Minggu, 15 Feb 2026 12:42 WIB

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Feb 2026 19:28 WIB
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).

selalu.id - Reklame besar yang patah di Jalan Tidar Surabaya saat hujan deras disertai angin kencang, hingga kini belum dievakuasi petugas, Selasa (3/2/2026).

Padahal, reklame patah itu sangat membahayakan warga dan pengguna jalan.

Baca Juga: Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Di lokasi, hingga saat ini hanya diberi police line.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan bahwa kondisi konstruksi reklame masih terlalu berisiko untuk langsung ditangani.

Baca Juga: Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

"Kita pasang garis perimeter dan memastikan tidak ada yang melintas. Kondisinya masih terlalu rawan ditangani, bisa membahayakan petugas. Rencana besok pagi kita tangani," jelas Irvan saat dikonfirmasi selalu.id.

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Baca Juga: DPRD Reses di Dapil Dua Surabaya, Penurunan Bantuan UKT jadi Keluhan Warga

"Belum ada petugas. Di sekitar TKP hanya di police line, tapi sudah ada mobil BPBD," kata Arif, editor selalu.id melaporkan di lokasi kejadian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.

PKB Jatim Peremajaan Struktur, Dominasi Anak Muda Hadapi Dinamika Politik

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda.