasarkan pada banyaknya penonton, tetapi juga mempertimbangkan kondisi lokasi dan tingkat risiko yang mungkin terjadi.</p>
<p>Dari sisi hukum, ia menjelaskan bahwa satpam resmi dapat dikenali melalui ketentuan dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020. Regulasi tersebut mengatur aspek legalitas, kompetensi, atribut, registrasi, hingga kepemilikan kartu tanda anggota (KTA).</p>
<p>&ldquo;KTA menjadi identitas kewenangan bagi petugas keamanan dalam menjalankan fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerjanya,&rdquo; jelas Rendy.</p>
<p>Pihaknya menambahkan bahwa penyelenggara acara dapat dikenai berbagai sanksi apabila terbukti melakukan kelalaian. Sanksi tersebut dapat berupa sanksi administratif, gugatan perdata, hingga ancaman pidana.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/konser-denny-caknan-di-surabaya.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Konser Denny Caknan saat peluncuran Surabaya Expo Center (SUBEC) pada 7 July 2026 lalu. (Dok. Istimewa).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14895-viral-isu-bocah-5-tahun-dieksploitasi-ayah-kandung-di-surabaya-ini-penjelasan-pemkot</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14895-viral-isu-bocah-5-tahun-dieksploitasi-ayah-kandung-di-surabaya-ini-penjelasan-pemkot</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:55:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> &ndash; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat merespons kabar viral di media sosial terkait dugaan penelantaran dan eksploitasi anak berusia lima tahun oleh ayah kandungnya.</p>
<p>Dari hasil penelusuran lapangan bersama pihak kepolisian, tuduhan tersebut dipastikan tidak terbukti.</p>
<p>Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Surabaya menegaskan, tidak ada temuan yang menguatkan klaim bahwa bocah berinisial A tersebut dipaksa mengemis maupun mengamen.</p>
<p>Kepala DP3A-PPKB Surabaya, Ida Widayati, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.</p>
<p>"Tadi malam kami melakukan klarifikasi bersama teman-teman Polres terkait kabar adanya anak yang diduga dieksploitasi oleh ayahnya untuk mengemis dan mengamen," kata Ida, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Petugas DP3A-PPKB juga telah bertemu langsung dengan sang anak dan ayahnya, Sunardi. Dari pemeriksaan fisik maupun psikologis, kondisi bocah tersebut tampak ceria dan terawat dengan baik.</p>
<p>"Alhamdulillah, kami sudah bertemu dengan anaknya dan kondisinya baik-baik saja dalam pengasuhan ayahnya," jelas Ida.</p>
<p>Ia menambahkan, tidak ada indikasi trauma pada diri anak. Saat diajak berinteraksi, korban terbukti responsif dan ramah terhadap petugas. Pemkot Surabaya bahkan mendatangi sekolah tempat anak tersebut menimba ilmu.</p>
<p>"Anaknya bermain dan berkomunikasi dengan baik. Ketika bertemu dengan kami, dia juga tidak menunjukkan rasa takut dan cepat berinteraksi. Tadi pagi kami mengecek ke sekolah dan anak itu memang bersekolah serta diantar oleh ayahnya," ungkap Ida.</p>
<p>Mengenai klaim ibu kandung yang menyebut anaknya dieksploitasi, Pemkot Surabaya menyatakan masih menunggu bukti konkret yang bisa diserahkan kepada pihak berwajib.</p>
<p>Sementara itu, Sunardi tegas membantah narasi yang beredar di media sosial. Ia menepis isu yang menyudutkan dirinya telah memanfaatkan sang buah hati untuk mencari uang di jalanan.</p>
<p>"Saya memberikan pendidikan, makanan, dan kebutuhan yang layak untuk anak saya. Semua tuduhan itu tidak benar," tegasnya.</p>
<p>Hal yang sama disampaikan pihak keluarga besar. Hariyanto dan Iramawati, kakak kandung Sunardi, meluruskan video viral yang memperlihatkan keberadaan A di Pasar Keputran.</p>
<p>Mereka menegaskan keberadaan keponakannya di sana semata-mata untuk bermain dan menemani kerabat yang sedang berjualan.</p>
<p>"Kalau berada di Pasar Keputran, A hanya bermain bersama saudara dan anak-anak di sekitar lokasi. Tidak pernah diajak mengemis," jelas Hariyanto.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/viral-eksploitasi-anak-di-surabaya.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Petugas DP3A-PPKB Surabaya saat melakukan pengecekan pada anak yang disebut telah dieksploitasi. (Dok. Istimewa).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14893-tak-ada-ongkos-berobat-pemkab-jember-kirim-nakes-dan-dokter-spesialis-langsung-ke-rumah-warga</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14893-tak-ada-ongkos-berobat-pemkab-jember-kirim-nakes-dan-dokter-spesialis-langsung-ke-rumah-warga</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> &ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.</p>
<p>Lewat inovasi program Home Care, tim tenaga kesehatan (nakes) dikerahkan untuk mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan penanganan medis secara cuma-cuma</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.</p>
<p>Banyak warga miskin yang terpaksa tidak berobat bukan sekadar karena biaya perawatan, melainkan lantaran tidak memiliki ongkos transportasi menuju puskesmas atau rumah sakit.</p>
<p>"Bukan karena tidak mau, tapi mereka memang tidak punya ongkos untuk pergi ke rumah sakit atau puskesmas. Saat tulang punggung keluarga sakit, keluarga yang ditinggalkan pun kehilangan penghasilan untuk makan," tegasnya, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Menurut Fawait, persoalan kesehatan pada keluarga miskin berdampak domino terhadap kondisi sosial dan ekonomi mereka.</p>
<p>Melalui Home Care, Pemkab Jember ingin mengubah paradigma pelayanan, dari yang semula masyarakat mendatangi fasilitas kesehatan, kini negara yang hadir langsung di rumah warga.</p>
<p><strong>Terhubung Dokter Spesialis hingga Antar Obat Gratis</strong></p>
<p>Layanan Home Care tidak sekadar mencakup pemeriksaan medis dasar. Tim nakes yang berada di lapangan dibekali dengan fasilitas telemedicine yang terhubung langsung dengan dokter spesialis dan sub-spesialis di tiga rumah sakit daerah, yakni RSD dr. Soebandi, RSUD Kalisat, dan RSUD Balung.</p>
<p>Melalui mekanisme ini, pasien dengan indikasi penyakit tertentu bisa langsung berkonsultasi dan memperoleh petunjuk medis tanpa harus dievakuasi ke rumah sakit jika kondisi memungkinkan. Tak hanya itu, resep obat yang dibutuhkan juga akan diantarkan langsung ke lokasi pasien.</p>
<p>Untuk menopang operasional program, Pemkab Jember telah menyiagakan lebih dari 1.200 tenaga kesehatan, termasuk 160 dokter yang terdiri dari dokter umum, spesialis, hingga sub-spesialis.</p>
<p>Pemkab memastikan pengerahan ribuan nakes ini diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu operasional reguler di puskesmas dan rumah sakit.</p>
<p>Dari segi efisiensi anggaran, armada transportasi memanfaatkan kendaraan operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah ada tanpa perlu pengadaan unit baru.</p>
<p>Layanan ini juga dipastikan dapat menjangkau warga yang belum masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan maupun Universal Health Coverage (UHC).</p>
<p><strong>Kolaborasi Lintassektoral dan 5 Kelompok Prioritas</strong></p>
<p>Fawait menegaskan bahwa Home Care dirancang untuk memberikan dampak ganda. Karena masalah kesehatan berkelindan erat dengan kemiskinan, Pemkab Jember mengintegrasikan layanan medis dengan program bantuan sosial melalui Dinas Sosial.</p>
<p>Apabila tim menemukan keluarga pasien yang mengalami krisis ekonomi akibat kepala keluarga sakit sakitan, pemerintah akan langsung mendata dan menyalurkan bantuan sosial, termasuk bantuan pangan serta penilaian kelayakan hunian.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Pemkab Jember menetapkan lima kelompok prioritas utama penerima manfaat Home Care.</p>
<p>Di antaranya lansia tunggal, anak terindikasi stunting, ibu hamil risiko tinggi, penyandang disabilitas, dan warga miskin ekstrem.</p>
<p>Bagi warga di luar lima kelompok prioritas tersebut, Pemkab Jember tetap membuka akses pengaduan dan permintaan layanan secara terbuka melalui kanal Hotline Wadul Gus.</p>
<p>"Inilah wujud konkret kehadiran negara dalam memastikan setiap warga negara tanpa memandang status sosial mendapatkan hak dasar atas pelayanan kesehatan yang layak dan bermartabat," pungkas Fawait.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/progam-home-care-jember.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Mobil layanan Home Care program Pemkab Jember untuk warga miskin. (Dok. Pemkab Jember).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14892-kebakaran-kmp-mutiara-santosa-2-di-sumenep-korban-selamat-jadi-231-lima-tewas</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14892-kebakaran-kmp-mutiara-santosa-2-di-sumenep-korban-selamat-jadi-231-lima-tewas</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:17:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Jumlah korban dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, bertambah.</p>
<p>Hingga Sabtu (2/8/2026) pukul 21.00 WIB, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 231 orang berhasil diselamatkan, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>&ldquo;Data sementara hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 231 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan lima orang meninggal dunia,&rdquo; kata Nanang dalam laporan resmi yang diterima selalu.id.</p>
<p>KMP Mutiara Santosa 2 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Makassar dengan jumlah penumpang sekitar 250 orang. Informasi mengenai kebakaran diterima petugas SAR pada pukul 08.24 WIB dari Syahbandar Tanjung Perak.</p>
<p>Berdasarkan laporan yang diterima, kapal mengalami kebakaran pada rentang waktu pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah memberikan informasi awal, nahkoda kapal dilaporkan tidak dapat dihubungi.</p>
<p>Posisi terakhir kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Saat itu, sebagian penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal, sementara beberapa lainnya memutuskan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.</p>
<p>Nanang memastikan seluruh unsur SAR masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di area perairan tempat kebakaran terjadi.</p>
<p>&ldquo;Kami akan terus memperbarui data sesuai perkembangan di lapangan,&rdquo; jelasnya.</p>
<p><strong>Berikut data korban yang dievakuasi:</strong></p>
<p><em>1. Meratus Pematang Siantar: 111 orang selamat dan dua orang meninggal dunia</em></p>
<p><em>2. TB Hasnur 26: 65 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.</em><br /><em>Transco Arafura: 17 orang selamat dan kemudian dipindahkan ke KM Ferindo 1 menuju Pelabuhan Lembar, Lombok</em></p>
<p><em>3. Meratus Project 3: 13 orang selamat dan satu orang meninggal dunia</em></p>
<p><em>4. Prakarsa Mas: enam orang selamat dan dipindahkan ke Selaras Mas</em></p>
<p><em>5. SC Aila XVII: sembilan orang selamat dan dipindahkan ke KN SAR Permadi untuk dibawa menuju Kalianget, Sumenep</em></p>
<p><em>6. Alcon Daniel: satu orang meninggal dunia</em></p>
<p><em>7. Selaras Mas: 13 orang selamat dan dalam perjalanan menuju Surabaya</em></p>
<p><em>8. British Mentor: dua orang selamat</em></p>
<p><em>9. Nelayan Ambunten: satu orang selamat.</em></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/kmp-mutiara-sentosa-21.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Proses evakuasi oleh tim SAR pada korban kebakaran di KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep. (Dok. SAR Surabaya).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14891-evakuasi-dramatis-penumpang-kmp-mutiara-sentosa-2-yang-terbakar-di-sumenep</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14891-evakuasi-dramatis-penumpang-kmp-mutiara-sentosa-2-yang-terbakar-di-sumenep</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar hebat di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) pagi.</p>
<p>Hingga Minggu sore pukul 15.15 WIB, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 218 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 4 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.</p>
<p><strong>Kronologi Kejadian</strong></p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun <em>selalu.id</em>, kapal milik operator PT Atosim Lampung Pelayaran tersebut mengangkut sekitar 250 orang penumpang beserta awak kapal.</p>
<p>Kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar sebelum akhirnya dilalap si jago merah.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan laporan insiden ini pertama kali masuk ke kantornya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB.</p>
<p>Nahkoda kapal sempat mengabarkan bahwa titik api mulai terlihat sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB ketika posisi kapal berada di perairan utara Madura.</p>
<p>Namun, sesaat setelah memberikan laporan awal tersebut, kontak dan komunikasi dengan nahkoda KMP Mutiara Sentosa 2 terputus total.</p>
<p>"Lokasi kejadian berada di posisi sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Saat bantuan mendekat, sebagian besar badan kapal sudah hangus terbakar. Penumpang yang panik terpaksa bertahan di area haluan dan anjungan kapal sembari menunggu bantuan tiba," terangnya.</p>
<p><strong>Evakuasi Berlangsung Dramatis</strong></p>
<p>Proses evakuasi sempat berlangsung dramatis. Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi tidak mampu mendekat lantaran membawa muatan material yang mudah terbakar.</p>
<p>Operasi penyelamatan kemudian diambil alih oleh Tugboat (TB) Hasnur 26. Beberapa penumpang bahkan nekat melompat ke laut demi menghindari kobaran api sebelum akhirnya diangkut oleh kapal-kapal penolong.</p>
<p>Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/kmp-mutiara-sentosa-2.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Penampakan KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep Madura. (Dok. Tangkapan layar video).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sambut Danbrigif Baru, Bupati Fawait Ajak TNI-Polri Saling Merangkul Bangun Jember]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14890-sambut-danbrigif-baru-bupati-fawait-ajak-tni-polri-saling-merangkul-bangun-jember</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14890-sambut-danbrigif-baru-bupati-fawait-ajak-tni-polri-saling-merangkul-bangun-jember</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:23:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Gus Fawait mengajak seluruh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan untuk menyatukan langkah.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya memperkuat sinergi dengan jajaran aparat keamanan demi mengakselerasi pembangunan daerah.</p>
<p>Langkah ini ditegaskan kembali oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menghadiri acara Lepas Sambut Komandan Brigif (Danbrigif) 9/DY/2 Kostrad di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p>Acara tersebut menandai pergantian tongkat kepemimpinan dari pejabat lama Kolonel Inf Roliyanto, S.I.P., M.I.P. kepada pejabat baru Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A.</p>
<p>Dalam sambutannya, Fawait menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian dan dedikasi Kolonel Inf Roliyanto selama bertugas di Kabupaten Jember.</p>
<p>Rasa bangga semakin bertambah lantaran Kolonel Roliyanto bakal mengemban amanah baru dalam misi perdamaian internasional di Lebanon.</p>
<p>"Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada beliau yang telah bertugas luar biasa. Beliau merupakan prajurit pilihan yang mendapat kehormatan membawa nama baik NKRI di Lebanon," ujarnya.</p>
<p>Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menekankan bahwa penugasan dalam misi perdamaian dunia merupakan amanah negara yang sangat bernilai.</p>
<p>Pihaknya juga turut mendoakan keselamatan serta kelancaran bagi Kolonel Roliyanto selama menjalankan tugas di kancah internasional.</p>
<p>Gus Fawait menyambut hangat kedatangan Letkol Inf M. Slamet Wijaya sebagai Danbrigif 9/DY/2 Kostrad yang baru. Ia optimistis kepemimpinan anyar ini dapat mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi lintas instansi di Jember.</p>
<p>"Selamat bertugas di Kabupaten Jember untuk Letkol Inf M. Slamet Wijaya. Kami berharap ke depan sinergitas antara Pemkab Jember dan Brigif 9 Kostrad dapat terjalin semakin erat," tuturnya.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, tantangan pembangunan daerah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendirian. Semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat hingga aparat penegak hukum menjadi kunci utama.</p>
<p>Ia menjelaskan, arah kebijakan Pemkab Jember saat ini sejalan dengan garis instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar pada masyarakat kecil dan kelompok rentan.</p>
<p>"Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, fokus utama kita adalah keberpihakan kepada masyarakat kecil. Oleh karena itu, program-program Pemkab Jember diarahkan untuk memberdayakan kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak," tegasnya.</p>
<p>Menutup arahannya, Gus Fawait mengajak seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan untuk menyatukan langkah.</p>
<p>"Semua program daerah ini akan berjalan optimal jika kita sinergikan bersama TNI, Polri, Kejaksaan, perbankan, serta seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada. Mari kita bergerak bersama mewujudkan Jember Baru, Jember Maju," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/bupati-jember-muhammad-fawait.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menghadiri acara Lepas Sambut Komandan Brigif (Danbrigif) 9/DY/2 Kostrad di Pendopo Wahyawibawagraha. (Dok. Pemkab Jember).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Video]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 218 Penumpang Selamat, 4 Meninggal Dunia]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14889-update-kebakaran-kmp-mutiara-sentosa-2-218-penumpang-selamat-4-meninggal-dunia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14889-update-kebakaran-kmp-mutiara-sentosa-2-218-penumpang-selamat-4-meninggal-dunia</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:06:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih bersiaga dan melanjutkan penyisiran di perairan utara Sumenep, Madura.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Proses evakuasi terhadap korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Hingga pukul 15.15 WIB, tercatat sebanyak 218 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat orang dilaporkan meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit menyampaikan bahwa data tersebut masih bersifat sementara.</p>
<p>Pihaknya bersama unsur gabungan terus melakukan pendataan serta penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan seluruh penumpang dapat ditemukan.</p>
<p>"Hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 218 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan empat penumpang ditemukan meninggal dunia," sebut Nanang dalam keterangannya.</p>
<p>Aksi penyelamatan ini melibatkan gotong royong dari sejumlah kapal yang berada di perairan sekitar lokasi kebakaran.</p>
<p>Kapal Meratus Pematang Siantar mencatatkan evakuasi terbanyak dengan membawa 111 orang, terdiri dari 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia.</p>
<p>Sementara itu, kapal tunda TB Hasnur 26 berhasil mengevakuasi 66 orang (65 selamat, 1 meninggal dunia). Disusul Kapal Meratus Project 3 yang mengangkut 14 orang (13 selamat, 1 meninggal dunia).</p>
<p>Sementara armada lainnya yang turut membantu evakuasi adalah Kapal Transco Arafura dengan menyelamatkan 17 penumpang, serta Kapal Prakarsa Mas dan SC Aila XVII yang masing-masing berhasil mengevakuasi tujuh penumpang dalam kondisi selamat.</p>
<p>Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih bersiaga dan melanjutkan penyisiran di perairan utara Sumenep, Madura.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/kmp-mutiara-sentosa-2.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Penampakan KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep Madura. (Dok. Tangkapan layar video).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Perempuan asal Surabaya Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Sidoarjo, Ini Identitasnya]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14897-perempuan-asal-surabaya-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar-kos-sidoarjo-ini-identitasnya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14897-perempuan-asal-surabaya-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar-kos-sidoarjo-ini-identitasnya</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 16:32:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Aroma tidak sedap yang menyengat dari sebuah kamar kos di kawasan Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mendadak gempar, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Warga bersama pihak keluarga menemukan penghuni kos bernama Nino (69) atau yang akrab disapa Mbah Nino, tewas mengenaskan di dalam kamarnya.</p>
<p>Lansia perempuan asal Surabaya yang hidup sebatang kara tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai beberapa hari hilang kontak dengan keluarganya.</p>
<p>Penemuan jasad Mbah Nino bermula dari kecemasan pihak keluarga yang berulang kali menghubungi korban lewat sambungan telepon hingga pesan singkat WhatsApp, namun tak kunjung mendapat jawaban.</p>
<p>Khawatir terjadi hal buruk, keluarga yang bermukim di Surabaya langsung mendatangi lokasi kos korban.</p>
<p>Setibanya di lokasi, pintu kamar kos korban dalam keadaan terkunci rapat dari dalam. Bersama warga sekitar, keluarga berusaha mengetuk dan memanggil Mbah Nino, namun tak ada sahutan sedikit pun.</p>
<p>Rasa curiga kian menguat seiring menyeruaknya bau busuk dari celah pintu. Pintu kamar pun akhirnya didobrak paksa.</p>
<p>Benar saja, Mbah Nino ditemukan sudah tak bernyawa di atas tempat tidurnya dengan kondisi jasad yang mulai membusuk. Korban diperkirakan telah menghembuskan napas terakhirnya beberapa hari sebelum ditemukan.</p>
<p>Salah seorang warga sekitar, Nia, menyebutkan bahwa Mbah Nino dikenal cukup aktif berinteraksi walau hidup seorang diri. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, lansia tersebut kerap meminta bantuan tetangga.</p>
<p>"Biasanya beliau berkeliling meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, beliau sempat meminta bantuan kepada salah satu tetangga untuk membeli obat," ungkap Nia kepada selalu.id.</p>
<p>Nia menambahkan, warga terakhir kali melihat Mbah Nino beraktivitas sekitar tiga hari lalu. Setelah itu, keberadaannya tak lagi terlihat hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.</p>
<p>Usai dievakuasi oleh petugas, jenazah Mbah Nino langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani proses otopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.</p>
<p>Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/perempuan-tewas-dalam-kamar-kos-di-sidoarjo.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Korban saat dievakuasi petugas. (Foto: Ariyanto/selalu.id).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan]]></title>
                    <link>https://selalu.id/news-14888-arus-bawah-psht-jatim-buka-ruang-rekonsiliasi-dengan-m1r-fokus-kejar-pelaku-pembacokan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://selalu.id/news-14888-arus-bawah-psht-jatim-buka-ruang-rekonsiliasi-dengan-m1r-fokus-kejar-pelaku-pembacokan</guid>
                    <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 15:48:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Saat ini, fokus utama komunitas Arus Bawah PSHT adalah mendorong aparat segera menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #e67e23;"><strong>selalu.id</strong></span> - Komunitas Arus Bawah Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jawa Timur menegaskan konflik pasca pembacokan dua petugas valet di kawasan Ambyar Super Club tidak berkaitan dengan persoalan suku maupun organisasi.</p>
<p>Koordinator Arus Bawah PSHT Jatim, Bondan, mengatakan pihaknya sejak awal memahami bahwa peristiwa tersebut bermula dari persoalan pribadi dan pekerjaan.&nbsp;</p>
<p>Karena itu, aksi yang dilakukan sejumlah anggota PSHT tidak dimaksudkan untuk memicu permusuhan antar kelompok.</p>
<p>&ldquo;Sebetulnya kami tidak ingin melakukan aksi. Kami melihat persoalan tersebut merupakan masalah pribadi dan pekerjaan. Tidak ada kaitannya dengan organisasi,&rdquo; tegasnya, Minggu (2/8/2026).</p>
<p>Peristiwa pembacokan terhadap dua warga PSHT di area parkir Ambyar Super Club sempat membuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Surabaya memanas.&nbsp;</p>
<p>Dalam tiga hari setelah kejadian, massa PSHT mendatangi kawasan Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya yang menjadi lokasi markas Maluku Satu Rasa (M1R).</p>
<p>Kedatangan tersebut dipicu rasa tidak terima setelah dua anggota PSHT mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Terduga pelaku disebut merupakan oknum debt collector (DC) yang juga tergabung dalam organisasi M1R.</p>
<p>Kondisi itu kemudian memunculkan kekhawatiran konflik berkembang menjadi persoalan antar kelompok dan memicu sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA.</p>
<p>Bondan mengatakan situasi semakin memanas setelah terjadi bentrokan di Jalan Teuku Umar pada Senin (27/7/2026) dini hari.&nbsp;</p>
<p>Sejumlah video yang beredar di media sosial memunculkan persepsi di kalangan anggota PSHT di berbagai daerah bahwa aparat melakukan pembiaran terhadap massa yang membawa senjata tajam.</p>
<p>Menurutnya, penyebaran video tersebut memicu reaksi dari anggota PSHT di sejumlah wilayah. Dari situ kemudian muncul gerakan spontan yang mengatasnamakan komunitas Arus Bawah PSHT Jatim.</p>
<p>Bondan mengatakan pihaknya telah menyampaikan kekecewaan kepada kepolisian dan memperoleh tanggapan terkait penanganan perkara tersebut.&nbsp;</p>
<p>Saat ini, fokus utama komunitas Arus Bawah PSHT adalah mendorong aparat segera menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.</p>
<p>&ldquo;Kami tidak ingin bermusuhan dengan kelompok suku, agama, maupun organisasi lain karena hal itu justru dapat mencederai Bhinneka Tunggal Ika. Yang kami lawan adalah tindakan premanisme yang dilakukan oknum debt collector,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Bondan menambahkan, hingga kini belum ada komunikasi langsung antara komunitas Arus Bawah PSHT Jatim dan M1R. Meski demikian, pihaknya membuka ruang dialog dan rekonsiliasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.</p>
<p>Bondan mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama serta mendukung proses penegakan hukum. Ia menegaskan persoalan tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik yang membawa identitas suku atau kelompok tertentu.</p>
<p>&ldquo;Tentu kami membuka lebar pintu komunikasi. Musuh kami bukan orang Madura, orang Ambon, atau orang Jawa. Musuh kami adalah tindakan premanisme. Mari duduk bersama dan mencari satu pelaku yang masih ditetapkan sebagai buronan,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://selalu.id/content/uploads/202608/psht-surabaya.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Koordinator Arus Bawah PSHT Jatim, Bondan (tengah) bersama tim saat memberikan keterangan. (Foto: Moris/selalu.id).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zein Muhammad]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item></channel></rss>