Minggu, 01 Feb 2026 03:37 WIB

Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

Foto: Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra sedang mengawasi langsung proses pemasangan alarm motor.
Foto: Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra sedang mengawasi langsung proses pemasangan alarm motor.

Teks

 

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

 

selalu.id – Polrestabes Surabaya Polda Jatim memperkuat upaya pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan dua program utama: pembagian dan pemasangan alarm motor gratis bagi masyarakat, serta penyelenggaraan bazar ranmor untuk pengembalian kendaraan yang berhasil diamankan.

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa penggunaan alarm motor dinilai lebih efektif dibandingkan sistem pengamanan konvensional seperti kunci ganda. 

 

"Alarm memberikan respons otomatis saat kendaraan diganggu, mampu menarik perhatian sekitar dan mengejutkan pelaku kejahatan. Berbeda dengan kunci ganda yang sering dianggap merepotkan, alarm bekerja tanpa intervensi tambahan dari pemilik," ujarnya, Kamis (29/1).

 

Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

Sejalan dengan program pencegahan tersebut, Polrestabes Surabaya juga menggelar bazar ranmor yang dibagi menjadi dua tahap: 21 hingga 24 Januari 2026, dan dilanjutkan pada 26 hingga 30 Januari 2026. Korban curanmor yang ingin mengambil kendaraannya wajib membawa dokumen kepemilikan seperti STNK, BPKB, KTP, serta surat tilang jika ada.

 

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menyampaikan bahwa program alarm motor gratis terbuka untuk masyarakat umum, namun pemasangan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan perangkat dan personel. 

 

Pemasangan dilakukan langsung di Mapolrestabes Surabaya dan diintegrasikan dengan pelaksanaan bazar ranmor yang masih berlangsung, dengan kemungkinan penerapan pembatasan kuota per hari.

Baca Juga: Gratis Tanpa Pungutan, 800 Kendaraan Dikembalikan di Bazar Ranmor Surabaya

 

"Program ini juga diimbangi dengan ajakan partisipasi masyarakat melalui media sosial. Warga yang ingin mengikuti diminta berinteraksi dengan akun resmi Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Samapta sebagai bagian dari kampanye edukasi digital," jelas AKBP Erika.

 

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka curanmor di Surabaya. "Dengan kerja sama yang erat, diharapkan keamanan kendaraan masyarakat dapat terjaga dengan lebih baik," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.