Jumat, 05 Jun 2026 04:15 WIB

Hemat Rp6,7 Miliar, Volume Sampah Surabaya Masih Tinggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 10:40 WIB

selalu.id Pemerintah Kota Surabaya mengklaim pengolahan sampah organik melalui rumah kompos mampu menekan biaya pengangkutan sampah hingga Rp6,73 miliar per tahun. Namun, tingginya timbulan sampah harian menunjukkan persoalan pengelolaan sampah di Kota Surabaya masih menjadi tantangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Dedik Irianto, menyebut timbulan sampah di Surabaya saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Volume tersebut mencerminkan beban besar yang masih harus ditangani, baik dari sisi pengurangan di sumber maupun pengolahan di hilir.

Baca Juga: Di HUT Surabaya ke-733, DPRD Soroti Penumpukan Sampah hingga Layanan Adminduk

“Jumlah timbulan sampah di Kota Surabaya sekitar 1.800 ton per hari,” ujar Dedik, Rabu (14/1/2026).

Untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Benowo, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos yang tersebar di sejumlah wilayah. Total kapasitas pengolahan sampah organik dari fasilitas tersebut mencapai 95,17 ton per hari.

Dedik menjelaskan, bahan baku rumah kompos berasal dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, serta sampah sayuran dari pasar. Pengolahan tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA.

Baca Juga: Perketat Pengelolaan Sampah, Bupati Jember Instruksikan Pengurangan Penggunaan Plastik

Selain rumah kompos, DLH Surabaya juga mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah TPS 3R untuk menangani sampah anorganik. Saat ini terdapat 12 TPS 3R dengan kapasitas antara 10 hingga 20 ton per hari.

Namun demikian, Dedik mengakui residu sampah dari TPS 3R masih cukup besar. Dari setiap TPS, sekitar 50 persen sampah yang diolah tetap harus dibuang ke TPA Benowo.

Baca Juga: Eco Composter, Ubah Beban APBD jadi Peningkatan Ekonomi Sirkular dan Budaya Maritim Surabaya

“Kalau kapasitasnya 10 ton, residunya masih sekitar 5 ton. Itu tetap harus dibuang ke TPA Benowo,” katanya.

DLH Surabaya juga mencatat penghematan anggaran lain dari pengolahan sampah organik, antara lain pengurangan biaya pengolahan di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per tahun serta efisiensi belanja pupuk untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau. Meski demikian, data tersebut menunjukkan upaya efisiensi anggaran belum sebanding dengan besarnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.