Selasa, 03 Feb 2026 21:06 WIB

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Feb 2026 19:28 WIB
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).
Penampakan reklame patah di Jalan Tidar Surabaya. (Foto: Arif/selalu.id).

selalu.id - Reklame besar yang patah di Jalan Tidar Surabaya saat hujan deras disertai angin kencang, hingga kini belum dievakuasi petugas, Selasa (3/2/2026).

Padahal, reklame patah itu sangat membahayakan warga dan pengguna jalan.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Di lokasi, hingga saat ini hanya diberi police line.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan bahwa kondisi konstruksi reklame masih terlalu berisiko untuk langsung ditangani.

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

"Kita pasang garis perimeter dan memastikan tidak ada yang melintas. Kondisinya masih terlalu rawan ditangani, bisa membahayakan petugas. Rencana besok pagi kita tangani," jelas Irvan saat dikonfirmasi selalu.id.

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

"Belum ada petugas. Di sekitar TKP hanya di police line, tapi sudah ada mobil BPBD," kata Arif, editor selalu.id melaporkan di lokasi kejadian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.