Minggu, 01 Feb 2026 10:19 WIB

Melihat Kafe Lawu 33 di Mojokerto yang Mempekerjakan Kaum Difabel

Suasana Pelayanan di Kafe Lawu 33
Suasana Pelayanan di Kafe Lawu 33

selalu.id - Kafe Lawu 33, menjadi tempat bagi penyandang disabilitas atau difabel untuk berinteraksi sambil bekerja dengan orang lain.

Kafe yang asyik untuk dijadikan tempat bersantai ini berada di Jalan Lawu Tiga nomor 3, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Kafe ini menarik perhatian masyarakat dan generasi z lantaran memiliki tujuan memberikan kesetaraan untuk penyandang difabel.

Menu di Kafe Lawu 33 ini sangat bervariasi mulai dari kopi, susu, non-coffee, dan teh, serta beragam makanan dari hidangan tradisional, fusion food, pasta, aneka snack, dan bermacam dessert manis.

Seluruh menu ini tergolong ramah kantong. Aneka minuman dibanderol dari Rp 5.000 hingga Rp 28.000, sementara makanan berkisar antara Rp 9.000 sampai Rp 35.000.

Seorang pelanggan Kafe Lawu 33, Fitri mengatakan, untuk masakan dari anak difabel tidak kalah dengan pramusaji yang lain.

"Menurut saya rasanya itu unik ya, enak gitu. Luarnya itu keranci, terus cokelat itu lumer didalam mulut waktu dimakan, jadi enak rasanya," kata Fitri, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, kafe ini berbeda dengan kafe lainnya karena dilayani dengan anak-anak istimewa sehingga membuat kafe ini menjadi perhatian.

"Yang membedakan pelayanannya, menurut saya karena pelayanannya disini ketika kita datang, kita langsung disambut dengan pelayan-pelayanan yang disabilitas Jadi kita pesannya menggunakan bahasa isyarat jadi itu menurut saya membuat unik dari kafe ini," bebernya.

Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Sementara, pemilik Kafe Lawu 33, Ferry Gunawan, ia memiliki ide setelah dirinya membuka pelatihan memasak pizza dan terbesit untuk memberikan wadah kreatif kepada penyandang difabel.

"Terpikirkan bagaimana kalau mereka diberikan tempat untuk mereka makan dan makannya itu pun tidak hanya asal makan tapi mereka juga diberi kreativitas untuk pengalaman di bidang F&B yaitu di front office-nya, di bar-nya dan di kitchen," ungkap Ferry.

Sebanyak enam anak difabel di latih di bagian office, dapur serta membuat minuman seperti kopi dan berbagai minuman dingin.

"Mereka ada di sini, ada front office, kemudian ada kitchen, kemudian ada bagian bar untuk meracik minuman, kopi, dan lain-lain. Mereka kebetulan tuna rungu, sementara ini kita sedang konsen ke yang anak-anak yang memang kebetulan tuna rungu ini," jelasnya.

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Menurut Ferry, ada tantangan tersendiri untuk menjalankan bisnis kafe dengan pelayan yang semuanya penyandang difabel atau disabilitas.

"Pasti komunikasi di awal pasti agak susah, tapi kita sebagai yang setelahnya ada pemandunya yaitu gurunya satu minggu itu benar-benar mengajar kita yang ada di cafe ini untuk belajar komunikasi cara dasar, yaitu bagaimana cara memesan, kemudian cara interaksi, bahasa isyarat, kemudian yang paling penting kita pinjam kamusnya gurunya untuk belajar.Jadi kita sendiri juga belajar, bahkan saya pun juga belajar dari teman-teman," bebernya.

Salah satu minuman yang menarik perhatian yakni kopi saring, pelanggan bisa menikmati meminum kopi dengan cara yang sedikit berbeda. Jadi, sebelum kita meminum harus menyaring sisa bubuk kopi dengan alat saringan.

"Saya sendiri sebenarnya ideanya itu dari Mojokerto, cuman saya kembangkan lagi supaya autentiknya dapat lagi kalau yang kita lihat di Mojokerto itu belajar. Jadi dari daerah Dawarblandong ya waktu itu ya? Jadi kita inspirasi dari daerah Pacet juga ada kopi saring sejenis cuman memang kita kolaborasikan dengan fusion jadi estetik modelnya tetap ada. Di dalamnya saya kasih karamel dan lain-lain, supaya tidak pure bentuk kopi saring," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.