Sabtu, 13 Jun 2026 15:24 WIB

Ini Penyebab Harga Ayam Potong di Surabaya Terus Naik Pascalebaran

Ilustrasi ayam potong
Ilustrasi ayam potong

selalu.id - Memasuki hari ke empat lebaran 2024, harga daging ayam yang ada dibeberapa pasar tradisional Surabaya mengalami lonjakan cukup signifikan. Tak tanggung-tanggung, daging ayam kini naik menjadi Rp 45 - 50 ribu per kg.

Pantauan selalu.id di Pasar Manggadua dan Pasar Keputran Surabaya harga daging ayam potong saat ini mencapai Rp 48 ribu per kg. Padahal, pekan lalu harga daging ayam Rp 35 ribu per kg.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Setiap hari mesti ada kenaikan terus mas. Tapi sekarang harganya langsung meloncat mencapai Rp 48.500 per kilogramnya. Naiknya ya tinggi sekali," ujar Hodijah (52) salah satu pedagang ayam potong di pasar Keputran Surabaya, Sabtu (13/4/2024).

Senada dengan Hodijah, Husein (46) pedagang ayam potong di Pasar Manggadua Surabaya juga mengatakan, bahwa tingginya permintaan saat lebaran tak diimbangi dengan pasokan dari tingkat peternak. Sehingga membuat lonjakan harga daging ayam naik.

"Hampir tiap hari naiknya, cuma karena kita gak mau kehilangan pelanggan, jadi kemarin masih saya kasih harga tetap. Tapi, kalau sekarang ini naiknya memang ugal-ugalan mas, karena stok (ayam potong) dari peternak kosong," jelasnya kepada selalu.id.

Meski begitu, naiknya harga daging ayam ini, jelas dia, membuat para pedagang mengalami penurunan penjualan. Jika sebelumnya pedagang mampu menjual hingga 70-80kg dalam sehari, kini mereka hanya mampu menjual 20-40kg saja selama periode lebaran ini.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Hal ini memang diakui oleh sejumlah pedagang ayam potong, bahwa turunnya omzet jualan tersebut karena sepinya minat belanja pembeli dikarenakan momen lebaran, masyarakat sedang mudik. Kenaikan ini juga diikuti oleh komoditas pangan lainnya yang setiap hari juga naik.

Para pedagang memprediksi, lonjakan harga daging ayam potong akan terus terjadi hingga Senin (15/4/2024) nanti. Sementara itu, para pembeli yang notabenenya pemilik usaha kuliner juga mengeluhkan naiknya harga daging ayam.

M. Alfisena (43) salah satunya. Dia mengeluh naiknya harga daging ayam ini membuatnya harus merogoh kocek agak dalam.

Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih

"Ya bingung juga, karena punya warung, tidak beli daging ayam ya tidak bisa. Mau naikkan harga juga belum berani. Ini aja di Keputran sudah segini, belum lagi dipasar-pasar kecil yang kulaknya di pasar besar seperti keputran dan manggadua. Berapa harganya kalau beli di pasar kecil itu!!," terangnya.

Pria yang akrab disapa Sena juga sekaligus pemilik warung makan ini mengaku dilema karena tidak bisa serta merta menaikkan harga yang ada di warungnya. Baik pedagang maupun pembeli rumahan berharap harga kebutuhan pokok bisa kembali normal seperti sediakala.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.

DPRD Jatim Jajaki Kerja Sama dengan DPRD St. Petersburg Rusia

Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang kemajuan ekonomi dan hubungan kelembagaan yang saling menguntungkan ke depannya.