Sabtu, 06 Jun 2026 04:32 WIB

Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

Foto: Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra sedang mengawasi langsung proses pemasangan alarm motor.
Foto: Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra sedang mengawasi langsung proses pemasangan alarm motor.

Teks

 

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

 

selalu.id – Polrestabes Surabaya Polda Jatim memperkuat upaya pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan dua program utama: pembagian dan pemasangan alarm motor gratis bagi masyarakat, serta penyelenggaraan bazar ranmor untuk pengembalian kendaraan yang berhasil diamankan.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa penggunaan alarm motor dinilai lebih efektif dibandingkan sistem pengamanan konvensional seperti kunci ganda. 

 

"Alarm memberikan respons otomatis saat kendaraan diganggu, mampu menarik perhatian sekitar dan mengejutkan pelaku kejahatan. Berbeda dengan kunci ganda yang sering dianggap merepotkan, alarm bekerja tanpa intervensi tambahan dari pemilik," ujarnya, Kamis (29/1).

 

Baca Juga: Tempat Pijat Plus-plus di Surabaya Rekrut Terapis Anak di Bawah Umur, Begini Kronologisnya

Sejalan dengan program pencegahan tersebut, Polrestabes Surabaya juga menggelar bazar ranmor yang dibagi menjadi dua tahap: 21 hingga 24 Januari 2026, dan dilanjutkan pada 26 hingga 30 Januari 2026. Korban curanmor yang ingin mengambil kendaraannya wajib membawa dokumen kepemilikan seperti STNK, BPKB, KTP, serta surat tilang jika ada.

 

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menyampaikan bahwa program alarm motor gratis terbuka untuk masyarakat umum, namun pemasangan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan perangkat dan personel. 

 

Pemasangan dilakukan langsung di Mapolrestabes Surabaya dan diintegrasikan dengan pelaksanaan bazar ranmor yang masih berlangsung, dengan kemungkinan penerapan pembatasan kuota per hari.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Penadah Curanmor dan Pemalsu STNK

 

"Program ini juga diimbangi dengan ajakan partisipasi masyarakat melalui media sosial. Warga yang ingin mengikuti diminta berinteraksi dengan akun resmi Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Samapta sebagai bagian dari kampanye edukasi digital," jelas AKBP Erika.

 

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka curanmor di Surabaya. "Dengan kerja sama yang erat, diharapkan keamanan kendaraan masyarakat dapat terjaga dengan lebih baik," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.