Minggu, 01 Feb 2026 01:50 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Selalu.id - Menteri Sosial Saifulah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 yang berada di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Gus Ipul sempat menegur para pendamping agar mendengarkan dengan seksama ketika dirinya memaparkan program sekolah rakyat yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Saat paparan, siswa SRMP 15 dan orang tua duduk di salah satu gedung. Namun puluhan pendamping memang berada di luar gedung tersebut.

Mantan Wali Kota Pasuruan ini nampak tegas menegur para pendamping asyik berbicara sendiri yang duduk di luar gedung.

"Teman-teman, saya minta kesungguhannya, tidak hanya mengerti dan memahami, tapi bisa menghayati apa yang menjadi tugas daripada pendamping," kata Gus Ipul, Sabtu (11/10/2025) malam.

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ia menambahkan, pendamping sosial dituntut lebih dari sekadar pemahaman teknis, melainkan juga empati dan keterlibatan hati yang tinggi.

"Kerjanya perlu empati, perlu dengan hati, tidak hanya cukup memahami, pintar, tapi melayani ini dengan empati, dengan hati dan membayangkan posisi kita berada seperti adik-adik. Bisa didengar ya," tegasnya.

Menurut Gus Ipul, teguran terhadap para pendamping tersebut sangatlah beralasan mengingat peran sentral pendamping sosial dalam Program Sekolah Rakyat.

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Proses seleksi siswa disebutnya diawali dan sangat erat kaitannya dengan asesmen yang dilakukan oleh pendamping sosial di lapangan.

"Peran pendamping sangat erat, proses seleksi diawali dari pendamping, berdasarkan data tunggal itu kita dapat mengetahui," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.

Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Cak YeBe mengungkapkan, dalam setahun terakhir kepemimpinan Eri-Armuji terdapat sejumlah “rapor merah” yang perlu menjadi perhatian serius.

Gila! Ternyata Begini Alur Suap Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

Korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) DPRD Jatim yang ditangani KPK menjerat 21 tersangka, termasuk mantan Ketua DPRD Kusnadi dan anggota DPRD Hasanuddin.