Minggu, 01 Feb 2026 11:59 WIB

200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 15:45 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmen menyediakan pasar kerja inklusif dengan menggelar job fair khusus penyandang disabilitas ber KTP Surabaya. Kegiatan ini menawarkan lebih dari 200 lowongan pekerjaan.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Bursa kerja berlangsung pada 25 sampai 26 November 2025 di Gedung Wanita Chandra Kencana Jalan Kalibokor Selatan. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya.

 

Kepala Disperinaker Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyebut langkah ini sebagai bentuk keberpihakan terhadap sekitar enam ribu sampai tujuh ribu penyandang disabilitas di Surabaya.

 

“Mereka membutuhkan kesempatan yang sama untuk bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak,” ujar Hebi Jumat 21 November 2025.

 

Job fair digagas bersama sejumlah perusahaan dan didukung sponsor CSR. Fokus rekrutmen diarahkan kepada disabilitas fisik seperti tuna rungu, tuna wicara, tuna daksa, dan netra parsial. Beberapa posisi di sektor layanan pengiriman daring juga terbuka untuk disabilitas tertentu.

 

Pencari kerja wajib mendaftar melalui bit.ly/daftarassik, membuat akun, dan hadir sesuai sesi yang tercantum pada barcode registrasi.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

“Pelamar juga wajib didampingi keluarga atau orang terdekat agar memahami alur pameran. Lamaran hardcopy dan fotokopi harus dibawa lengkap,” terang Hebi.

 

Pemkot menyiapkan pendampingan khusus hingga sesi wawancara di perusahaan agar proses perekrutan lebih ramah bagi pelamar disabilitas.

 

Selain membuka lowongan kerja, pemkot juga menyiapkan pelatihan keterampilan bagi difabel yang belum memiliki keahlian yang dibutuhkan industri.

 

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

“Jika ada yang berpeluang kerja tetapi belum punya keahlian, kami latih. Ini sudah berjalan, misalnya pelatihan barista untuk penyandang disabilitas netra,” jelas Hebi. Pemkot menggandeng CSR untuk memperluas pembiayaan pelatihan.

 

Hebi mengajak pencari kerja disabilitas memanfaatkan kesempatan ini. Ia juga mengingatkan perusahaan agar memenuhi aturan wajib mempekerjakan satu persen penyandang disabilitas dari total karyawan.

 

“Partisipasi aktif semua pihak diharapkan menjadi dorongan bagi perusahaan lain untuk ikut memenuhi kewajiban tersebut, agar inklusivitas di pasar kerja Surabaya benar benar terwujud,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.