Kamis, 04 Jun 2026 06:02 WIB

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Feb 2026 11:57 WIB
Pertemuan Audiensi Gempar Jatim bersama Inspektorat Jatim.
Pertemuan Audiensi Gempar Jatim bersama Inspektorat Jatim.

selalu.id - Dugaan korupsi penyimpangan dalam pengadaan laptop untuk pondok pesantren di Jawa Timur menyeret tiga unsur dari program yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Jatim. Tiga unsur ini adi sasaran sorotan Gerakan Masyarakat Pembela Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Gempar Jatim).

Ketiga unsur itu yakni DPRD Jatim, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan Inspektorat Jawa Timur. Terkait dugaan penyelewengan ini, Gempar Jatim pun mendatangi kantor Inspektorat Jatim, pada Senin (2/2/2026). 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Gempar Jatim Adipati Edi menegaskan pihaknya sudah melakukan pertemuan kepada perwakilan Inspektorat. Ia mengaku laporan mereka akan ditindaklanjuti. 

“Inspektorat akan menindaklanjuti laporan yang kami sampaikan," kata Adipati, kepada selalu.id.

Informasi yang diperoleh Selalu.id, ada salah satu pimpinan fraksi di DPRD Jawa Timur yang diduga menjadi pengusul program. Usulan itu masuk melalui skema Pokir dewan dan dikaitkan dengan partai berwarna kuning. 

Selain unsur legislatif, program ini juga berkaitan dengan Biro Kesra Pemprov Jatim sebagai pelaksana anggaran, serta Inspektorat Jawa Timur yang kini didesak melakukan audit investigatif.

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

"Dari hasil audiensi, kami juga menunggu perkembangan dari Inspektorat Jatim, dan tidak menutup kemungkinan akan ada Aksi Jilid II di tiga titik, yakni DPRD Jatim, Biro Kesra Pemprov Jatim, dan Inspektorat Jatim,” ujar Adipati. 

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), terdapat sejumlah paket pengadaan laptop dalam program peningkatan peran serta masyarakat dalam pemberdayaan SDM.

Nilai setiap paket tercatat mencapai ratusan juta rupiah dengan metode pemilihan penyedia melalui mekanisme e-purchasing.

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Penelusuran pada katalog elektronik nasional menunjukkan harga laptop dengan spesifikasi prosesor Intel Core i5 generasi ke-12, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp13 juta per unit, tergantung penyedia.

Perbandingan harga ini dianggap Gempar Jatim, memunculkan pertanyaan dari kalangan masyarakat sipil. Terkait kesesuaian antara spesifikasi dan nilai pengadaan yang ditemukan di lapangan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.