Minggu, 01 Feb 2026 01:46 WIB

Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Menteri Sosial Gus Ipul
Menteri Sosial Gus Ipul

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menetapkan target penambahan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahunnya, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. 

Baca Juga: Tak Tertib Adminduk, Pemkot Surabaya Sebut Seribu Data Kematian Belum Dilaporkan

Target ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
 
"Bertahun-tahun ke depan, insyaAllah kita akan menambah 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahunnya sesuai target yang diberikan Presiden," ujar Gus Ipul usai menghadiri acara tersebut di Surabaya, Jumat (16/1/2026) sore.
 
Menurut Mensos, Sekolah Rakyat permanen dirancang dengan kapasitas antara 300 hingga 500 siswa per tahap awal. Gedung yang dibangun secara permanen diharapkan dapat menyerap lebih banyak siswa dari keluarga desil 1 atau kelompok kurang mampu.
 
"Gedung permanen yang sudah rampung akan dilengkapi fasilitas yang memadai, dengan pembagian kapasitas sekitar 100 siswa untuk jenjang SD, 100 siswa untuk SMP, dan 100 siswa untuk SMA," jelasnya.
 
Saat ini, kapasitas Sekolah Rakyat di berbagai daerah belum merata, dengan jumlah siswa yang ditampung berkisar antara 25 hingga 50 orang per lokasi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan gedung yang sebagian besar masih bersifat sementara.
 
"Saat ini kondisi gedung masih belum memenuhi standar, sehingga kapasitasnya terbatas. Namun dengan gedung permanen, kita bisa menerima 300 siswa baru setiap tahunnya, dan dalam tiga tahun ke depan diharapkan dapat mencapai kapasitas penuh hingga lebih dari 1000 siswa untuk jenjang SD dan SMP," tambahnya.
 
Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Gus Ipul menyatakan bahwa setidaknya setiap kabupaten akan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat permanen dengan kapasitas menampung 1000 siswa untuk jenjang SD dan SMP.
 
"Kita sudah mulai melakukan langkah awal di daerah-daerah terluar, dan pada akhirnya setiap kabupaten akan memiliki fasilitas pendidikan ini untuk menjangkau lebih banyak anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu," pungkasnya.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.