Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 29 Jan 2026 13:58 WIB
Teks
Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil
selalu.id – Polrestabes Surabaya Polda Jatim memperkuat upaya pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan dua program utama: pembagian dan pemasangan alarm motor gratis bagi masyarakat, serta penyelenggaraan bazar ranmor untuk pengembalian kendaraan yang berhasil diamankan.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa penggunaan alarm motor dinilai lebih efektif dibandingkan sistem pengamanan konvensional seperti kunci ganda.
"Alarm memberikan respons otomatis saat kendaraan diganggu, mampu menarik perhatian sekitar dan mengejutkan pelaku kejahatan. Berbeda dengan kunci ganda yang sering dianggap merepotkan, alarm bekerja tanpa intervensi tambahan dari pemilik," ujarnya, Kamis (29/1).
Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan
Sejalan dengan program pencegahan tersebut, Polrestabes Surabaya juga menggelar bazar ranmor yang dibagi menjadi dua tahap: 21 hingga 24 Januari 2026, dan dilanjutkan pada 26 hingga 30 Januari 2026. Korban curanmor yang ingin mengambil kendaraannya wajib membawa dokumen kepemilikan seperti STNK, BPKB, KTP, serta surat tilang jika ada.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menyampaikan bahwa program alarm motor gratis terbuka untuk masyarakat umum, namun pemasangan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan perangkat dan personel.
Pemasangan dilakukan langsung di Mapolrestabes Surabaya dan diintegrasikan dengan pelaksanaan bazar ranmor yang masih berlangsung, dengan kemungkinan penerapan pembatasan kuota per hari.
Baca Juga: Gratis Tanpa Pungutan, 800 Kendaraan Dikembalikan di Bazar Ranmor Surabaya
"Program ini juga diimbangi dengan ajakan partisipasi masyarakat melalui media sosial. Warga yang ingin mengikuti diminta berinteraksi dengan akun resmi Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Samapta sebagai bagian dari kampanye edukasi digital," jelas AKBP Erika.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka curanmor di Surabaya. "Dengan kerja sama yang erat, diharapkan keamanan kendaraan masyarakat dapat terjaga dengan lebih baik," pungkasnya.
Editor : Ading