Selasa, 03 Feb 2026 01:08 WIB

Satgas Premanisme Surabaya Ditarget Respons 30 Menit, Wali Kota Eri Bagi Wilayah 5 Zona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Jan 2026 12:26 WIB
Pembukaan Pembentukam Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah
Pembukaan Pembentukam Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menargetkan Satgas Penanganan Premanisme mampu merespons laporan masyarakat dengan cepat. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa dalam skema yang disiapkan, waktu respons ditargetkan maksimal 30 menit sejak laporan diterima.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Terkait struktur kepemimpinan Satgas, kata Eri, unsur pimpinan melibatkan Wali Kota Surabaya sebagai ketua dengan pembina dari jajaran terkait. 

Sementara itu, petugas harian yang akan bertugas di lapangan telah ditetapkan dan akan tercantum dalam Surat Keputusan (SK).

“Nanti yang bertugas harian sudah ditetapkan, bisa dilihat di SK,” ujar Eri, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Pemkot berencana membagi wilayah kerja Satgas ke dalam lima zona, yakni Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat. 

Pembagian zona ini diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh petugas menuju lokasi kejadian.

Dengan sistem zonasi tersebut, lanjut Eri, waktu respons di setiap wilayah ditargetkan bisa lebih cepat, yakni sekitar 10 hingga 15 menit. Namun hingga saat ini, Pemkot masih melakukan koordinasi untuk menentukan lokasi pos di masing-masing zona.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

“Kami masih menghitung luas wilayah dan menentukan titik pos agar bisa menjangkau seluruh kawasan,” jelasnya.

Pemkot menyatakan, penentuan lokasi pos dan pembagian personel disesuaikan dengan karakteristik dan luas wilayah Surabaya. Langkah ini dilakukan agar pelayanan Satgas dapat berjalan merata di seluruh wilayah kota.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.