Senin, 02 Feb 2026 20:41 WIB

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 02 Feb 2026 18:58 WIB
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).

selalu.id - Viral video anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo nyaris baku hantam saat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Alun-alun setempat.

‎Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/2/2026).

Awalnya, anggota dari Satpol PP Kota Probolinggo melakukan penertiban PKL yang berjualan di atas trotoar sekitar Alun-alun Kota Probolinggo.

‎Tak lama kemudian, petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang sedang berjaga di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) tiba-tiba melarang proses penertiban itu.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Karena merasa tersinggung, antara keduanya pun cekcok, bahkan nayaris baku hantam.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

‎Diketahui, PKL yang berjualan es teh di area terlarang tersebut disebut merupakan istri dari salah satu oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

‎Mengetahui kejadian ini, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid Tantribum) Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

‎"Jadi teman-teman Satpol PP bertugas untuk memberikan imbauan ke teman-teman PKL untuk segera geser, karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Untuk hari Minggu yang ditertibkan di Jalan Suroyo," jelasnya, Senin (2/2/2026).

‎Angga mengatakan bahwa kedua anggota Satpol PP itu telah bersepakat damai. 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang bernama Lukman tersebut mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

‎Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf dan prihatin atas kejadian tersebut.

‎"Berkaitan dengan viralnya anggota kami Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang terjadi konflik atau benturan dengan Satpol PP Kota Probolinggo, kami menyatakan keprihatinan dan penyesalan. Terjadi miskomunikasi dan yang bersangkutan mengaku bersalah," ungkapnya.

Taufik mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap personel Satpol PP Kabupaten Probolinggo serta berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Probolinggo agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.