Selasa, 03 Feb 2026 05:59 WIB

Hemat Rp6,7 Miliar, Volume Sampah Surabaya Masih Tinggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 10:40 WIB

selalu.id Pemerintah Kota Surabaya mengklaim pengolahan sampah organik melalui rumah kompos mampu menekan biaya pengangkutan sampah hingga Rp6,73 miliar per tahun. Namun, tingginya timbulan sampah harian menunjukkan persoalan pengelolaan sampah di Kota Surabaya masih menjadi tantangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Dedik Irianto, menyebut timbulan sampah di Surabaya saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Volume tersebut mencerminkan beban besar yang masih harus ditangani, baik dari sisi pengurangan di sumber maupun pengolahan di hilir.

Baca Juga: Belajar dari Surabaya, Mangaung Afrika Selatan Teken MoM Pengelolaan Sampah dan Energi

“Jumlah timbulan sampah di Kota Surabaya sekitar 1.800 ton per hari,” ujar Dedik, Rabu (14/1/2026).

Untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Benowo, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos yang tersebar di sejumlah wilayah. Total kapasitas pengolahan sampah organik dari fasilitas tersebut mencapai 95,17 ton per hari.

Dedik menjelaskan, bahan baku rumah kompos berasal dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, serta sampah sayuran dari pasar. Pengolahan tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA.

Baca Juga: SMP Labschool Unesa 3 tanamkan pendidikan karakter lewat KTS

Selain rumah kompos, DLH Surabaya juga mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah TPS 3R untuk menangani sampah anorganik. Saat ini terdapat 12 TPS 3R dengan kapasitas antara 10 hingga 20 ton per hari.

Namun demikian, Dedik mengakui residu sampah dari TPS 3R masih cukup besar. Dari setiap TPS, sekitar 50 persen sampah yang diolah tetap harus dibuang ke TPA Benowo.

Baca Juga: Belasan Gerobak Sampah Berjajar di Tambak Wedi Surabaya, Ini Penyebabnya

“Kalau kapasitasnya 10 ton, residunya masih sekitar 5 ton. Itu tetap harus dibuang ke TPA Benowo,” katanya.

DLH Surabaya juga mencatat penghematan anggaran lain dari pengolahan sampah organik, antara lain pengurangan biaya pengolahan di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per tahun serta efisiensi belanja pupuk untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau. Meski demikian, data tersebut menunjukkan upaya efisiensi anggaran belum sebanding dengan besarnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.