Rabu, 11 Feb 2026 16:44 WIB

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Feb 2026 20:13 WIB
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).

selalu.id - Reklame patah di Jalan Tidar Surabaya saat hujan deras disertai angin kencang yang bahayakan warga, hingga kini belum ditangani, Selasa (3/2/2026) sore.

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin meminta penanganan segera sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap reklame yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan.

“Saya meminta kepada BPBD untuk segera membereskan reklame ini. Karena hal ini sangat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut,” tegas Saifuddin kepada selalu.id.

Saifuddin juga mendesak agar instansi terkait bersikap tegas dengan melakukan audit terhadap seluruh reklame yang diduga tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perundang-undangan.

“Saya meminta pihak terkait untuk tegas menindak dan mengaudit reklame yang tidak sesuai dengan SOP yang ditentukan oleh peraturan perundangan. Jika mereka lalai atau disengaja, maka cabut izinnya. Karena ini sangat membahayakan dan merugikan banyak warga Surabaya,” jelasnya.

Politisi Demokrat ini menilai bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam penataan reklame kota.

“Warga Surabaya butuh kenyamanan dan ketenteraman. Termasuk reklame yang bermasalah harus segera diperbaiki agar keselamatan warga terjamin,” katanya.

Sorotan serupa juga disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahwati. Ia menilai tanggung jawab utama berada pada penyelenggara reklame, terutama terkait kelayakan konstruksi.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

“Harusnya itu menjadi tanggung jawab penyelenggara reklame. Konstruksinya apakah memang betul-betul sudah sesuai dengan persyaratan reklame. Kalau sampai patah, berarti perlu dievaluasi fungsi pemerintah, dalam hal ini MPTSP dan Satpol PP, apakah konstruksi bangunan itu sudah sesuai dengan perizinan,” jelas politisi PKS tersebut.

Aning juga menyinggung kemungkinan adanya kewajiban ganti rugi apabila insiden tersebut menimbulkan korban atau kerugian.

“Bila perlu harus ada ganti rugi terhadap yang misalnya terkena atau menjadi korban. Maka pemilik atau penyelenggara reklame juga harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan kondisi reklame masih terlalu berisiko untuk ditangani langsung pada malam ini.

Baca Juga: Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Kita pasang garis perimeter dan memastikan tidak ada yang melintas. Kondisinya masih terlalu rawan ditangani, bisa membahayakan petugas. Rencana besok pagi kita tangani,” katanya.

Pantauan di lokasi menunjukkan rangka reklame menggantung di atas sebuah gedung dan tepat di bawahnya terdapat gang kecil yang menjadi akses warga.

Situasi ini membuat banyak pengguna jalan memilih memutar arah demi menghindari risiko.

“Belum ada petugas yang melakukan evakuasi. Di sekitar TKP hanya dipasang police line, tapi sudah ada mobil BPBD,” kata Arif, editor selalu.id yang melaporkan di lokasi kejadian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.