Minggu, 01 Feb 2026 03:38 WIB

Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Jan 2026 16:15 WIB
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang kini tengah mengintai. 

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2026 yang digelar di kawasan Kodaeral V, Pabean Cantikan, Surabaya, Jumat (30/1/2026). 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan Surabaya sebagai kota metropolitan menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks. 

Angin kencang kerap menyebabkan pohon tumbang dan reklame roboh. Sementara fenomena rob masih berpotensi mengganggu kawasan pesisir. 

Di sisi lain, jalur sesar aktif yang melintasi sejumlah wilayah Surabaya membuat mitigasi gempa juga tak bisa diabaikan.

“Apel gelar pasukan ini bukan sekadar prosedur, tapi komitmen moral kita untuk memberikan kepastian dan ketenangan kepada warga. Kami bersama TNI dan Polri siap menjaga wilayah Surabaya,” tegas Eri.

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

Pemkot Surabaya juga menyiagakan 97 unit kendaraan pemadam kebakaran (PMK). 

Dari jumlah tersebut, 30 unit memiliki kemampuan khusus menyedot genangan air untuk penanganan banjir.

Tak hanya mengandalkan armada konvensional, Pemkot juga menurunkan dua unit robot pemadam kebakaran. 

Baca Juga: Mengintip Jamuan Mewah Kerajaan di Legacy Ballroom Surabaya: Dari Hiburan, Tradisi hingga Sajian Kuliner

Perangkat ini digunakan untuk menjangkau lokasi berisiko tinggi, seperti gedung terbakar dengan potensi paparan bahan kimia berbahaya, sehingga keselamatan personel tetap terjaga.

Selain itu, disiagakan pula mobil pemadam hazmat, kendaraan dengan sistem Dismounted Assured Positioning, Navigation, and Timing System (DAPS), serta armada tangki air berkapasitas 5.000 liter.

“Seluruh personel dan armada saling terintegrasi dan terhubung dengan Command Center 112 serta Posko Terpadu yang siaga 24 jam,” jelas Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.