Selasa, 03 Feb 2026 10:39 WIB

Tatap Pilwali 2024, Eri Bandingkan Pembangunan RS Selama 20 Tahun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Jun 2024 22:50 WIB

Selalu.id - Penyelesaian pembangunan RS Surabaya Timur jadi fokus Eri Cahyadi, jika terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya pada Pilwali 2024 mendatang. Eri mengaku pembangunan rumah sakit di Surabaya lebih progresif saat ia memimpin dibandingkan di masa sebelumnya.

Eri menjelaskan bahwa selama 20 tahun sebelumnya, Pemkot Surabaya hanya baru membangun dua rumah sakit. Yakni RSUD Bhakti Dharma Husada (RSUD BDH) dan RSUD Soewandhie. Sementara saat ia memimpin kota pahlawan, satu rumah sakit, yakni RS Surabaya Timur, sudah dalam proses pembangunan.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

“Alhamdulillah, kita dalam tiga tahun saja sudah membangun satu rumah sakit (RS Surabaya Timur). Kalau lima tahun harusnya tiga rumah sakit yang terbangun. RS Lapangan Tembak, RS Surabaya Timur, dan RS Surabaya Selatan,” ujar Eri pada Minggu (2/6/2024).

Orang nomor satu di Surabaya itu menjelaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selama lima tahun untuk membangun Surabaya, terpotong sekitar dua tahun akibat pandemi Covid-19. Hal itulah yang membuat proses pembangunan RS Surabaya Timur baru berjalan di 2024.

“2025 itu seharusnya membangun Surabaya Selatan dan membangun RS Lapangan Tembak. Ini yang terpotong. RPJMD akan kita teruskan lagi,” ungkap Eri yang memenangkan Pilwali 2019 melalui PDI Perjuangan pada 2020.

Selain pembangunan rumah sakit, perbandingan pembangunan di bidang lain juga tak lepas dari penilaian Eri Cahyadi. Ia menyebut bahwa selama 20 tahun sebelumnya, baru sekitar enam ribu Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dibangun. Sementara di masa kepemimpinannya, Surabaya telah membangun tujuh ribu Rutilahu.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

“Pembangunan 20 tahun dua RS, kita tiga tahun sudah satu RS. PJU sudah ribuan titik yang dibangun. 20 tahun kalah dengan tiga tahun. Ini infrastuktur loh, infrastruktur mana yang akan dilihat,” tutur Eri.

Selama 20 tahun sebelumnya, Surabaya dipimpin oleh Bambang DH yang menjabat Wali Kota sejak 2002. Di era kepemimpinannya, Pemkot memiliki RSUD BDH di kawasan Surabaya barat, yang pada saat itu cenderung jauh dari akses kesehatan murah. 

Setelah masa Bambang DH berakhir, Tri Rismaharini memimpin Surabaya pada 2010. Di era satu-satunya Wali Kota perempuan Surabaya ini, RSUD Soewandhi didirikan dan diresmikan. RSUD ini masih jadi rujukan warga dengan kepesertaan KIS, BPJS, atau warga miskin. Terlebih aksesnya cukup terjangkau oleh warga Surabaya di wilayah utara dan timur.

Baca Juga: Prihatin Anak Driver Ojol Ikut Keliling, Eri Siapkan PAUD dan Penitipan Gratis

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.