Minggu, 15 Feb 2026 11:44 WIB

Pinjam Alat, Begini Perjuangan Atlet Asal Mojokerto Sabet Perunggu di Sea Games Thailand

Wahyu Wijaya saat beraksi di SEA Games Thailand
Wahyu Wijaya saat beraksi di SEA Games Thailand

selalu.id - Wahyu Wijaya, atlet paramotor asal Dusun Tuwiri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur berhasil menyabet medali perunggu di Sea Games, Thailand.

Perjuangan Wahyu Wijaya yang akrab dipanggil Je ini sangatlah besar. Ia harus dengan meminjam mesin dan parasut paramotor milik orang Papua untuk bisa berlaga di cabang olahraga (cabor) Sea Games.

Baca Juga: Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Je pertama kali bertanding di cabor paramotor dalam ajang Sea Games. Je harus meminjam mesin dan parasut milik orang Papua lantaran mesin miliknya sendiri rusak.

Sedangkan parasut miliknya sendiri sudah porositas atau tidak layak pakai sehingga ayah dan ibu Je harus berputar otak agar anaknya bisa mengikuti ajang bergengsi se Asia Tenggara ini.

"Ya, sebagai orang tua cukup bangga karena bisa berprestasi di Sea Games. Untuk anak saya, pertama kali ikut Sea Games. Cabor paramotor di Sea Games Thailand ini yang pertama. Untuk Sea Games yang berikutnya di Malaysia di pertandingan lagi," kata Akbar, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Pasar, Temukan Harga Beras di Atas HET

Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Thailand, dirinya dan ibunya Je berpesan agar semangat dan jaga kesehatan sebelum bertanding.

"Pesannya kemarin sama anak saya, saya kasih semangat terus jaga kesehatan supaya tidak sakit karena untuk bisa pertandingan itu butuh fisik yang sehat dan mental yang kuat," ujarnya.

Menurut pria yang biasa dipanggil Ilung ini, anaknya mengalami kendala di alat yang dimiliki sehingga harus meminjam alat dari Papua.

Baca Juga: Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

"Kemarin kendalanya cuma di alat saja. Alatnya kita pinjam sama tim dari Papua. Bukan, pinjam dari tim Papua karena yang saya punya nggak layak untuk berangkat ke sana karena belum sempat saya terbang. Jadi nggak sempat, saya minta tolong ke teman pinjam alat mesin dengan parasut dari tim Papua. Saya juga pinjam dari tim Papua. Alhamdulillah teman juga mensupport untuk kegiatan ini. Jadi mereka juga rela meminjamkan alatnya. Tidak pakai alat sendiri. Ini minjam ya? Minjam dari teman," jelasnya.

Ilung berharap, agar anaknya lebih giat berlatih dan mengasah kemampuan supaya bisa meningkatkan prestasi dan juga ada perhatian dari pemerintah daerah.

"Harapan saya supaya dia berlatih untuk meningkatkan prestasi dan diperhatikan dari pemerintah setempat. Untuk usia, kalau saya lihat anak saya paling muda. Paling muda. Lawan-lawannya sudah senior-senior semua," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.