Jumat, 04 Sep 2026 13:47 WIB

Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Jan 2026 10:48 WIB
Eri Cahyadi dan Armuji saat podcast di salah satu media Surabaya
Eri Cahyadi dan Armuji saat podcast di salah satu media Surabaya

selalu.id - Ditengah derasnya arus informasi dan potensi provokasi di ruang publik maupun media sosial, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji menegaskan posisi mereka sebagai penjaga harmoni sosial Kota Pahlawan. 

Keduanya menyerukan agar warga Surabaya tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan antar suku dan kelompok masyarakat.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan, kekuatan Surabaya sejak dulu terletak pada kerukunan warganya. Menurutnya, menjaga keutuhan kota tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, melainkan dari kesadaran setiap individu untuk menolak provokasi.

“Harapan kita Surabaya tetap utuh seperti dulu. Jangan mau diadu domba oleh siapa pun,” kata Eri, Jumat (23/1/2026) lalu. 

Eri menegaskan, sebagai pemimpin daerah, dirinya bersama Wakil Wali Kota Armuji memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan stabilitas sosial tetap terjaga. Ia menyebut, ambisi pribadi atau ego kepemimpinan tidak boleh mengorbankan persatuan warga.

“Kalau kami hanya menuruti ego dan kemauan, lalu Surabaya hancur karena perang saudara, itu adalah kebodohan dan dosa besar sebagai pemimpin,” tegasnya.

Menurut Eri, esensi kepemimpinan sejati adalah menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Ia mengajak warga agar tetap fokus pada tujuan besar membangun Surabaya, tanpa terjebak konflik yang sengaja diciptakan pihak tertentu.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Ayo warga Surabaya tetap guyub rukun, jangan pernah mau diadu domba,” ujarnya.

Senada, Wakil Wali Kota Armuji menegaskan bahwa selama ini dirinya dan Wali Kota Eri justru saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan.

 Ia menepis anggapan bahwa perbedaan gaya kepemimpinan dapat menjadi celah konflik, baik di internal pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

“Kami sudah berbagi peran. Saya lebih banyak di lapangan, Pak Eri di birokrasi. Kalau beliau ke kiri, saya ke kanan, itu justru penguatan, bukan pertentangan,” kata Armuji.

Pria yang akrab disapa Cak Ji itu menambahkan, perbedaan pendekatan seharusnya menjadi sumber inovasi, bukan alasan perpecahan. Ia menilai, pemimpin daerah harus fokus menghadirkan gagasan dan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kalau itu dilakukan, wakil kepala daerah di seluruh Indonesia juga bisa seperti itu bekerja, berinovasi, dan memberi manfaat,” pungkasnya

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.