Selasa, 21 Jul 2026 05:19 WIB

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Feb 2026 20:13 WIB
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).

selalu.id - Reklame patah di Jalan Tidar Surabaya saat hujan deras disertai angin kencang yang bahayakan warga, hingga kini belum ditangani, Selasa (3/2/2026) sore.

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin meminta penanganan segera sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap reklame yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan.

“Saya meminta kepada BPBD untuk segera membereskan reklame ini. Karena hal ini sangat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut,” tegas Saifuddin kepada selalu.id.

Saifuddin juga mendesak agar instansi terkait bersikap tegas dengan melakukan audit terhadap seluruh reklame yang diduga tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perundang-undangan.

“Saya meminta pihak terkait untuk tegas menindak dan mengaudit reklame yang tidak sesuai dengan SOP yang ditentukan oleh peraturan perundangan. Jika mereka lalai atau disengaja, maka cabut izinnya. Karena ini sangat membahayakan dan merugikan banyak warga Surabaya,” jelasnya.

Politisi Demokrat ini menilai bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam penataan reklame kota.

“Warga Surabaya butuh kenyamanan dan ketenteraman. Termasuk reklame yang bermasalah harus segera diperbaiki agar keselamatan warga terjamin,” katanya.

Sorotan serupa juga disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahwati. Ia menilai tanggung jawab utama berada pada penyelenggara reklame, terutama terkait kelayakan konstruksi.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

“Harusnya itu menjadi tanggung jawab penyelenggara reklame. Konstruksinya apakah memang betul-betul sudah sesuai dengan persyaratan reklame. Kalau sampai patah, berarti perlu dievaluasi fungsi pemerintah, dalam hal ini MPTSP dan Satpol PP, apakah konstruksi bangunan itu sudah sesuai dengan perizinan,” jelas politisi PKS tersebut.

Aning juga menyinggung kemungkinan adanya kewajiban ganti rugi apabila insiden tersebut menimbulkan korban atau kerugian.

“Bila perlu harus ada ganti rugi terhadap yang misalnya terkena atau menjadi korban. Maka pemilik atau penyelenggara reklame juga harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan kondisi reklame masih terlalu berisiko untuk ditangani langsung pada malam ini.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

“Kita pasang garis perimeter dan memastikan tidak ada yang melintas. Kondisinya masih terlalu rawan ditangani, bisa membahayakan petugas. Rencana besok pagi kita tangani,” katanya.

Pantauan di lokasi menunjukkan rangka reklame menggantung di atas sebuah gedung dan tepat di bawahnya terdapat gang kecil yang menjadi akses warga.

Situasi ini membuat banyak pengguna jalan memilih memutar arah demi menghindari risiko.

“Belum ada petugas yang melakukan evakuasi. Di sekitar TKP hanya dipasang police line, tapi sudah ada mobil BPBD,” kata Arif, editor selalu.id yang melaporkan di lokasi kejadian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.