Jumat, 05 Jun 2026 01:29 WIB

Ini Penyebab Harga Ayam Potong di Surabaya Terus Naik Pascalebaran

Ilustrasi ayam potong
Ilustrasi ayam potong

selalu.id - Memasuki hari ke empat lebaran 2024, harga daging ayam yang ada dibeberapa pasar tradisional Surabaya mengalami lonjakan cukup signifikan. Tak tanggung-tanggung, daging ayam kini naik menjadi Rp 45 - 50 ribu per kg.

Pantauan selalu.id di Pasar Manggadua dan Pasar Keputran Surabaya harga daging ayam potong saat ini mencapai Rp 48 ribu per kg. Padahal, pekan lalu harga daging ayam Rp 35 ribu per kg.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Setiap hari mesti ada kenaikan terus mas. Tapi sekarang harganya langsung meloncat mencapai Rp 48.500 per kilogramnya. Naiknya ya tinggi sekali," ujar Hodijah (52) salah satu pedagang ayam potong di pasar Keputran Surabaya, Sabtu (13/4/2024).

Senada dengan Hodijah, Husein (46) pedagang ayam potong di Pasar Manggadua Surabaya juga mengatakan, bahwa tingginya permintaan saat lebaran tak diimbangi dengan pasokan dari tingkat peternak. Sehingga membuat lonjakan harga daging ayam naik.

"Hampir tiap hari naiknya, cuma karena kita gak mau kehilangan pelanggan, jadi kemarin masih saya kasih harga tetap. Tapi, kalau sekarang ini naiknya memang ugal-ugalan mas, karena stok (ayam potong) dari peternak kosong," jelasnya kepada selalu.id.

Meski begitu, naiknya harga daging ayam ini, jelas dia, membuat para pedagang mengalami penurunan penjualan. Jika sebelumnya pedagang mampu menjual hingga 70-80kg dalam sehari, kini mereka hanya mampu menjual 20-40kg saja selama periode lebaran ini.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Hal ini memang diakui oleh sejumlah pedagang ayam potong, bahwa turunnya omzet jualan tersebut karena sepinya minat belanja pembeli dikarenakan momen lebaran, masyarakat sedang mudik. Kenaikan ini juga diikuti oleh komoditas pangan lainnya yang setiap hari juga naik.

Para pedagang memprediksi, lonjakan harga daging ayam potong akan terus terjadi hingga Senin (15/4/2024) nanti. Sementara itu, para pembeli yang notabenenya pemilik usaha kuliner juga mengeluhkan naiknya harga daging ayam.

M. Alfisena (43) salah satunya. Dia mengeluh naiknya harga daging ayam ini membuatnya harus merogoh kocek agak dalam.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Ya bingung juga, karena punya warung, tidak beli daging ayam ya tidak bisa. Mau naikkan harga juga belum berani. Ini aja di Keputran sudah segini, belum lagi dipasar-pasar kecil yang kulaknya di pasar besar seperti keputran dan manggadua. Berapa harganya kalau beli di pasar kecil itu!!," terangnya.

Pria yang akrab disapa Sena juga sekaligus pemilik warung makan ini mengaku dilema karena tidak bisa serta merta menaikkan harga yang ada di warungnya. Baik pedagang maupun pembeli rumahan berharap harga kebutuhan pokok bisa kembali normal seperti sediakala.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.