Minggu, 06 Sep 2026 14:40 WIB

Komisi C DPRD Surabaya Sebut Anggaran APBD Rp1,1 Triliun Tidak Ada Satu Rupiah pun untuk MBG

Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis

selalu.id – Polemik pengalihan anggaran APBD Kota Surabaya sebesar Rp1,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) rencananya akan dialihkan prioritas membangun sekolah dan perkampungan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menegaskan bahwa memang tidak ada satu rupiah pun dari dana tersebut yang dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar), saya bisa memastikan bahwa saat pengesahan APBD 2024, tidak ada satu rupiah pun yang dianggarkan untuk MBG,” kata Aning, Kamis (13/2/2025).

Aning menekankan bahwa dalam pengesahan APBD 2024, program MBG tidak mendapatkan alokasi dana. Bahkan, hingga saat ini, Pemerintah Kota Surabaya belum melakukan proses Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK) 2025 bersama pimpinan DPRD.

“Sesuai aturan Kemendagri, APBD 2025 memang memungkinkan untuk memasukkan MBG di MPAK. Namun, sepanjang pengetahuan saya, proses itu belum dilakukan oleh Pemkot dengan pimpinan DPRD Surabaya,” ujar Aning.

Aning juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak melakukan pengalihan anggaran untuk MBG, karena memang tidak ada alokasi anggaran yang disahkan untuk program tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga mengaku bahwa anggaran Rp1,1 triliun yang sebelumnya dipersiapkan untuk MBG kini dialihkan ke sektor lain, seperti pembangunan sekolah dan perbaikan kampung.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Eri mengungkapkan bahwa program MBG saat ini sudah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dana APBD yang sebelumnya disiapkan tidak lagi digunakan untuk program tersebut.

“Karena MBG sekarang dibiayai oleh APBN, maka APBD sebesar Rp1,1 triliun yang awalnya dialokasikan untuk itu bisa dialihkan,” kata Eri.

Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk membangun dan merehabilitasi sekolah-sekolah di Surabaya, sementara sisanya akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur perkampungan.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

“Kami akan berdiskusi dengan DPRD untuk memastikan anggaran ini digunakan untuk sektor yang paling membutuhkan. Separuhnya akan dialokasikan ke pembangunan sekolah, sisanya untuk perbaikan kampung,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya masih berkoordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pengalihan anggaran ini. Eri berharap kebijakan ini bisa segera direalisasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Saat evaluasi dengan Pemprov Jatim, kami berdiskusi bagaimana anggaran ini bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih berdampak langsung bagi warga,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item