Kamis, 03 Sep 2026 15:15 WIB

Video Lama Pegawai Pemkot Main Game Diunggah Lagi, DPRD Desak Penindakan Tegas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 30 Nov 2025 14:09 WIB

selalu.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya angkat suara terkait beredarnya video viral yang menampilkan seorang personel bermain game di lobi Balai Kota Surabaya. Pemkot memastikan video tersebut adalah rekaman lama dan sosok dalam video bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser, menyebut video yang kembali diunggah di media sosial itu direkam pada awal 2024. Bahkan, saat kejadian, petugas yang terekam telah langsung ditegur oleh pihak Balai Kota.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Video itu merupakan rekaman lama sekitar awal 2024. Yang bersangkutan saat itu sudah ditegur dan video juga sudah di-take down oleh pengunggah pertama,” kata Fikser, Minggu (30/11/2025).

Ia menjelaskan, rekaman tersebut diambil sebelum ada penambahan tulisan aksara Jawa di latar Balai Kota, sehingga dapat dipastikan bukan kejadian baru. Fikser menegaskan, personel dalam video juga bukan ASN Pemkot, melainkan petugas yang diperbantukan menjaga objek vital. “Saat ini yang bersangkutan pun sudah tidak bekerja di Balai Kota,” paparnya.

Fikser mengingatkan, akun yang kembali mengunggah video lama tanpa penjelasan konteks waktu dapat terkena persoalan hukum karena berpotensi menimbulkan opini menyesatkan.

“Akun-akun yang mengunggah ulang bisa dipermasalahkan secara hukum karena memberikan informasi keliru dan memunculkan opini liar,” tegasnya.

Ia mengimbau publik agar tidak mudah terprovokasi dan selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Di sisi lain, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, tetap menilai kejadian dalam video meskipun lama harus menjadi evaluasi serius terkait kedisiplinan aparatur.

“Kami minta siapa pun pegawai pemkot, baik ASN maupun non-ASN, yang terbukti melanggar disiplin kerja harus ditindak tegas oleh Wali Kota,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe.

Menurut Cak Yebe, penindakan tidak boleh hanya berbasis viral atau tidaknya sebuah video, tetapi menjadi bagian dari membangun pemerintahan yang berintegritas.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Mau video itu tahun lalu. Kalau ada indikasi pelanggaran di jam kerja, tetap harus diproses demi menciptakan good governance,” katanya.

Ia juga menyoroti dugaan permainan judi online yang sempat disebut warganet dalam unggahan video tersebut. Jika terbukti, katanya, sanksi berat harus diberikan.

“Kalau bermain judi online, bahkan bisa diberhentikan tidak hormat karena merusak mental dan menjadi contoh buruk,” tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.