Rabu, 11 Feb 2026 01:37 WIB

200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 15:45 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmen menyediakan pasar kerja inklusif dengan menggelar job fair khusus penyandang disabilitas ber KTP Surabaya. Kegiatan ini menawarkan lebih dari 200 lowongan pekerjaan.

 

Baca Juga: Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Bursa kerja berlangsung pada 25 sampai 26 November 2025 di Gedung Wanita Chandra Kencana Jalan Kalibokor Selatan. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya.

 

Kepala Disperinaker Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyebut langkah ini sebagai bentuk keberpihakan terhadap sekitar enam ribu sampai tujuh ribu penyandang disabilitas di Surabaya.

 

“Mereka membutuhkan kesempatan yang sama untuk bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak,” ujar Hebi Jumat 21 November 2025.

 

Job fair digagas bersama sejumlah perusahaan dan didukung sponsor CSR. Fokus rekrutmen diarahkan kepada disabilitas fisik seperti tuna rungu, tuna wicara, tuna daksa, dan netra parsial. Beberapa posisi di sektor layanan pengiriman daring juga terbuka untuk disabilitas tertentu.

 

Pencari kerja wajib mendaftar melalui bit.ly/daftarassik, membuat akun, dan hadir sesuai sesi yang tercantum pada barcode registrasi.

 

Baca Juga: Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

“Pelamar juga wajib didampingi keluarga atau orang terdekat agar memahami alur pameran. Lamaran hardcopy dan fotokopi harus dibawa lengkap,” terang Hebi.

 

Pemkot menyiapkan pendampingan khusus hingga sesi wawancara di perusahaan agar proses perekrutan lebih ramah bagi pelamar disabilitas.

 

Selain membuka lowongan kerja, pemkot juga menyiapkan pelatihan keterampilan bagi difabel yang belum memiliki keahlian yang dibutuhkan industri.

 

Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

“Jika ada yang berpeluang kerja tetapi belum punya keahlian, kami latih. Ini sudah berjalan, misalnya pelatihan barista untuk penyandang disabilitas netra,” jelas Hebi. Pemkot menggandeng CSR untuk memperluas pembiayaan pelatihan.

 

Hebi mengajak pencari kerja disabilitas memanfaatkan kesempatan ini. Ia juga mengingatkan perusahaan agar memenuhi aturan wajib mempekerjakan satu persen penyandang disabilitas dari total karyawan.

 

“Partisipasi aktif semua pihak diharapkan menjadi dorongan bagi perusahaan lain untuk ikut memenuhi kewajiban tersebut, agar inklusivitas di pasar kerja Surabaya benar benar terwujud,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Penonaktifan tersebut merupakan bagian dari proses pembaruan data oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Kata Fathoni soal Wacana Adela Kanasya Gantikan Adies Kadies: Bukan Dinasti Politik!

Menurut Fathoni, posisi tersebut murni ditentukan berdasarkan perolehan suara sah dalam pemilu 2024, yang mana Adela meraih suara terbanyak kedua.

Potret 25 Terdakwa Kasus Pesta Gay Surabaya saat Jalani Sidang Perdana

Dalam kasus ini, total ada 34 terdakwa yang terbagi dalam beberapa berkas perkara. Sebanyak 25 terdakwa yang disidangkan lebih dulu.