Selasa, 03 Feb 2026 04:17 WIB

Stikosa-AWS Ikut Deklarasi Sikapi Kondisi Demokrasi di Indonesia

Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom
Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom

selalu.id - Menanggapi keterlibatan para pelaku politik praktik yang sudah mulai memasuki dunia pendidikan membuat (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) menyatakan aksi siap jaga demokrasi dan dunia pendidikan bersih dari politik praktik.

Dalam aksi tersebut, Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom mengatakan, bahwa pihaknya saat ini mengimbau kepada kampus-kampus yang ada di Tanah Air untuk lebih mengedepankan tentang ilmu dan pendidikan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

"Aksi ini lebih mengedepankan tentang pesan moral sih, karena kalau kita lihat banyak pelaku politik dan praktik politik sudah mulai memasuki kampus-kampus. Ini yang seharusnya dihindari. Kalau belajar ilmu politik iya, karena mahasiswa perlu itu. Namun, kalau sudah dimasukin politik praktik dan pelaku politik ini yang salah," tegas Jokhanan kepada selalu.id di Kampus Stikosa-AWS, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga: AMSI Jatim Desak Usut Kekerasan Aparat terhadap Wartawan di Aksi Tolak UU TNI

Jokhanan menyebut ada beberapa poin terpenting yang harus disampaikan kepada pemerintah setempat.

Sementara itu, disinggung soal adanya video evaluasi kinerja Presiden Jokowidodo yang akhir-akhir ini marak diputar di beberapa kampus, Jokhanan membantah jika di Stikosa-AWS ikut terlibat dalam hal tersebut.

Baca Juga: IKA Stikosa AWS: Kekerasan terhadap Jurnalis adalah Pembungkaman dan Ancaman Demokrasi

"Jadi di Stikosa-AWS tidak ada himbauan dari instasi-instansi pemerintah untuk memutar video evaluasi kinerja Presiden Jokowi. Akan tetapi yang lebih kita cermati yaitu proses pemilu ini karena kita ini kan kampus komunikasi bukan kampus politik," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.