Kamis, 04 Jun 2026 12:17 WIB

DPRD Jatim: Stop Wisuda PAUD hingga SMA, Bebani Orang Tua

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan (Fraksi Golkar)
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan (Fraksi Golkar)

selalu.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan, menyoroti maraknya penyelenggaraan wisuda di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Ia menilai tradisi tersebut tidak mendesak dan justru membebani orang tua siswa.

 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

“Banyak wali murid merasa terbebani dengan biaya wisuda yang kadang diwajibkan oleh pihak sekolah,” ujar Jairi kepada selalu.id, Rabu (7/5/2025).

 

Menurutnya, wisuda selama ini identik dengan seremoni dan kenang-kenangan, namun urgensi pelaksanaannya perlu dipertanyakan. “Dulu saat saya sekolah, tidak ada kewajiban wisuda. Wisuda itu lazimnya di perguruan tinggi,” katanya.

 

Ia menegaskan, jika wisuda tetap dilaksanakan, pemerintah semestinya menanggung seluruh biayanya. Beberapa daerah, lanjutnya, telah memperbolehkan pelaksanaan wisuda asalkan tidak memberatkan orang tua.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Meski begitu, Jairi tetap merekomendasikan agar wisuda di jenjang pendidikan dasar dan menengah dihentikan. “Dari Komisi E, kami menyarankan tidak perlu lagi ada wisuda di PAUD hingga SMP. Ini berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta,” tegasnya.

 

Kebijakan ini, menurutnya, juga mencakup SMA. “Baik negeri maupun swasta, semua harus merasakan kebijakan ini secara adil,” tambahnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

Jairi menyebut bahwa Komisi E tidak merekomendasikan wisuda di jenjang tersebut karena ada hal yang lebih prioritas. Ia menilai alokasi anggaran dan sumber daya pendidikan seharusnya diarahkan untuk kebutuhan yang lebih substansial bagi perkembangan siswa.

 

“Bahkan untuk kuliah S1 dan S2, kami juga tidak merekomendasikan wisuda. Masih banyak hal yang lebih penting,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.