Selasa, 03 Feb 2026 01:41 WIB

Sejak Idul Fitri hingga Jelang Idul Adha Harga Ayam Potong Naik, Pedagang Mengeluh Sepi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Jun 2023 14:36 WIB
Daging ayam potong di Pasar Wonokromo
Daging ayam potong di Pasar Wonokromo

Selalu.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2023, pedagang ayam potong di Pasar Surabaya mengalami sepi pembeli. Terlebih lagi, harga ayam makin terus naik mencapai harga Rp39 ribu hingga Rp40 ribu.

Tim Selalu.id pun melakukan pemantauan harga ayam di sejumlah pasar Surabaya. Salah satunya di pasar Wonokromo, para pedagang disana mengaku harga ayam naik sudah sejak Idul Fitri 2023 lalu.

Baca Juga: Harga Daging dan Telur Ayam Naik Jelang Idul Adha, Ini Penyebabnya 

"Habis lebaran Idul Fitri sudah naik Rp32 ribu, kemudian naik-naik (harga) terus, kalau udah lama naik, biasanya kan turun harganya tapi kok naik. Mungkin karena mau pemilu ya," ungkap salah satu pedagang ayam di Pasar Wonokromo, Erni (42) saat ditemui tim selalu.id.

Erni mengaku sudah seminggu ini menjelang Hari Raya Idul Adha kenaikan harga ayam dagangannya tetap sama. Bahkan ayam broiler bisa capai Rp55 ribu.

"Sudah seminggu lebih harga stagnan, sama naiknya Rp39 ribu - Rp40 ribu," ujarnya.

Hal yang sama juga dialami pedagang pasar Tambahrejo, Yusuf juga mengaku harga ayam memang sudah naik sejak Idul Fitri 2023 lalu.

"Sejak hari raya Idul Fitri itu naik terus, normalnya biasanya Rp28 ribu hingga Rp30 ribu. Tapi sekarang melonjak Rp37 ribu.

Baca Juga: Harga Ayam Potong di Surabaya Sentuh Rp 48 Ribu Perkilo, Masyarakat Mengeluh

Selain itu, senada dengan pedagang ayam di Pasar Genteng, Nikma mengaku dagangannya pun sejak Idul Fitri hingga menjelang Hari Raya Idul Adha ini juga mengalami penurunan omset karena sepi pembeli.

"Biasanya sekitar 180 pembeli, kalau sekarang kurang lebih 125 pembeli," kata Nikma.

Menurutnya, kenaikan harga ayam juga disebabkan oleh mahalnya harga pakan. Nikma juga menyebut meskipun harga naik tetap saja banyak yang mencari.

"Sebulan ada habis lebaran, mulai puasa sampai sekarang belum turun. Trennya gitu kalau mau Idul Adha, biasanya karena harga pakan mahal," ungkapnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Harga Ayam Potong di Surabaya Terus Naik Pascalebaran

"Sekarang ayamnya telat, barangnya telat. Sudah dari sana. Hari ini aja cuma dikirim separuh sekarang habis tapi nanti habis Idul Adha nanti turun biasanya. Normalnya Rp28 perkilo, kadang Rp 30 ribu," imbuhnya.

Di sisi lain, tim selalu.id juga memantau harga daging sapi, salah satu pedagang daging di pasar Wonokromo, Rohma (35) mengaku menjelang Hari Raya Idul Adha ini harga daging cukup stabil, walaupun mengalami sepi pembeli.

"Harga stabil Rp120 ribu, kalau biasa Rp110 ribu. Dari kemarin kemarin memang sepi. Apalagi sekarang mau lebaran kurang satu hari pemotongan sudah tutup, kemarin kan egak. Wayahe jualan ramai ditutup," terangnya. (MG2/Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.