• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 19 Mei 2024 00:15 WIB

Ini Penyebab Harga Ayam Potong di Surabaya Terus Naik Pascalebaran

Ilustrasi ayam potong

Ilustrasi ayam potong

selalu.id - Memasuki hari ke empat lebaran 2024, harga daging ayam yang ada dibeberapa pasar tradisional Surabaya mengalami lonjakan cukup signifikan. Tak tanggung-tanggung, daging ayam kini naik menjadi Rp 45 - 50 ribu per kg.

Pantauan selalu.id di Pasar Manggadua dan Pasar Keputran Surabaya harga daging ayam potong saat ini mencapai Rp 48 ribu per kg. Padahal, pekan lalu harga daging ayam Rp 35 ribu per kg.

Baca Juga: Gerindra Ancang-ancang Usung Kader Sendiri di Pilwali Surabaya

"Setiap hari mesti ada kenaikan terus mas. Tapi sekarang harganya langsung meloncat mencapai Rp 48.500 per kilogramnya. Naiknya ya tinggi sekali," ujar Hodijah (52) salah satu pedagang ayam potong di pasar Keputran Surabaya, Sabtu (13/4/2024).

Senada dengan Hodijah, Husein (46) pedagang ayam potong di Pasar Manggadua Surabaya juga mengatakan, bahwa tingginya permintaan saat lebaran tak diimbangi dengan pasokan dari tingkat peternak. Sehingga membuat lonjakan harga daging ayam naik.

"Hampir tiap hari naiknya, cuma karena kita gak mau kehilangan pelanggan, jadi kemarin masih saya kasih harga tetap. Tapi, kalau sekarang ini naiknya memang ugal-ugalan mas, karena stok (ayam potong) dari peternak kosong," jelasnya kepada selalu.id.

Meski begitu, naiknya harga daging ayam ini, jelas dia, membuat para pedagang mengalami penurunan penjualan. Jika sebelumnya pedagang mampu menjual hingga 70-80kg dalam sehari, kini mereka hanya mampu menjual 20-40kg saja selama periode lebaran ini.

Baca Juga: Empat Anak Dijadikan PSK dan Layani Puluhan Tamu Tiap Hari Tanpa Dibayar di Surabaya

Hal ini memang diakui oleh sejumlah pedagang ayam potong, bahwa turunnya omzet jualan tersebut karena sepinya minat belanja pembeli dikarenakan momen lebaran, masyarakat sedang mudik. Kenaikan ini juga diikuti oleh komoditas pangan lainnya yang setiap hari juga naik.

Para pedagang memprediksi, lonjakan harga daging ayam potong akan terus terjadi hingga Senin (15/4/2024) nanti. Sementara itu, para pembeli yang notabenenya pemilik usaha kuliner juga mengeluhkan naiknya harga daging ayam.

M. Alfisena (43) salah satunya. Dia mengeluh naiknya harga daging ayam ini membuatnya harus merogoh kocek agak dalam.

Baca Juga: Pria di Surabaya Curi Motor dari 20 TKP, Ini Alasannya

"Ya bingung juga, karena punya warung, tidak beli daging ayam ya tidak bisa. Mau naikkan harga juga belum berani. Ini aja di Keputran sudah segini, belum lagi dipasar-pasar kecil yang kulaknya di pasar besar seperti keputran dan manggadua. Berapa harganya kalau beli di pasar kecil itu!!," terangnya.

Pria yang akrab disapa Sena juga sekaligus pemilik warung makan ini mengaku dilema karena tidak bisa serta merta menaikkan harga yang ada di warungnya. Baik pedagang maupun pembeli rumahan berharap harga kebutuhan pokok bisa kembali normal seperti sediakala.

Editor : Arif Ardianto