Selasa, 21 Jul 2026 03:14 WIB

Belajar dari Surabaya, Mangaung Afrika Selatan Teken MoM Pengelolaan Sampah dan Energi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Nov 2025 11:56 WIB

selalu.id – Keberhasilan Surabaya dalam mengelola sampah dan membangun kota berkelanjutan menarik perhatian dunia. Pemerintah Kota (Pemkot) Mangaung, Afrika Selatan, datang langsung ke Kota Pahlawan untuk belajar dan menjalin kerja sama resmi dengan Pemkot Surabaya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Rombongan yang dipimpin Wali Kota Mangaung, Gregory Nthatisi, disambut Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, mewakili Wali Kota Eri Cahyadi di Ruang Sidang Sekda, Rabu (12/11/2025).

 

Kunjungan ini diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Indonesia di Cape Town dan bertujuan memperkuat hubungan kerja sama internasional antarkota, khususnya dalam bidang pembangunan berkelanjutan.

 

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan bahwa kedua kota menandatangani Minutes of Meeting (MoM) yang mencakup enam bidang kerja sama prioritas: ekonomi, perdagangan dan investasi, pengelolaan sampah, pendidikan, kebudayaan dan kepemudaan, pengembangan infrastruktur, serta energi berkelanjutan.

 

“Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan kota yang berkelanjutan, bersih, dan ramah lingkungan. Pemerintah Kota Mangaung secara khusus ingin mempelajari sistem pengelolaan sampah di Surabaya yang dinilai berhasil,” kata Irvan.

 

Surabaya yang memproduksi sekitar 1.800 ton sampah per hari telah menerapkan sistem waste-to-energy yang mampu menghasilkan sekitar 11 megawatt listrik. Selain itu, sekitar 200 ton sampah per hari dikelola warga melalui bank sampah di tingkat komunitas.

 

“Sampah bernilai ekonomis dipilah warga, sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk atau pakan maggot yang dimanfaatkan peternak ayam dan ikan,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

 

Pemkot menargetkan pembangunan empat fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk menuntaskan pengelolaan 600 ton sampah yang belum terolah dalam dua tahun ke depan.

 

Sementara itu, Wali Kota Mangaung, Gregory Nthatisi, mengungkapkan alasan memilih Surabaya sebagai mitra kerja sama.

 

“Kami memilih Indonesia karena memiliki sejarah kolonisasi yang sama. Kami melihat Surabaya memiliki struktur kota yang sangat baik dan terorganisir,” kata Gregory.

 

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Mangaung yang berpenduduk sekitar 850 ribu jiwa merupakan kota metropolitan utama di Provinsi Free State, mencakup Bloemfontein, ibu kota yudisial Afrika Selatan. Menurut Gregory, sistem dan semangat masyarakat Surabaya dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kotanya.

 

Selama kunjungan hingga 13 November 2025, delegasi Mangaung akan meninjau Taman Harmoni Keputih, Pusat Daur Ulang Jambangan, TPA Benowo, dan Rumah Batik Suramadu.

 

“Kami berharap kunjungan ini membuka jalan kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam menciptakan praktik terbaik bagi pembangunan kota berkelanjutan,” pungkas Gregory.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.