Rabu, 11 Feb 2026 17:21 WIB

Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Jan 2026 10:48 WIB
Eri Cahyadi dan Armuji saat podcast di salah satu media Surabaya
Eri Cahyadi dan Armuji saat podcast di salah satu media Surabaya

selalu.id - Ditengah derasnya arus informasi dan potensi provokasi di ruang publik maupun media sosial, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji menegaskan posisi mereka sebagai penjaga harmoni sosial Kota Pahlawan. 

Keduanya menyerukan agar warga Surabaya tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan antar suku dan kelompok masyarakat.

Baca Juga: 45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan, kekuatan Surabaya sejak dulu terletak pada kerukunan warganya. Menurutnya, menjaga keutuhan kota tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, melainkan dari kesadaran setiap individu untuk menolak provokasi.

“Harapan kita Surabaya tetap utuh seperti dulu. Jangan mau diadu domba oleh siapa pun,” kata Eri, Jumat (23/1/2026) lalu. 

Eri menegaskan, sebagai pemimpin daerah, dirinya bersama Wakil Wali Kota Armuji memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan stabilitas sosial tetap terjaga. Ia menyebut, ambisi pribadi atau ego kepemimpinan tidak boleh mengorbankan persatuan warga.

“Kalau kami hanya menuruti ego dan kemauan, lalu Surabaya hancur karena perang saudara, itu adalah kebodohan dan dosa besar sebagai pemimpin,” tegasnya.

Menurut Eri, esensi kepemimpinan sejati adalah menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Ia mengajak warga agar tetap fokus pada tujuan besar membangun Surabaya, tanpa terjebak konflik yang sengaja diciptakan pihak tertentu.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

“Ayo warga Surabaya tetap guyub rukun, jangan pernah mau diadu domba,” ujarnya.

Senada, Wakil Wali Kota Armuji menegaskan bahwa selama ini dirinya dan Wali Kota Eri justru saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan.

 Ia menepis anggapan bahwa perbedaan gaya kepemimpinan dapat menjadi celah konflik, baik di internal pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

“Kami sudah berbagi peran. Saya lebih banyak di lapangan, Pak Eri di birokrasi. Kalau beliau ke kiri, saya ke kanan, itu justru penguatan, bukan pertentangan,” kata Armuji.

Pria yang akrab disapa Cak Ji itu menambahkan, perbedaan pendekatan seharusnya menjadi sumber inovasi, bukan alasan perpecahan. Ia menilai, pemimpin daerah harus fokus menghadirkan gagasan dan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kalau itu dilakukan, wakil kepala daerah di seluruh Indonesia juga bisa seperti itu bekerja, berinovasi, dan memberi manfaat,” pungkasnya

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Polda Jatim Gelar Peringatan HPN ke-80, Perkuat Sinergi dengan Pers

Kombes Pol Jules menyampaikan bahwa peringatan HPN ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Polri dan pers.

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.