Senin, 28 Sep 2026 10:39 WIB

Eksekusi PN Surabaya di Darmo Tertunda, Bangunan Dipakai Kantor Madas

selalu.id – Pengadilan Negeri Surabaya melaksanakan eksekusi bangunan di Jalan Raya Darmo Nomor 153 Surabaya, Senin (12/1/2026). Namun, pelaksanaan eksekusi tersebut tertunda karena alasan keamanan.

Bangunan yang berada di sebelah selatan Gedung Graha Bumiputera itu selama ini digunakan sebagai kantor organisasi masyarakat Madura Asli Anak Serumpun (Madas). Eksekusi dilakukan berdasarkan permohonan kurator Albert Riyadi Suwono.

Baca Juga: Gagal Dapat Motor, Dua Pemuda Surabaya Kini Tidur di Penjara

Humas PN Surabaya Slamet Pujiono membenarkan rencana eksekusi tersebut. “Kegiatan eksekusi sudah direncanakan sejak awal dan dilaksanakan sesuai jadwal pukul 09.00 WIB,” ujarnya.

Namun, PN Surabaya menerima surat pemberitahuan dari Polrestabes Surabaya yang menyatakan eksekusi ditunda. “Kita mendapat surat pemberitahuan dari Polrestabes bahwa eksekusi ditunda karena alasan eskalasi keamanan,” kata Slamet.

Ia menambahkan, PN Surabaya akan menunggu permohonan lanjutan dari pihak pemohon untuk melaksanakan eksekusi kembali. “Ini kan permohonan. Jadi, ya, kita menunggu permohonan dari pemohon untuk melakukan eksekusi,” tandasnya.

Baca Juga: Gegara Biosolar, Supir Truk di Surabaya Divonis 13 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

Sementara itu, kurator Albert Riyadi Suwono menjelaskan bangunan tersebut merupakan aset pailit milik Achmad Sidqus Syahdi. Penetapan pailit bermula dari permohonan Tutiek karena Achmad tidak mampu melunasi utangnya dan telah dikabulkan oleh Pengadilan Niaga Surabaya, sehingga bangunan itu masuk dalam boedel pailit.

Albert menyebut bangunan saat ini dikuasai pihak Madas yang mengklaim memiliki hak berdasarkan surat eigendom. Namun, surat tersebut telah dinyatakan tidak berlaku berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 200 K/Pdt.Sus-Pailit/2023.

Baca Juga: Kasus Pailit PT Kedap Sayaaq Makin Membelit: Dokumen Kunci Hilang, PN Surabaya Jawab Begini

“Kita telah melaporkan kondisi ini ke Polrestabes Surabaya dan juga akan mengajukan laporan ke satgas preman Pemkot Surabaya, mengingat ada informasi bahwa massa siap menghalangi proses eksekusi,” jelas Albert.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPC Madas Surabaya H. Toha dan Ketua DPD Madas Jawa Timur belum memberikan keterangan terkait penundaan eksekusi tersebut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Hasil UEFA Nations League 2026: Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Joao Felix dan Goncalo Ramos Cetak Gol

Hasil ini membuat Portugal kokoh di puncak klasemen Grup 4 UEFA Nations League A 2026/2027.

Berangkat dari Hobi, David Raup Omset dari Ternak Burung Murai

Tahun 2014 jadi titik balik. Burung yang tidak sedang dalam kondisi lomba ia masukkan ke kandang ternak. Dari situlah D'Javid Bird Farm lahir.

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Atas kondisi ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya.

Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti

Tambahan tiga angka ini membuat Persela Lamongan kokoh di papan atas Grup B dengan mengemas 9 poin sempurna dari tiga laga.

Pesawat Militer Kongo Jatuh di Pemukiman: 17 Orang Tewas, Termasuk Dua Jenderal

Militer Republik Demokratik Kongo membenarkan dua petinggi hukum militer berada di dalam penerbangan naas tersebut saat menjalankan tugas resmi.