Senin, 02 Nov 2026 02:53 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 31 Jan 2026 17:20 WIB
Seminar Nasional Indonesia Darurat Pengusaha di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Seminar Nasional Indonesia Darurat Pengusaha di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Isu rendahnya jumlah wirausaha dan kesiapan mental pelaku usaha pemula menjadi sorotan dalam Seminar Nasional bertajuk "Indonesia Darurat Pengusaha" yang digelar komunitas Ruang Tumbuh di Surabaya, Sabtu (31/1/2026).

Dalam forum tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai banyak pelaku usaha kecil memulai bisnis bukan karena perencanaan, melainkan karena keterpaksaan akibat sulitnya mendapatkan pekerjaan.

“Banyak yang akhirnya membuka usaha karena tidak mendapatkan pekerjaan, bukan karena sejak awal bercita-cita menjadi pengusaha. Akibatnya, mental dan kemampuannya sebagai pengusaha belum terbentuk,” jelasnya. 

Menurut Eri, kondisi itu berdampak pada keberlanjutan usaha yang dijalankan. 

Karena itu, Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.

Eri menyebut, salah satu opsi yang disiapkan adalah pemanfaatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik daerah untuk membantu permodalan pelaku usaha yang dinilai layak.

“Kami ingin ada kepastian dalam proses perizinan dan memikirkan keberlanjutan usahanya. Soal permodalan, salah satunya melalui BPR yang ada di Surabaya,” katanya.

Selain dukungan administratif dan pembiayaan, Eri menekankan pentingnya pembentukan karakter kewirausahaan. 

Menurutnya, pelatihan berbasis kelas dapat menjadi ruang untuk membangun pola pikir dan mental bisnis.

Semetara pengusaha nasional sekaligus Founder Hotel Namira Surabaya, Mustofa Bawazir, menyampaikan bahwa banyak usaha rintisan gagal berkembang karena pelaku usahanya belum memiliki dasar pengetahuan bisnis yang memadai.

“Selama ini banyak yang masuk dunia usaha karena keadaan, bukan karena perencanaan. Padahal menjadi pengusaha itu perlu ilmu, mulai dari kepemimpinan sampai pengelolaan keuangan,” kata Mustofa.

Ia menjelaskan, melalui kelas pembinaan, peserta akan diseleksi secara alami berdasarkan minat dan keseriusan. 

Mereka yang dinilai siap akan mendapat pendampingan lanjutan, termasuk peluang bertemu dengan pelaku usaha yang lebih berpengalaman.

“Di kelas itu akan terlihat mana yang memang punya minat dan kesiapan. Pendampingan akan diarahkan sesuai potensi masing-masing,” jelas Mustofa.

Kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah sangat diperlukan agar pembinaan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi berlanjut pada pendampingan usaha.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.