Selasa, 03 Feb 2026 20:36 WIB

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

  • Penulis : selalu.id
  • | Selasa, 03 Feb 2026 18:24 WIB
PMI Surabaya dan Surakarta berpose di penghujung pertemuan.
PMI Surabaya dan Surakarta berpose di penghujung pertemuan.

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya melakukan kunjungan ke markas PMI Kota Surakarta pada Selasa (3/2/2025). Pertemuan ini memunculkan gagasan kolaborasi antarkota melalui konsep kerja sama "sister city" untuk memperkuat layanan kemanusiaan di kedua wilayah.

Kunjungan PMI Surabaya ini disambut langsung oleh Plh Ketua PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling berbagi keunggulan tata kelola organisasi dan fasilitas medis.

Baca Juga: Jawab Tantangan Wali Kota Eri, Ketua Harian PMI Surabaya Pastikan Bersinergi dengan Kampung Pancasila

Sekretaris PMI Surabaya Mukhlas Udin mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap meningkatkan kualitas layanan dengan membangun Unit Laboratorium Donor Darah (UDD) baru di markas Jalan Sumatera.

“Harapannya, April mendatang pembangunan sudah dimulai. Laboratorium ini diproyeksikan menjadi yang tercanggih dan terlengkap di Indonesia, serta ditargetkan beroperasi pada awal tahun depan,” ujar Mukhlas. Saat ini, PMI Surabaya sendiri masih memegang predikat sebagai pemilik sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) terbaik di tingkat nasional.

Di sisi lain, PMI Surakarta menunjukkan keberhasilannya dalam mencapai kemandirian finansial tanpa bergantung pada dana hibah maupun sumbangan karcis. Sumartono menjelaskan bahwa sumber dana kini beralih melalui donasi para pengusaha.

Baca Juga: Pengurus Baru PMI Surabaya Resmi Dilantik, Targetkan Donor Darah Masuk Kampung

Beberapa capaian PMI Surakarta yakni Griya PMI yang terdiri dari Griya Bahagia untuk lansia terlantar dan Griya Peduli yang menampung 110 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Selain itu juga ada Politeknik Akbara yang merupakan Transformasi dari Akademi Teknologi Bank Darah yang kini memiliki program studi vokasi D4 Manajemen Penanggulangan Bencana dan Bisnis Digital, dengan total 600 lulusan.

Baca Juga: TNI-Polri Gelar Donor Darah di PMI Surabaya, 355 Peserta Ikut Berpartisipasi

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama semacam sister city antara Surabaya dan Solo,” pungkas Sumartono.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur baru bagi sinergi antar-PMI di Indonesia dalam memberikan pelayanan masyarakat yang lebih modern dan mandiri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.