Rabu, 21 Okt 2026 12:45 WIB

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 03 Feb 2026 21:24 WIB
Tangkapan layar pertemuan Board of Peace (BoP) Gaza antara Donald Trump dan Prabowo.
Tangkapan layar pertemuan Board of Peace (BoP) Gaza antara Donald Trump dan Prabowo.

selalu.id – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan kepada dunia internasional terkait Indonesia di Board of Peace (BoP) Gaza. Lembaga perdamaian yang diprakarsai oleh Donald Trump tersebut terancam kehilangan Indonesia, jika tidak mampu menjamin kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina.

Sikap “tanpa kompromi” ini diungkapkan Prabowo dalam pertemuan hangat bersama 40 tokoh ormas Islam dan ulama di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP. Para ulama yang khawatir pasukan perdamaian Indonesia di Gaza akhirnya terjebak dalam skenario yang merugikan perjuangan rakyat Palestina.

Merespons keresahan tersebut, Presiden Prabowo memberikan jaminan yang menenangkan para kiai. Diantaranya Hak Veto Moral. Dimana Indonesia tidak akan mengikuti keputusan BoP jika tidak sejalan dengan prinsip keadilan bagi Palestina.

Selanjutnya Opsi Keluar, jika BoP hanya menjadi alat untuk "damai semu" tanpa kemerdekaan, Indonesia siap angkat kaki.

Sementara ada Sikap Abstain, jika ada langkah BoP yang melenceng. Indonesia akan abstain atau absen sebagai bentuk protes.

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

“Kami tidak ingin hanya damai semu sementara mereka terjajah. Kami ingin rakyat Palestina damai dan Merdeka,” tegas KH Cholil Nafis kembali aspirasi yang disampaikan kepada Presiden.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam BoP bukanlah cek kosong. Ada syarat mutlak yang harus dipenuhi lembaga bentukan putra Presiden AS tersebut.

“Kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan— mulai dari kedamaian di Gaza hingga keamanan penuh Palestina— kita punya koridor yang jelas. Jika melenceng, keluar adalah opsi nyata,” ujar Sugiono kepada awak media.

Baca Juga: 1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto

Langkah Prabowo ini dinilai sebagai diplomasi “dua kaki” yang cerdas namun tetap berprinsip. Indonesia memilih masuk ke dalam sistem untuk mencoba memodifikasi dari dalam, namun tetap memegang kendali penuh untuk keluar jika toleransi Palestina dikhianati.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 WIB dalam keadaan menangis, terbalut sarung dan kain, serta tidak mengenakan pakaian.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.