Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

Belasan Gerobak Sampah Berjajar di Tambak Wedi Surabaya, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Des 2024 19:01 WIB
Antrian gerobak sampah di Tambak Wedi
Antrian gerobak sampah di Tambak Wedi

selalu.id - Antrian gerobak sampah di kawasan Tambak Wedi Surabaya dikeluhkan oleh warga. Hal ini dipicu dari lambatnya proses penanganan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Warga memvideokan antrian belasan gerobak sampah di kawasan Tambak Wedi, Minggu (22/12/2024).

Warga mengeluhkan lambatnya proses penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) Tambak Wedi, Surabaya.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

“Gak bisa bongkar depo baru, antre guys ndak nampung sampah Tambak Wedi. Antre guys,” ujar pria yang merekam video tersebut.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, membenarkan adanya antrean sampah di Depo baru tersebut. Ia menyebut bahwa TPS 3R Tambak Wedi ini memang masih dalam tahap penyesuaian operasional.

“Hari ini, (iya benar antre) proses pemilahan selesai sekitar pukul 4 sore. Sampah yang masuk setelah pukul tersebut akan ditangani esok pagi karena jam kerja petugas pemilah sampah hanya dari pukul 7 pagi hingga 4 sore,” jelas Dedik, saat dihubungi selalu.id.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Menurutnya, proses pemilahan sampah yang menjadi bagian dari sistem TPS 3R membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan TPS biasa.

“Jadi di TPS 3R berbeda dengan TPS biasa karena sampahnya akan dipilih terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa TPS 3R Tambak Wedi baru beroperasi selama satu minggu setelah proses pemindahan dari lokasi TPS lama. Ia mengakui kalau memang pertama kali mengalami antrean sampah tersebut.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Sebab itu, kata dia, DLH Surabaya masih mempelajari pola penanganan yang paling efektif untuk mengelola sampah di lokasi baru ini.

“Iya mbak ini karena baru proses pemindahan dari TPS yang lama ke TPS yang baru dan kami juga mempelajari bagaimana Pola yang baik. Lps yang baru ini baru seminggu beroperasi mbak,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.