Rabu, 11 Feb 2026 01:41 WIB

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 02 Feb 2026 18:58 WIB
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).

selalu.id - Viral video anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo nyaris baku hantam saat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Alun-alun setempat.

‎Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/2/2026).

Awalnya, anggota dari Satpol PP Kota Probolinggo melakukan penertiban PKL yang berjualan di atas trotoar sekitar Alun-alun Kota Probolinggo.

‎Tak lama kemudian, petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang sedang berjaga di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) tiba-tiba melarang proses penertiban itu.

Baca Juga: Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Karena merasa tersinggung, antara keduanya pun cekcok, bahkan nayaris baku hantam.

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

‎Diketahui, PKL yang berjualan es teh di area terlarang tersebut disebut merupakan istri dari salah satu oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

‎Mengetahui kejadian ini, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid Tantribum) Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

‎"Jadi teman-teman Satpol PP bertugas untuk memberikan imbauan ke teman-teman PKL untuk segera geser, karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Untuk hari Minggu yang ditertibkan di Jalan Suroyo," jelasnya, Senin (2/2/2026).

‎Angga mengatakan bahwa kedua anggota Satpol PP itu telah bersepakat damai. 

Baca Juga: Balita 2 Tahun di Probolinggo yang Hilang Misterius Belum Ditemukan

Oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang bernama Lukman tersebut mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

‎Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf dan prihatin atas kejadian tersebut.

‎"Berkaitan dengan viralnya anggota kami Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang terjadi konflik atau benturan dengan Satpol PP Kota Probolinggo, kami menyatakan keprihatinan dan penyesalan. Terjadi miskomunikasi dan yang bersangkutan mengaku bersalah," ungkapnya.

Taufik mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap personel Satpol PP Kabupaten Probolinggo serta berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Probolinggo agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.