Minggu, 15 Feb 2026 12:34 WIB

Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

BBVF Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin PMK kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov Jatim).
BBVF Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin PMK kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id – Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma telah menyerahkan 453.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Distribusi tahap pertama telah disebarkan ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur pada Rabu (28/1/2029) lalu.

Kepala BBVF Pusvetma, Edy Budi Susila menyampaikan bahwa jumlah vaksin tersebut merupakan bagian dari total alokasi 1.510.000 dosis yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk Jawa Timur.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang

Menurut Edy, setiap ekor ternak perlu divaksin dua kali setahun atau setiap enam bulan, dengan efektivitas vaksin mencapai sekitar 90 persen.

"Vaksin dari bantuan pemerintah bersifat gratis, namun peternak atau koperasi yang melakukan vaksinasi mandiri biasanya menanggung biaya secara swadaya," jelasnya.

Edy mengatakan bahwa peningkatan kasus PMK dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan mobilitas ternak. Penyakit dapat menular melalui udara, terutama pada kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi yang menyebabkan kandang menjadi becek dan kurang higienis.

Baca Juga: Pemprov Jatim Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran Hibah

"Selain itu, penularan juga sering terjadi melalui transaksi jual beli ternak di pasar, sehingga disarankan untuk melakukan karantina dan vaksinasi sebelum membeli hewan ternak," paparnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan vaksin telah tersedia dan mulai digunakan untuk menekan penyebaran penyakit.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Peringatan HPN ke-80, Perkuat Sinergi dengan Pers

"Fokus utama vaksinasi tahap pertama adalah sapi pedaging karena kasus PMK paling banyak terjadi pada jenis ternak tersebut," katanya.

Emil mengakui bahwa alokasi total sekitar 1,5 juta dosis belum mencakup seluruh populasi ternak di Jawa Timur. Namun, vaksinasi akan dilakukan melalui kombinasi bantuan pemerintah dan swadaya peternak, yang dikoordinasikan oleh Dinas Peternakan Provinsi bersama dinas peternakan kabupaten dan kota.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Jembatan terdampak serta jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumukmas, Kencong dan Jombang jadi perhatian.

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.