Senin, 09 Feb 2026 18:03 WIB

Belajar dari Surabaya, Mangaung Afrika Selatan Teken MoM Pengelolaan Sampah dan Energi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Nov 2025 11:56 WIB

selalu.id – Keberhasilan Surabaya dalam mengelola sampah dan membangun kota berkelanjutan menarik perhatian dunia. Pemerintah Kota (Pemkot) Mangaung, Afrika Selatan, datang langsung ke Kota Pahlawan untuk belajar dan menjalin kerja sama resmi dengan Pemkot Surabaya.

 

Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Rombongan yang dipimpin Wali Kota Mangaung, Gregory Nthatisi, disambut Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, mewakili Wali Kota Eri Cahyadi di Ruang Sidang Sekda, Rabu (12/11/2025).

 

Kunjungan ini diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Indonesia di Cape Town dan bertujuan memperkuat hubungan kerja sama internasional antarkota, khususnya dalam bidang pembangunan berkelanjutan.

 

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan bahwa kedua kota menandatangani Minutes of Meeting (MoM) yang mencakup enam bidang kerja sama prioritas: ekonomi, perdagangan dan investasi, pengelolaan sampah, pendidikan, kebudayaan dan kepemudaan, pengembangan infrastruktur, serta energi berkelanjutan.

 

“Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan kota yang berkelanjutan, bersih, dan ramah lingkungan. Pemerintah Kota Mangaung secara khusus ingin mempelajari sistem pengelolaan sampah di Surabaya yang dinilai berhasil,” kata Irvan.

 

Surabaya yang memproduksi sekitar 1.800 ton sampah per hari telah menerapkan sistem waste-to-energy yang mampu menghasilkan sekitar 11 megawatt listrik. Selain itu, sekitar 200 ton sampah per hari dikelola warga melalui bank sampah di tingkat komunitas.

 

“Sampah bernilai ekonomis dipilah warga, sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk atau pakan maggot yang dimanfaatkan peternak ayam dan ikan,” ujarnya.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

 

Pemkot menargetkan pembangunan empat fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk menuntaskan pengelolaan 600 ton sampah yang belum terolah dalam dua tahun ke depan.

 

Sementara itu, Wali Kota Mangaung, Gregory Nthatisi, mengungkapkan alasan memilih Surabaya sebagai mitra kerja sama.

 

“Kami memilih Indonesia karena memiliki sejarah kolonisasi yang sama. Kami melihat Surabaya memiliki struktur kota yang sangat baik dan terorganisir,” kata Gregory.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Mangaung yang berpenduduk sekitar 850 ribu jiwa merupakan kota metropolitan utama di Provinsi Free State, mencakup Bloemfontein, ibu kota yudisial Afrika Selatan. Menurut Gregory, sistem dan semangat masyarakat Surabaya dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kotanya.

 

Selama kunjungan hingga 13 November 2025, delegasi Mangaung akan meninjau Taman Harmoni Keputih, Pusat Daur Ulang Jambangan, TPA Benowo, dan Rumah Batik Suramadu.

 

“Kami berharap kunjungan ini membuka jalan kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam menciptakan praktik terbaik bagi pembangunan kota berkelanjutan,” pungkas Gregory.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Kisah Ratna Sari Dewi, Istri Kelima Presiden Soekarno: Cinta Abadi sang Poklamator

Dewi Soekarno sejatinya lahir dengan nama Naoko Nemoto. Ia adalah perempuan asal Jepang yang menjadi istri kelima Presiden Soekarno.

Mengenal Upacara Mulang Pekelem: Persembahan untuk Gunung Rinjani

Mulang Pekelem sudah dilakukan selama berabad-abad dan hingga kini tetap menjadi tradisi yang penting bagi masyarakat setempat.

Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi 7 Hari ke Depan, Berikut Wilayah yang Harus Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan akan bahaya cauca ekstrem hingga potensi bencana. Masyarakat diimbau waspada.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Aquarius Teruslah Konsisten, Cancer Ada Kejutan Tak Terduga

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Cek ramalan zodiakmu di sini dibahas lengkap.