Minggu, 06 Sep 2026 03:33 WIB

Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

BBVF Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin PMK kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov Jatim).
BBVF Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin PMK kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id – Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Distribusi tahap pertama telah disebarkan ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur pada Rabu (28/1/2029) lalu.

Kepala BBVF Pusvetma, Edy Budi Susila menyampaikan bahwa jumlah vaksin tersebut merupakan bagian dari total alokasi 1.510.000 dosis yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk Jawa Timur.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Menurut Edy, setiap ekor ternak perlu divaksin dua kali setahun atau setiap enam bulan, dengan efektivitas vaksin mencapai sekitar 90 persen.

"Vaksin dari bantuan pemerintah bersifat gratis, namun peternak atau koperasi yang melakukan vaksinasi mandiri biasanya menanggung biaya secara swadaya," jelasnya.

Edy mengatakan bahwa peningkatan kasus PMK dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan mobilitas ternak. Penyakit dapat menular melalui udara, terutama pada kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi yang menyebabkan kandang menjadi becek dan kurang higienis.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

"Selain itu, penularan juga sering terjadi melalui transaksi jual beli ternak di pasar, sehingga disarankan untuk melakukan karantina dan vaksinasi sebelum membeli hewan ternak," paparnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan vaksin telah tersedia dan mulai digunakan untuk menekan penyebaran penyakit.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

"Fokus utama vaksinasi tahap pertama adalah sapi pedaging karena kasus PMK paling banyak terjadi pada jenis ternak tersebut," katanya.

Emil mengakui bahwa alokasi total sekitar 1,5 juta dosis belum mencakup seluruh populasi ternak di Jawa Timur. Namun, vaksinasi akan dilakukan melalui kombinasi bantuan pemerintah dan swadaya peternak, yang dikoordinasikan oleh Dinas Peternakan Provinsi bersama dinas peternakan kabupaten dan kota.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.