Selasa, 20 Okt 2026 21:09 WIB

Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 31 Jan 2026 15:45 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau akrab disapa Cak YeBe. (Foto: Ade/selalu.id).
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau akrab disapa Cak YeBe. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu id - Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji dinilai masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, terutama di sektor hukum, keamanan, dan kebijakan strategis.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau akrab disapa Cak YeBe menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan sebelum memasuki tahun kedua pemerintahan. Menurutnya, sejumlah persoalan berpotensi menimbulkan instabilitas jika tidak segera dibenahi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

“Sebagai figur yang bergerak di bidang hukum dan pemerintahan, saya mencatat ada beberapa kejadian menonjol yang berpotensi menggoyang stabilitas jika tidak segera diperbaiki,” jelas Cak YeBe saat ditemui di sela kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-18 Partai Gerindra di Kantor DPC Gerindra Surabaya, Sabtu (31/1/2026).

Cak YeBe yang juga Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu menyebut, meskipun pelayanan publik menunjukkan capaian yang cukup baik, sektor hukum masih menjadi titik lemah pemerintahan saat ini.

“Pelayanan publik sudah menunjukkan performa yang cukup apik, tapi celah di bidang hukum gap-nya masih sangat besar,” katanya.

Cak YeBe mengungkapkan, dalam setahun terakhir terdapat sejumlah “rapor merah” yang perlu menjadi perhatian serius.

Ia menyoroti kebijakan hukum serta minimnya pelibatan publik dalam proses pengambilan keputusan.

“Ada sejumlah rapor merah, khususnya terkait kebijakan hukum dan minimnya pelibatan publik dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.

Cak YeBe juga menyinggung beberapa program dan kebijakan Pemkot Surabaya yang sempat memicu polemik di masyarakat. Di antaranya survei DTSEN, penanganan organisasi kemasyarakatan (ormas), pembentukan satuan tugas (satgas), program kampung tematik, hingga pengelolaan aset daerah.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

“Beberapa kasus sempat viral dan kontraproduktif di masyarakat. Ini tentu harus menjadi bahan evaluasi,” paparnya.

Menurut Cak YeBe, persoalan sengketa tanah, dinamika ormas, serta tata kelola parkir menjadi pemicu utama potensi kerawanan sosial dan politik di Kota Pahlawan. Ia menekankan penyelesaian persoalan tersebut harus cepat, tepat secara regulasi, dan melibatkan masyarakat.

“Masalah-masalah ini harus diselesaikan dengan pendekatan hukum yang benar agar tidak menimbulkan gejolak lanjutan,” katanya.

Selain substansi kebijakan, Cak YeBe juga mengkritik pola komunikasi Pemkot Surabaya yang dinilai kerap tidak melibatkan DPRD sejak tahap awal perencanaan.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

“Kami di legislatif sering kali tidak diajak diskusi di awal. Tapi ketika sudah muncul kendala di lapangan, baru kemudian melibatkan legislatif dan juga APH untuk mencari solusi,” ujarnya.

Cak YeBe menyarankan agar setiap rencana pembangunan ke depan melalui kajian yang komprehensif, melibatkan partisipasi publik, serta dibahas bersama DPRD sejak tahap perencanaan.

Meski menyampaikan kritik, ia tetap meyakini Eri Cahyadi dan Armuji memiliki kapasitas untuk melakukan perbaikan pada tahun berikutnya.

“Saya yakin Eri dan Armuji punya kapasitas untuk berbenah. Sinergi yang lebih erat antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat akan sangat menentukan agar Surabaya tidak dibayangi instabilitas hukum dan politik,” pungkas Cak YeBe.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.