Rabu, 16 Sep 2026 18:03 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Selalu.id - Menteri Sosial Saifulah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 yang berada di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Gus Ipul sempat menegur para pendamping agar mendengarkan dengan seksama ketika dirinya memaparkan program sekolah rakyat yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Saat paparan, siswa SRMP 15 dan orang tua duduk di salah satu gedung. Namun puluhan pendamping memang berada di luar gedung tersebut.

Mantan Wali Kota Pasuruan ini nampak tegas menegur para pendamping asyik berbicara sendiri yang duduk di luar gedung.

"Teman-teman, saya minta kesungguhannya, tidak hanya mengerti dan memahami, tapi bisa menghayati apa yang menjadi tugas daripada pendamping," kata Gus Ipul, Sabtu (11/10/2025) malam.

Baca Juga: Duka Keluarga M Suud, Sopir Truk asal Mojokerto yang Hilang dalam Musibah KM Virgo Transport 8

Ia menambahkan, pendamping sosial dituntut lebih dari sekadar pemahaman teknis, melainkan juga empati dan keterlibatan hati yang tinggi.

"Kerjanya perlu empati, perlu dengan hati, tidak hanya cukup memahami, pintar, tapi melayani ini dengan empati, dengan hati dan membayangkan posisi kita berada seperti adik-adik. Bisa didengar ya," tegasnya.

Menurut Gus Ipul, teguran terhadap para pendamping tersebut sangatlah beralasan mengingat peran sentral pendamping sosial dalam Program Sekolah Rakyat.

Baca Juga: Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

Proses seleksi siswa disebutnya diawali dan sangat erat kaitannya dengan asesmen yang dilakukan oleh pendamping sosial di lapangan.

"Peran pendamping sangat erat, proses seleksi diawali dari pendamping, berdasarkan data tunggal itu kita dapat mengetahui," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Warga mendesak Pemkot Surabaya berdiri tegak menjalankan fungsi regulasi dan tidak memihak kepada pengembang.

Tagihan Retribusi Sampah Perumahan Elit Surabaya Capai Puluhan Juta, Ini Penjelasan DLH

Temuan itu mendorong DPRD Surabaya mempertanyakan pola pembebanan iuran yang ditagihkan pengembang kepada para penghuni di kawasan perumahan elit tersebut.

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Untuk mempermudah pihak keluarga, Polda Jatim mendirikan Posko Pengaduan dan Disaster Victim Identification (DVI) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Mengenal Format G12 GAS Surabaya, Inovasi Baru Penilaian Kenari Berbasis Fairplay

Perlahan namun pasti, magnet G12 berhasil menyedot perhatian para kicau mania dari berbagai penjuru Tanah Air, mulai dari Jakarta, Bali, hingga Balikpapan.

Matangkan Perencanaan 2027, Kanwil Kemenhaj Jatim Evaluasi Program dan Anggaran

Bagi Kanwil Kemenhaj Jatim, keikutsertaan dalam forum ini adalah bentuk komitmen untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas dan kualitas pengelolaan anggaran.

Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Mereka menyoroti sejumlah persoalan yang muncul selama masa kepemimpinannya.