Senin, 21 Sep 2026 11:29 WIB

Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Menteri Sosial Gus Ipul
Menteri Sosial Gus Ipul

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menetapkan target penambahan 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahunnya, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. 

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Target ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
 
"Bertahun-tahun ke depan, insyaAllah kita akan menambah 100 Sekolah Rakyat permanen setiap tahunnya sesuai target yang diberikan Presiden," ujar Gus Ipul usai menghadiri acara tersebut di Surabaya, Jumat (16/1/2026) sore.
 
Menurut Mensos, Sekolah Rakyat permanen dirancang dengan kapasitas antara 300 hingga 500 siswa per tahap awal. Gedung yang dibangun secara permanen diharapkan dapat menyerap lebih banyak siswa dari keluarga desil 1 atau kelompok kurang mampu.
 
"Gedung permanen yang sudah rampung akan dilengkapi fasilitas yang memadai, dengan pembagian kapasitas sekitar 100 siswa untuk jenjang SD, 100 siswa untuk SMP, dan 100 siswa untuk SMA," jelasnya.
 
Saat ini, kapasitas Sekolah Rakyat di berbagai daerah belum merata, dengan jumlah siswa yang ditampung berkisar antara 25 hingga 50 orang per lokasi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan gedung yang sebagian besar masih bersifat sementara.
 
"Saat ini kondisi gedung masih belum memenuhi standar, sehingga kapasitasnya terbatas. Namun dengan gedung permanen, kita bisa menerima 300 siswa baru setiap tahunnya, dan dalam tiga tahun ke depan diharapkan dapat mencapai kapasitas penuh hingga lebih dari 1000 siswa untuk jenjang SD dan SMP," tambahnya.
 
Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Gus Ipul menyatakan bahwa setidaknya setiap kabupaten akan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat permanen dengan kapasitas menampung 1000 siswa untuk jenjang SD dan SMP.
 
"Kita sudah mulai melakukan langkah awal di daerah-daerah terluar, dan pada akhirnya setiap kabupaten akan memiliki fasilitas pendidikan ini untuk menjangkau lebih banyak anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu," pungkasnya.

Baca Juga: Woro-woro Warga Surabaya, Ini 4 Cara Ubah Data Desil agar Dapat Bansos Lagi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil Liga Spanyol: Atletico 2 vs 1 Real Madrid, Huijsen Kartu Merah

Kemenangan ini mengantar Atletico Madrid melangkahi rival sekota di tabel sementara.

Pejalan Kaki Lansia Tewas Tertabrak Motor di Mojokerto

Korban diduga hendak menyeberang untuk menuju ke toko.

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.