Senin, 09 Feb 2026 18:06 WIB

Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

Teks Foto: Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang sedang berada pada acara Bazar Ranmor di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Rabu (21/1/2026).
Teks Foto: Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang sedang berada pada acara Bazar Ranmor di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Rabu (21/1/2026).

selalu.id - Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan mengeluarkan instruksi tegas kepada jajarannya untuk melakukan tindakan tembak di tempat bagi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat.

 

Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

"Instruksi saya kepada Kasat Reskrim, jangan ragu-ragu untuk bertindak tegas dan terukur jika pelaku curanmor mengancam keselamatan orang banyak maupun petugas yang melaksanakan tugas," ujar Kombes Pol Luthfie dalam acara Bazar Pengembalian Barang Bukti di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21/1/2026)

 

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut hanya berlaku bagi pelaku yang menunjukkan aksi agresif dan membahayakan. "Pelaku curanmor yang membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat, tembak saja. Hentikan aksi kalian, atau kami yang akan menghentikan kalian," tandasnya.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Selain mengumumkan instruksi tersebut, pihak Polrestabes Surabaya juga mengembalikan ratusan unit kendaraan bermotor hasil sitaan kepada pemiliknya. Total ada 1.050 kendaraan yang terkumpul, di mana sebanyak 107 unit merupakan tangkapan terbaru dalam rentang waktu awal 2025 hingga Januari 2026 yang masih dalam tahap identifikasi.

 

"Beberapa kendaraan mengalami modifikasi nomor rangka dan mesin oleh pelaku, namun kami tetap berkomitmen melacak pemilik aslinya," jelas Kapolrestabes.

Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

 

Mengenai prosedur pengambilan kendaraan, Kombes Pol Luthfie menjamin transparansi dan tidak adanya biaya apapun bagi korban. "Saya yakinkan bahwa pelayanan ini gratis. Jika ada petugas yang meminta biaya, catat jumlahnya dan beri tahu saya - saya akan kembalikan sepuluh kali lipat. Ini komitmen kami untuk melayani warga dengan maksimal," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

Banyak masyarakat memilih untuk merapikan penampilan sebagai bentuk persiapan menyambut tahun baru, dengan tren gaya rambut yang semakin beragam dan bebas.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.

Surabaya Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Tokyo Global Forum on Children 2026

Partisipasi Surabaya juga didukung rekam jejak sebagai kota yang tujuh kali berturut-turut meraih predikat Kota Layak Anak tingkat nasional.