Kamis, 04 Jun 2026 17:06 WIB

Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

Teks Foto: Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang sedang berada pada acara Bazar Ranmor di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Rabu (21/1/2026).
Teks Foto: Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang sedang berada pada acara Bazar Ranmor di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Rabu (21/1/2026).

selalu.id - Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan mengeluarkan instruksi tegas kepada jajarannya untuk melakukan tindakan tembak di tempat bagi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.

 

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

"Instruksi saya kepada Kasat Reskrim, jangan ragu-ragu untuk bertindak tegas dan terukur jika pelaku curanmor mengancam keselamatan orang banyak maupun petugas yang melaksanakan tugas," ujar Kombes Pol Luthfie dalam acara Bazar Pengembalian Barang Bukti di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21/1/2026)

 

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut hanya berlaku bagi pelaku yang menunjukkan aksi agresif dan membahayakan. "Pelaku curanmor yang membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat, tembak saja. Hentikan aksi kalian, atau kami yang akan menghentikan kalian," tandasnya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 319 Bandit, Sita Motor-Mobil, Emas hingga Uang Tunai

Selain mengumumkan instruksi tersebut, pihak Polrestabes Surabaya juga mengembalikan ratusan unit kendaraan bermotor hasil sitaan kepada pemiliknya. Total ada 1.050 kendaraan yang terkumpul, di mana sebanyak 107 unit merupakan tangkapan terbaru dalam rentang waktu awal 2025 hingga Januari 2026 yang masih dalam tahap identifikasi.

 

"Beberapa kendaraan mengalami modifikasi nomor rangka dan mesin oleh pelaku, namun kami tetap berkomitmen melacak pemilik aslinya," jelas Kapolrestabes.

Baca Juga: Maling Motor yang Resahkan Warga Ngajum Malang Itu Telah Ditangkap, Ternyata Masih Remaja

 

Mengenai prosedur pengambilan kendaraan, Kombes Pol Luthfie menjamin transparansi dan tidak adanya biaya apapun bagi korban. "Saya yakinkan bahwa pelayanan ini gratis. Jika ada petugas yang meminta biaya, catat jumlahnya dan beri tahu saya - saya akan kembalikan sepuluh kali lipat. Ini komitmen kami untuk melayani warga dengan maksimal," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.