Minggu, 15 Feb 2026 12:18 WIB

Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Jan 2026 14:43 WIB
Foto: Kantor DPRD Surabaya
Foto: Kantor DPRD Surabaya

selalu.id – Kasus dugaan penyimpangan kegiatan Bimbingan Teknis DPRD Surabaya periode 2009–2014 kembali bergulir. Penyidik Polrestabes Surabaya dikabarkan membuka kembali penyelidikan dan mulai meminta keterangan sejumlah pihak.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD Kota Surabaya Musdiq Ali Sahudi mengaku tidak mengetahui secara detail perkara lama yang kembali mencuat tersebut.

Baca Juga: Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

“Maaf, malah tidak tahu saya, mbak,” ujar Musdiq saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (28/1/2026).

Musdiq menyebut, berdasarkan informasi dari rekan-rekannya, jabatan Sekretaris DPRD pada awal periode 2009–2014 dipegang oleh Drs. Abu Chazim Latief.

“Dari keterangan teman-teman itu jamannya Pak Abu, tahun 2010,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji juga ikut disorot setelah muncul kabar dirinya dipanggil polisi terkait kasus tersebut. Armuji menegaskan tidak terlibat dalam perkara Bimtek yang kini kembali ditangani aparat penegak hukum.

Baca Juga: DPRD Reses di Dapil Dua Surabaya, Penurunan Bantuan UKT jadi Keluhan Warga

Ia membenarkan pernah datang memenuhi panggilan, namun bukan untuk memberikan kesaksian baru dalam perkara tersebut.

“Tidak ada itu. Tidak ada kesaksian baru. Yang ada adalah penandatanganan ulang. Dan itu dilakukan semuanya oleh anggota DPRD Surabaya zaman Wisnu Wardana, termasuk Sekwan,” ujar Armuji saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2026).

Armuji kembali menegaskan bahwa kasus Bimtek tersebut terjadi pada periode sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Reses di Tambak Osowilangun, Yona Bagus Kucurkan Bantuan dan Singgung Validitas DTSEN

“Tidak lah. Itu zamannya Wisnu Wardana. Ingat kan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Selalu.id telah mencoba menghubungi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Heriyanto terkait kabar pemanggilan sejumlah pihak dalam perkara tersebut, namun belum memperoleh respons.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebut penyidik tengah menelusuri kembali administrasi kegiatan, mekanisme penganggaran, serta proses pencairan dana APBD Kota Surabaya pada periode 2009–2014 guna memperjelas peran dan tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Bimtek DPRD Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.

PKB Jatim Peremajaan Struktur, Dominasi Anak Muda Hadapi Dinamika Politik

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda.