Kamis, 03 Sep 2026 13:02 WIB

Belasan Gerobak Sampah Berjajar di Tambak Wedi Surabaya, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Des 2024 19:01 WIB
Antrian gerobak sampah di Tambak Wedi
Antrian gerobak sampah di Tambak Wedi

selalu.id - Antrian gerobak sampah di kawasan Tambak Wedi Surabaya dikeluhkan oleh warga. Hal ini dipicu dari lambatnya proses penanganan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Warga memvideokan antrian belasan gerobak sampah di kawasan Tambak Wedi, Minggu (22/12/2024).

Warga mengeluhkan lambatnya proses penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) Tambak Wedi, Surabaya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Gak bisa bongkar depo baru, antre guys ndak nampung sampah Tambak Wedi. Antre guys,” ujar pria yang merekam video tersebut.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, membenarkan adanya antrean sampah di Depo baru tersebut. Ia menyebut bahwa TPS 3R Tambak Wedi ini memang masih dalam tahap penyesuaian operasional.

“Hari ini, (iya benar antre) proses pemilahan selesai sekitar pukul 4 sore. Sampah yang masuk setelah pukul tersebut akan ditangani esok pagi karena jam kerja petugas pemilah sampah hanya dari pukul 7 pagi hingga 4 sore,” jelas Dedik, saat dihubungi selalu.id.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Menurutnya, proses pemilahan sampah yang menjadi bagian dari sistem TPS 3R membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan TPS biasa.

“Jadi di TPS 3R berbeda dengan TPS biasa karena sampahnya akan dipilih terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa TPS 3R Tambak Wedi baru beroperasi selama satu minggu setelah proses pemindahan dari lokasi TPS lama. Ia mengakui kalau memang pertama kali mengalami antrean sampah tersebut.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Sebab itu, kata dia, DLH Surabaya masih mempelajari pola penanganan yang paling efektif untuk mengelola sampah di lokasi baru ini.

“Iya mbak ini karena baru proses pemindahan dari TPS yang lama ke TPS yang baru dan kami juga mempelajari bagaimana Pola yang baik. Lps yang baru ini baru seminggu beroperasi mbak,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.