Rabu, 22 Jul 2026 10:31 WIB

Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Jan 2026 16:15 WIB
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama TNI/Polri saat apel kesiapsiagaan bencana alam. (Dok. Diskominfo Surabaya).

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang kini tengah mengintai. 

Kesiapsiagaan itu ditandai dengan apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana 2026 yang digelar di kawasan Kodaeral V, Pabean Cantikan, Surabaya, Jumat (30/1/2026). 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan Surabaya sebagai kota metropolitan menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks. 

Angin kencang kerap menyebabkan pohon tumbang dan reklame roboh. Sementara fenomena rob masih berpotensi mengganggu kawasan pesisir. 

Di sisi lain, jalur sesar aktif yang melintasi sejumlah wilayah Surabaya membuat mitigasi gempa juga tak bisa diabaikan.

“Apel gelar pasukan ini bukan sekadar prosedur, tapi komitmen moral kita untuk memberikan kepastian dan ketenangan kepada warga. Kami bersama TNI dan Polri siap menjaga wilayah Surabaya,” tegas Eri.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Pemkot Surabaya juga menyiagakan 97 unit kendaraan pemadam kebakaran (PMK). 

Dari jumlah tersebut, 30 unit memiliki kemampuan khusus menyedot genangan air untuk penanganan banjir.

Tak hanya mengandalkan armada konvensional, Pemkot juga menurunkan dua unit robot pemadam kebakaran. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Perangkat ini digunakan untuk menjangkau lokasi berisiko tinggi, seperti gedung terbakar dengan potensi paparan bahan kimia berbahaya, sehingga keselamatan personel tetap terjaga.

Selain itu, disiagakan pula mobil pemadam hazmat, kendaraan dengan sistem Dismounted Assured Positioning, Navigation, and Timing System (DAPS), serta armada tangki air berkapasitas 5.000 liter.

“Seluruh personel dan armada saling terintegrasi dan terhubung dengan Command Center 112 serta Posko Terpadu yang siaga 24 jam,” jelas Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.