Jumat, 05 Jun 2026 11:12 WIB

Komisi C DPRD Surabaya Sebut Anggaran APBD Rp1,1 Triliun Tidak Ada Satu Rupiah pun untuk MBG

Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis

selalu.id – Polemik pengalihan anggaran APBD Kota Surabaya sebesar Rp1,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) rencananya akan dialihkan prioritas membangun sekolah dan perkampungan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menegaskan bahwa memang tidak ada satu rupiah pun dari dana tersebut yang dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar), saya bisa memastikan bahwa saat pengesahan APBD 2024, tidak ada satu rupiah pun yang dianggarkan untuk MBG,” kata Aning, Kamis (13/2/2025).

Aning menekankan bahwa dalam pengesahan APBD 2024, program MBG tidak mendapatkan alokasi dana. Bahkan, hingga saat ini, Pemerintah Kota Surabaya belum melakukan proses Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK) 2025 bersama pimpinan DPRD.

“Sesuai aturan Kemendagri, APBD 2025 memang memungkinkan untuk memasukkan MBG di MPAK. Namun, sepanjang pengetahuan saya, proses itu belum dilakukan oleh Pemkot dengan pimpinan DPRD Surabaya,” ujar Aning.

Aning juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak melakukan pengalihan anggaran untuk MBG, karena memang tidak ada alokasi anggaran yang disahkan untuk program tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga mengaku bahwa anggaran Rp1,1 triliun yang sebelumnya dipersiapkan untuk MBG kini dialihkan ke sektor lain, seperti pembangunan sekolah dan perbaikan kampung.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Eri mengungkapkan bahwa program MBG saat ini sudah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dana APBD yang sebelumnya disiapkan tidak lagi digunakan untuk program tersebut.

“Karena MBG sekarang dibiayai oleh APBN, maka APBD sebesar Rp1,1 triliun yang awalnya dialokasikan untuk itu bisa dialihkan,” kata Eri.

Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk membangun dan merehabilitasi sekolah-sekolah di Surabaya, sementara sisanya akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur perkampungan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Kami akan berdiskusi dengan DPRD untuk memastikan anggaran ini digunakan untuk sektor yang paling membutuhkan. Separuhnya akan dialokasikan ke pembangunan sekolah, sisanya untuk perbaikan kampung,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya masih berkoordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pengalihan anggaran ini. Eri berharap kebijakan ini bisa segera direalisasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Saat evaluasi dengan Pemprov Jatim, kami berdiskusi bagaimana anggaran ini bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih berdampak langsung bagi warga,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.