Rabu, 28 Okt 2026 21:11 WIB

Satgas Premanisme Surabaya Ditarget Respons 30 Menit, Wali Kota Eri Bagi Wilayah 5 Zona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Jan 2026 12:26 WIB
Pembukaan Pembentukam Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah
Pembukaan Pembentukam Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menargetkan Satgas Penanganan Premanisme mampu merespons laporan masyarakat dengan cepat. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa dalam skema yang disiapkan, waktu respons ditargetkan maksimal 30 menit sejak laporan diterima.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Terkait struktur kepemimpinan Satgas, kata Eri, unsur pimpinan melibatkan Wali Kota Surabaya sebagai ketua dengan pembina dari jajaran terkait. 

Sementara itu, petugas harian yang akan bertugas di lapangan telah ditetapkan dan akan tercantum dalam Surat Keputusan (SK).

“Nanti yang bertugas harian sudah ditetapkan, bisa dilihat di SK,” ujar Eri, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Pemkot berencana membagi wilayah kerja Satgas ke dalam lima zona, yakni Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat. 

Pembagian zona ini diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh petugas menuju lokasi kejadian.

Dengan sistem zonasi tersebut, lanjut Eri, waktu respons di setiap wilayah ditargetkan bisa lebih cepat, yakni sekitar 10 hingga 15 menit. Namun hingga saat ini, Pemkot masih melakukan koordinasi untuk menentukan lokasi pos di masing-masing zona.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

“Kami masih menghitung luas wilayah dan menentukan titik pos agar bisa menjangkau seluruh kawasan,” jelasnya.

Pemkot menyatakan, penentuan lokasi pos dan pembagian personel disesuaikan dengan karakteristik dan luas wilayah Surabaya. Langkah ini dilakukan agar pelayanan Satgas dapat berjalan merata di seluruh wilayah kota.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Saat 150 Aktivis Muda Nganjuk Bersatu Merawat Api Sumpah Pemuda

AKBP Suria Miftah mengatakan bahwa mahasiswa memegang peranan vital dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.