Minggu, 01 Feb 2026 12:18 WIB

Calon Jemaah Haji Asal Madiun Meninggal saat Hendak Berangkat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Mei 2024 13:17 WIB
Ibadah haji. Foto: Istimewa
Ibadah haji. Foto: Istimewa

selalu.id - Sebanyak sekira 10 ribu jemaah haji yang berasal dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) atau 29 kloter telah berangkat ke tanah suci, Madinah, pada Sabtu (18/5/2024) kemarin.

Ketua Tim Kesehatan, petugas penyelenggara ibadah ibadah haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, dr. Mochamad Gesta Robi Farmawan menyebutkan total sebanyak 10.754 orang dengan rincian 10.609 jemaah haji dan 145 petugas atau telah mencapai 27 persen dari total kuota Embarkasi Surabaya.

Baca Juga: Hadapi Hujan Februari 2026, Surabaya Tambah 5 Rumah Pompa Baru

Di antara puluh ribuan yang telah diberangkatkan, ada satu jemaah yang telah syahid sebelum berangkat ke tanah suci setelah dua hari dirawat di RS Haji.

Sastro Wiryo Kasan Rejo (78), jemaah haji kloter 16 asal Kabupaten Madiun wafat pada Jumat (17/5/2024), dikarenakan sakit gangguan pencernaan.

"Penyebab meninggalnya karena sepsis shock infeksi (infeksi sistem pencernaan). Karena awal masuk ada keluhan tidak bisa BAB, akhirnya masuk ke klinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya, kemudian dilakukan observasi tidak membaik akhirnya dirujuk ke RS Haji dan akhirnya wafat pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB," kata Gesta, Minggu (19/5/2024).

Gesta menyampaikan bahwa Sastro Wiryo berangkat haji bersama sang istri. Beberapa jam sebelum berangkat ia tidak bisa berangkat karena harus menjalani perawatan di RS Haji, namun istrinya tetap berangkat ke tanah suci.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan jemaah haji kloter 16 tersebut saat hendak berangkat ke Bandara Juanda, mengalami sakit dilarikan ke rumah sakit, tapi istrinya yang berangkat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

"Jadi tanggal 15 malam itu, ketika ada jemaah yang ketika hendak berangkat atau last minute keberangkatan ke tanah suci tiba-tiba sakit, namun istrinya tetap berangkat," tutur Haris.

Ia juga mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. "Beliau telah syahid. Insya Allah husnul khatimah dan tetap tercatat sebagai haji yang mabrur," ujarnya.

Jemaah tersebut nantinya akan mendapatkan asuransi, pasalnya asuransi mengcover jemaah sejak masuk ke asrama haji embarkasi.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Kini jenazah Sastro Wiryo sudah dikebumikan Jumat siang di kampung halamannya di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Sementara itu, ada 12 orang yang hingga kini masih tertunda keberangkatannya di AHES, 7 orang karena sakit dan 5 orang adalah pendamping.

Hari ini, AHES menerima kedatangan 3 kloter, yakni kloter 30, kloter 31, dan kloter 32 yang semuanya berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.