Minggu, 06 Sep 2026 12:31 WIB

Efisiensi Dana Daerah Rp50,59 Triliun, Potensi Alami Memburuknya Pelayanan Publik

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmati
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmati

selalu.id – Efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp50,59 triliun yang terjadi akibat kebijakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 berpotensi memberikan dampak besar terhadap pelayanan publik di berbagai daerah, termasuk Surabaya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmati, menilai bahwa meskipun kebijakan ini bertujuan untuk menata keuangan negara, pemerintah kota harus bersiap menghadapi kemungkinan berkurangnya dana transfer dari pusat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Di tengah efisiensi anggaran yang didasarkan pada Inpres 1 Tahun 2025, Surabaya harus menyiapkan strategi yang matang. Sebab, dari Rp50,59 triliun dana transfer pusat yang diefisienkan, Surabaya juga sangat mungkin terdampak,” ujar Aning, kepada selalu.id, Kamis (13/2/2025).

Meski berpotensi terdampak, Aning menilai Surabaya masih memiliki keunggulan dibandingkan daerah lain karena kapasitas fiskalnya yang lebih besar.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Menurutnya, efisiensi anggaran yang dilakukan Pemkot diharapkan tetap dapat mendukung program-program prioritas.

“Efisiensi anggaran ini seharusnya tidak mengganggu pelayanan publik. Justru, hasil penghematan anggaran ini harus dialihkan ke program strategis seperti penguatan ketahanan pangan, pengendalian banjir, serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran,” tegasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Namun, lebih lanjut Politisi PKS itu mengingatkan bahwa jika efisiensi anggaran dilakukan tanpa perencanaan yang matang, bisa berdampak buruk terhadap kualitas layanan bagi masyarakat.

“Jangan sampai efisiensi ini justru menurunkan kualitas pelayanan publik akibat proses rasionalisasi yang tidak tepat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.