Senin, 03 Agu 2026 08:24 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 31 Jan 2026 17:20 WIB
Seminar Nasional Indonesia Darurat Pengusaha di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Seminar Nasional Indonesia Darurat Pengusaha di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Isu rendahnya jumlah wirausaha dan kesiapan mental pelaku usaha pemula menjadi sorotan dalam Seminar Nasional bertajuk "Indonesia Darurat Pengusaha" yang digelar komunitas Ruang Tumbuh di Surabaya, Sabtu (31/1/2026).

Dalam forum tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai banyak pelaku usaha kecil memulai bisnis bukan karena perencanaan, melainkan karena keterpaksaan akibat sulitnya mendapatkan pekerjaan.

“Banyak yang akhirnya membuka usaha karena tidak mendapatkan pekerjaan, bukan karena sejak awal bercita-cita menjadi pengusaha. Akibatnya, mental dan kemampuannya sebagai pengusaha belum terbentuk,” jelasnya. 

Menurut Eri, kondisi itu berdampak pada keberlanjutan usaha yang dijalankan. 

Karena itu, Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.

Eri menyebut, salah satu opsi yang disiapkan adalah pemanfaatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik daerah untuk membantu permodalan pelaku usaha yang dinilai layak.

“Kami ingin ada kepastian dalam proses perizinan dan memikirkan keberlanjutan usahanya. Soal permodalan, salah satunya melalui BPR yang ada di Surabaya,” katanya.

Selain dukungan administratif dan pembiayaan, Eri menekankan pentingnya pembentukan karakter kewirausahaan. 

Menurutnya, pelatihan berbasis kelas dapat menjadi ruang untuk membangun pola pikir dan mental bisnis.

Semetara pengusaha nasional sekaligus Founder Hotel Namira Surabaya, Mustofa Bawazir, menyampaikan bahwa banyak usaha rintisan gagal berkembang karena pelaku usahanya belum memiliki dasar pengetahuan bisnis yang memadai.

“Selama ini banyak yang masuk dunia usaha karena keadaan, bukan karena perencanaan. Padahal menjadi pengusaha itu perlu ilmu, mulai dari kepemimpinan sampai pengelolaan keuangan,” kata Mustofa.

Ia menjelaskan, melalui kelas pembinaan, peserta akan diseleksi secara alami berdasarkan minat dan keseriusan. 

Mereka yang dinilai siap akan mendapat pendampingan lanjutan, termasuk peluang bertemu dengan pelaku usaha yang lebih berpengalaman.

“Di kelas itu akan terlihat mana yang memang punya minat dan kesiapan. Pendampingan akan diarahkan sesuai potensi masing-masing,” jelas Mustofa.

Kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah sangat diperlukan agar pembinaan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi berlanjut pada pendampingan usaha.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.