Selasa, 21 Jul 2026 10:50 WIB

Hemat Rp6,7 Miliar, Volume Sampah Surabaya Masih Tinggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 10:40 WIB

selalu.id Pemerintah Kota Surabaya mengklaim pengolahan sampah organik melalui rumah kompos mampu menekan biaya pengangkutan sampah hingga Rp6,73 miliar per tahun. Namun, tingginya timbulan sampah harian menunjukkan persoalan pengelolaan sampah di Kota Surabaya masih menjadi tantangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Dedik Irianto, menyebut timbulan sampah di Surabaya saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. Volume tersebut mencerminkan beban besar yang masih harus ditangani, baik dari sisi pengurangan di sumber maupun pengolahan di hilir.

Baca Juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

“Jumlah timbulan sampah di Kota Surabaya sekitar 1.800 ton per hari,” ujar Dedik, Rabu (14/1/2026).

Untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Benowo, DLH Surabaya mengoperasikan 27 rumah kompos yang tersebar di sejumlah wilayah. Total kapasitas pengolahan sampah organik dari fasilitas tersebut mencapai 95,17 ton per hari.

Dedik menjelaskan, bahan baku rumah kompos berasal dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, serta sampah sayuran dari pasar. Pengolahan tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA.

Baca Juga: Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Selain rumah kompos, DLH Surabaya juga mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah TPS 3R untuk menangani sampah anorganik. Saat ini terdapat 12 TPS 3R dengan kapasitas antara 10 hingga 20 ton per hari.

Namun demikian, Dedik mengakui residu sampah dari TPS 3R masih cukup besar. Dari setiap TPS, sekitar 50 persen sampah yang diolah tetap harus dibuang ke TPA Benowo.

Baca Juga: Di HUT Surabaya ke-733, DPRD Soroti Penumpukan Sampah hingga Layanan Adminduk

“Kalau kapasitasnya 10 ton, residunya masih sekitar 5 ton. Itu tetap harus dibuang ke TPA Benowo,” katanya.

DLH Surabaya juga mencatat penghematan anggaran lain dari pengolahan sampah organik, antara lain pengurangan biaya pengolahan di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per tahun serta efisiensi belanja pupuk untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau. Meski demikian, data tersebut menunjukkan upaya efisiensi anggaran belum sebanding dengan besarnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.