Kamis, 04 Jun 2026 21:35 WIB

Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Jan 2026 16:15 WIB
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang kini tengah mengintai. 

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2026 yang digelar di kawasan Kodaeral V, Pabean Cantikan, Surabaya, Jumat (30/1/2026). 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan Surabaya sebagai kota metropolitan menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks. 

Angin kencang kerap menyebabkan pohon tumbang dan reklame roboh. Sementara fenomena rob masih berpotensi mengganggu kawasan pesisir. 

Di sisi lain, jalur sesar aktif yang melintasi sejumlah wilayah Surabaya membuat mitigasi gempa juga tak bisa diabaikan.

“Apel gelar pasukan ini bukan sekadar prosedur, tapi komitmen moral kita untuk memberikan kepastian dan ketenangan kepada warga. Kami bersama TNI dan Polri siap menjaga wilayah Surabaya,” tegas Eri.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Pemkot Surabaya juga menyiagakan 97 unit kendaraan pemadam kebakaran (PMK). 

Dari jumlah tersebut, 30 unit memiliki kemampuan khusus menyedot genangan air untuk penanganan banjir.

Tak hanya mengandalkan armada konvensional, Pemkot juga menurunkan dua unit robot pemadam kebakaran. 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Perangkat ini digunakan untuk menjangkau lokasi berisiko tinggi, seperti gedung terbakar dengan potensi paparan bahan kimia berbahaya, sehingga keselamatan personel tetap terjaga.

Selain itu, disiagakan pula mobil pemadam hazmat, kendaraan dengan sistem Dismounted Assured Positioning, Navigation, and Timing System (DAPS), serta armada tangki air berkapasitas 5.000 liter.

“Seluruh personel dan armada saling terintegrasi dan terhubung dengan Command Center 112 serta Posko Terpadu yang siaga 24 jam,” jelas Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.