Kamis, 04 Jun 2026 07:14 WIB

Pesawat Putar Balik Turunkan Satu Jemaah Haji di Surabaya, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Mei 2024 21:37 WIB
Ilustrasi keberangkatan haji. Foto: Istimewa
Ilustrasi keberangkatan haji. Foto: Istimewa

selalu.id - Belasan calon jemaah haji (CJH) di Jawa Timur yang berangkat dari Embarkasi Asrama Haji Surabaya batal terbang ke tanah suci.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, total sebanyak 17 orang CJH yang gagal berangkat. Mereka diantaranya ada yang sakit, satu yang meninggal dunia dan satu yang harus kembali ke bandara karena sesak napas.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Sampai saat ini jemaah kita 17 orang, satu wafat, tiga kembali daerah untuk perawatan lebih lanjut, tujuh masih di rumah sakit asrama haji, enam adalah suami dan istri yang sedang dirawat," kata Haris, Senin (20/5/2024).

Haris menyebut salah satu calon jemaah haji itu ada juga yang meninggal dunia. Dia berasal dari Kabupaten Madiun kloter 16, Sastrowiryo Bin Kasanrejo (78) meninggal dunia hari ini, Jumat (17/5), sekitar pukul 07.00 WIB.

Seharusnya, lanjut Haris, Sastrowiryo berangkat ke tanah suci Makkah Kamis (16/5), namun batal karena sakit, lalu meninggal dunia. 

Tak hanya itu,ada calon jemaah haji dari Magetan, Malang dan Lamongan dipulangkan karena sakit.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Lamongan gagal ginjal, sisanya anemia dan sesak napas. Kloter 16 Madiun, sakit lambung," ujarnya.

Selain itu, ada juga CJH dari kloter 32 Kabupaten Pasuruan yang mengalami sesak napas usai pesawat lepas landas. Akhirnya pesawat kembali ke bandara dan CJH tersebut menjalani perawatan.

"Iya sesak napas diturunkan ke juanda, sedang dalam proses pengobatan," katanya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Haris menyebut, pada saat pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) hasil kesehatannya baik. Namun saat pesawat lepas landas tiba-tiba sesak napas.

"Sakit itu kan ndak permisi, orang karena pikiran takut di pesawat bisa datang karena ketakutan. Bisa karena trauma, takut, kondisi tubuh kurang fit," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.