Jumat, 04 Sep 2026 23:04 WIB

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Ilustrasi Penipuan Online. (Dok. Freepik/Ist).
Ilustrasi Penipuan Online. (Dok. Freepik/Ist).

selalu.id - Di dunia digital kini yang semakin canggih, modus penipuan online pun merajalela.

Baru-baru ini, riset mengungkap ribuan model bahasa besar (large language models/LLM) open-source berpotensi dimanfaatkan peretas dan pelaku kejahatan siber untuk aktivitas ilegal berskala global.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Penelitian yang dilakukan perusahaan keamanan siber SentinelOne dan Censys selama hampir 10 bulan menemukan bahwa LLM open-source yang dijalankan secara mandiri di server publik dapat dengan mudah diambil alih, terutama jika dijalankan tanpa pagar pengaman atau guardrails.

Para peneliti menjelaskan, komputer yang menjalankan LLM open-source bisa diarahkan untuk membuat konten phishing, menyebarkan spam, hingga menjalankan kampanye disinformasi, tanpa harus menembus sistem keamanan ketat milik platform AI besar. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi korban, termasuk kerugian keuangan. 

Tak hanya itu, riset tersebut menemukan potensi penggunaan LLM untuk peretasan, ujaran kebencian, pelecehan secara online, pencurian data pribadi, penipuan keuangan, bahkan dalam kasus lain, produksi konten pelecehan seksual terhadap anak.

Meski ribuan varian LLM open-source beredar, mayoritas model yang dapat diakses publik merupakan turunan dari Llama milik Meta dan Gemma dari Google DeepMind. 

Sayangnya, ratusan implementasi ditemukan telah secara sengaja menghapus guardrails yang seharusnya membatasi perilaku berbahaya AI.

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Arisan Online Fiktif Rp71 Miliar, Tipu 140 Korban dari Aceh hingga Papua

"Kapasitas AI yang berlebihan ini dimanfaatkan untuk berbagai hal-sebagian sah, namun sebagian jelas kriminal," tegasnya.

Dari sisi geografis, sekitar 30% server LLM open-source yang diamati beroperasi dari China, disusul Amerika Serikat sekitar 20%. 

Fakta ini menegaskan bahwa risiko penyalahgunaan AI bersifat lintas negara dan sulit dikendalikan oleh satu yurisdiksi saja.

CEO Global Center on AI Governance, Rachel Adams, menilai tanggung jawab penyalahgunaan AI open-source tidak bisa dibebankan ke satu pihak. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Inspektorat Usut Tuntas Penipuan Loker Pemkot oleh Oknum Dishub dan Satpol PP

Meski pengembang tidak bisa mengantisipasi seluruh risiko, mereka tetap memiliki kewajiban kehati-hatian, mulai dari dokumentasi risiko hingga penyediaan alat mitigasi.

Microsoft pun mengakui risiko tersebut. Perusahaan menyatakan melakukan evaluasi ketat sebelum merilis model AI dan terus memantau pola ancaman baru. 

Namun, raksasa teknologi lain seperti Google, Anthropic, dan Ollama belum memberikan tanggapan resmi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.