Pinjam Alat, Begini Perjuangan Atlet Asal Mojokerto Sabet Perunggu di Sea Games Thailand
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Sabtu, 20 Des 2025 08:26 WIB
selalu.id - Wahyu Wijaya, atlet paramotor asal Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur berhasil menyabet medali perunggu di Sea Games, Thailand.
Perjuangan Wahyu Wijaya yang akrab dipanggil Je ini sangatlah besar. Ia harus dengan meminjam mesin dan parasut paramotor milik orang Papua untuk bisa berlaga di cabang olahraga (cabor) Sea Games.
Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet
Je pertama kali bertanding di cabor paramotor dalam ajang Sea Games. Je harus meminjam mesin dan parasut milik orang Papua lantaran mesin miliknya sendiri rusak.
Sedangkan parasut miliknya sendiri sudah porositas atau tidak layak pakai sehingga ayah dan ibu Je harus berputar otak agar anaknya bisa mengikuti ajang bergengsi se Asia Tenggara ini.
"Ya, sebagai orang tua cukup bangga karena bisa berprestasi di Sea Games. Untuk anak saya, pertama kali ikut Sea Games. Cabor paramotor di Sea Games Thailand ini yang pertama. Untuk Sea Games yang berikutnya di Malaysia di pertandingan lagi," kata Akbar, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang
Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Thailand, dirinya dan ibunya Je berpesan agar semangat dan jaga kesehatan sebelum bertanding.
"Pesannya kemarin sama anak saya, saya kasih semangat terus jaga kesehatan supaya tidak sakit karena untuk bisa pertandingan itu butuh fisik yang sehat dan mental yang kuat," ujarnya.
Menurut pria yang biasa dipanggil Ilung ini, anaknya mengalami kendala di alat yang dimiliki sehingga harus meminjam alat dari Papua.
"Kemarin kendalanya cuma di alat saja. Alatnya kita pinjam sama tim dari Papua. Bukan, pinjam dari tim Papua karena yang saya punya nggak layak untuk berangkat ke sana karena belum sempat saya terbang. Jadi nggak sempat, saya minta tolong ke teman pinjam alat mesin dengan parasut dari tim Papua. Saya juga pinjam dari tim Papua. Alhamdulillah teman juga mensupport untuk kegiatan ini. Jadi mereka juga rela meminjamkan alatnya. Tidak pakai alat sendiri. Ini minjam ya? Minjam dari teman," jelasnya.
Ilung berharap, agar anaknya lebih giat berlatih dan mengasah kemampuan supaya bisa meningkatkan prestasi dan juga ada perhatian dari pemerintah daerah.
"Harapan saya supaya dia berlatih untuk meningkatkan prestasi dan diperhatikan dari pemerintah setempat. Untuk usia, kalau saya lihat anak saya paling muda. Paling muda. Lawan-lawannya sudah senior-senior semua," pungkasnya.
Editor : Arif Ardianto