Rabu, 26 Jun 2024 01:03 WIB

Stikosa-AWS Ikut Deklarasi Sikapi Kondisi Demokrasi di Indonesia

Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom

Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom

selalu.id - Menanggapi keterlibatan para pelaku politik praktik yang sudah mulai memasuki dunia pendidikan membuat (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi - Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) menyatakan aksi siap jaga demokrasi dan dunia pendidikan bersih dari politik praktik.

Dalam aksi tersebut, Ketua Stikosa, Dr. Jokhanan Kristiyono M.Med.Kom mengatakan, bahwa pihaknya saat ini mengimbau kepada kampus-kampus yang ada di Tanah Air untuk lebih mengedepankan tentang ilmu dan pendidikan.

Baca Juga: Ketua Stikosa-AWS Tegaskan Tidak Ada Imbauan Buat Testimoni Presiden Jokowi

"Aksi ini lebih mengedepankan tentang pesan moral sih, karena kalau kita lihat banyak pelaku politik dan praktik politik sudah mulai memasuki kampus-kampus. Ini yang seharusnya dihindari. Kalau belajar ilmu politik iya, karena mahasiswa perlu itu. Namun, kalau sudah dimasukin politik praktik dan pelaku politik ini yang salah," tegas Jokhanan kepada selalu.id di Kampus Stikosa-AWS, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga: 40 Jurnalis Tewas di Gaza, Begini Kata Pakar dari Stikosa-AWS

Jokhanan menyebut ada beberapa poin terpenting yang harus disampaikan kepada pemerintah setempat.

Sementara itu, disinggung soal adanya video evaluasi kinerja Presiden Jokowidodo yang akhir-akhir ini marak diputar di beberapa kampus, Jokhanan membantah jika di Stikosa-AWS ikut terlibat dalam hal tersebut.

Baca Juga: SMK Prapanca 2 Dibuka Kembali, Siswa dan Guru Sujud Syukur

"Jadi di Stikosa-AWS tidak ada himbauan dari instasi-instansi pemerintah untuk memutar video evaluasi kinerja Presiden Jokowi. Akan tetapi yang lebih kita cermati yaitu proses pemilu ini karena kita ini kan kampus komunikasi bukan kampus politik," tandasnya.

Editor : Ading