Senin, 19 Okt 2026 01:57 WIB

200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 15:45 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmen menyediakan pasar kerja inklusif dengan menggelar job fair khusus penyandang disabilitas ber KTP Surabaya. Kegiatan ini menawarkan lebih dari 200 lowongan pekerjaan.

 

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Bursa kerja berlangsung pada 25 sampai 26 November 2025 di Gedung Wanita Chandra Kencana Jalan Kalibokor Selatan. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya.

 

Kepala Disperinaker Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyebut langkah ini sebagai bentuk keberpihakan terhadap sekitar enam ribu sampai tujuh ribu penyandang disabilitas di Surabaya.

 

“Mereka membutuhkan kesempatan yang sama untuk bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak,” ujar Hebi Jumat 21 November 2025.

 

Job fair digagas bersama sejumlah perusahaan dan didukung sponsor CSR. Fokus rekrutmen diarahkan kepada disabilitas fisik seperti tuna rungu, tuna wicara, tuna daksa, dan netra parsial. Beberapa posisi di sektor layanan pengiriman daring juga terbuka untuk disabilitas tertentu.

 

Pencari kerja wajib mendaftar melalui bit.ly/daftarassik, membuat akun, dan hadir sesuai sesi yang tercantum pada barcode registrasi.

 

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

“Pelamar juga wajib didampingi keluarga atau orang terdekat agar memahami alur pameran. Lamaran hardcopy dan fotokopi harus dibawa lengkap,” terang Hebi.

 

Pemkot menyiapkan pendampingan khusus hingga sesi wawancara di perusahaan agar proses perekrutan lebih ramah bagi pelamar disabilitas.

 

Selain membuka lowongan kerja, pemkot juga menyiapkan pelatihan keterampilan bagi difabel yang belum memiliki keahlian yang dibutuhkan industri.

 

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

“Jika ada yang berpeluang kerja tetapi belum punya keahlian, kami latih. Ini sudah berjalan, misalnya pelatihan barista untuk penyandang disabilitas netra,” jelas Hebi. Pemkot menggandeng CSR untuk memperluas pembiayaan pelatihan.

 

Hebi mengajak pencari kerja disabilitas memanfaatkan kesempatan ini. Ia juga mengingatkan perusahaan agar memenuhi aturan wajib mempekerjakan satu persen penyandang disabilitas dari total karyawan.

 

“Partisipasi aktif semua pihak diharapkan menjadi dorongan bagi perusahaan lain untuk ikut memenuhi kewajiban tersebut, agar inklusivitas di pasar kerja Surabaya benar benar terwujud,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.