Selasa, 10 Feb 2026 13:40 WIB

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 03 Feb 2026 21:24 WIB
Tangkapan layar pertemuan Board of Peace (BoP) Gaza antara Donald Trump dan Prabowo.
Tangkapan layar pertemuan Board of Peace (BoP) Gaza antara Donald Trump dan Prabowo.

selalu.id – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan kepada dunia internasional terkait Indonesia di Board of Peace (BoP) Gaza. Lembaga perdamaian yang diprakarsai oleh Donald Trump tersebut terancam kehilangan Indonesia, jika tidak mampu menjamin kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina.

Sikap “tanpa kompromi” ini diungkapkan Prabowo dalam pertemuan hangat bersama 40 tokoh ormas Islam dan ulama di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP. Para ulama yang khawatir pasukan perdamaian Indonesia di Gaza akhirnya terjebak dalam skenario yang merugikan perjuangan rakyat Palestina.

Merespons keresahan tersebut, Presiden Prabowo memberikan jaminan yang menenangkan para kiai. Diantaranya Hak Veto Moral. Dimana Indonesia tidak akan mengikuti keputusan BoP jika tidak sejalan dengan prinsip keadilan bagi Palestina.

Selanjutnya Opsi Keluar, jika BoP hanya menjadi alat untuk "damai semu" tanpa kemerdekaan, Indonesia siap angkat kaki.

Sementara ada Sikap Abstain, jika ada langkah BoP yang melenceng. Indonesia akan abstain atau absen sebagai bentuk protes.

Baca Juga: Polres Malang Siagakan 650 Personel Amankan Kunjungan Presiden Prabowo

“Kami tidak ingin hanya damai semu sementara mereka terjajah. Kami ingin rakyat Palestina damai dan Merdeka,” tegas KH Cholil Nafis kembali aspirasi yang disampaikan kepada Presiden.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam BoP bukanlah cek kosong. Ada syarat mutlak yang harus dipenuhi lembaga bentukan putra Presiden AS tersebut.

“Kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan— mulai dari kedamaian di Gaza hingga keamanan penuh Palestina— kita punya koridor yang jelas. Jika melenceng, keluar adalah opsi nyata,” ujar Sugiono kepada awak media.

Baca Juga: Doa Presiden Prabowo untuk Tragedi Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny

Langkah Prabowo ini dinilai sebagai diplomasi “dua kaki” yang cerdas namun tetap berprinsip. Indonesia memilih masuk ke dalam sistem untuk mencoba memodifikasi dari dalam, namun tetap memegang kendali penuh untuk keluar jika toleransi Palestina dikhianati.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu 2024, yang mana Adela meraih suara terbanyak kedua.

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.

Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, pengetatan kriteria dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima warga yang paling membutuhkan.

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

Peserta yang lolos akan melanjutkan tahap pemberkasan daring, termasuk pengisian rekening atas nama siswa penerima beasiswa.