Kamis, 04 Jun 2026 07:56 WIB

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 02 Feb 2026 18:58 WIB
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).
Anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang nyaris baku hantam. (Dok. Tangkapan layar video).

selalu.id - Viral video anggota Satpol PP Kota Probolinggo dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo nyaris baku hantam saat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Alun-alun setempat.

‎Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/2/2026).

Awalnya, anggota dari Satpol PP Kota Probolinggo melakukan penertiban PKL yang berjualan di atas trotoar sekitar Alun-alun Kota Probolinggo.

‎Tak lama kemudian, petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang sedang berjaga di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) tiba-tiba melarang proses penertiban itu.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Karena merasa tersinggung, antara keduanya pun cekcok, bahkan nayaris baku hantam.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

‎Diketahui, PKL yang berjualan es teh di area terlarang tersebut disebut merupakan istri dari salah satu oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

‎Mengetahui kejadian ini, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kabid Tantribum) Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

‎"Jadi teman-teman Satpol PP bertugas untuk memberikan imbauan ke teman-teman PKL untuk segera geser, karena tidak sesuai dengan peruntukannya. Untuk hari Minggu yang ditertibkan di Jalan Suroyo," jelasnya, Senin (2/2/2026).

‎Angga mengatakan bahwa kedua anggota Satpol PP itu telah bersepakat damai. 

Baca Juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik Raib 

Oknum Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang bernama Lukman tersebut mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

‎Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf dan prihatin atas kejadian tersebut.

‎"Berkaitan dengan viralnya anggota kami Satpol PP Kabupaten Probolinggo yang terjadi konflik atau benturan dengan Satpol PP Kota Probolinggo, kami menyatakan keprihatinan dan penyesalan. Terjadi miskomunikasi dan yang bersangkutan mengaku bersalah," ungkapnya.

Taufik mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap personel Satpol PP Kabupaten Probolinggo serta berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Probolinggo agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.