Kamis, 04 Jun 2026 10:49 WIB

DPRD Surabaya: Promosi Alkohol oleh Influencer Berisiko Tinggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Nov 2025 12:03 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mendukung langkah tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang melarang influencer mempromosikan minuman beralkohol di media sosial.

 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Ia menilai larangan tersebut sudah tepat karena bisnis minuman beralkohol termasuk kategori usaha berbasis risiko tinggi.

 

“Tidak boleh, karena minuman beralkohol itu dikualifikasikan sebagai jenis usaha berbasis risiko. Kalau influencer mempromosikan itu dengan bebas, berarti tidak ada SOP terkait risiko atau dampak yang dihasilkan,” tegas Fathoni kepada selalu.id, Selasa (11/11/2025).

 

Menurut politikus Golkar itu, promosi bebas oleh influencer berpotensi menormalisasi konsumsi alkohol di masyarakat tanpa pengawasan.

 

Padahal, kata dia, pemerintah hanya memperbolehkan penjualan minuman beralkohol di tempat-tempat tertentu yang memiliki izin resmi dan sistem mitigasi risiko.

 

“Kalau orang bisa mengakses minuman beralkohol secara bebas, siapa yang bertanggung jawab ketika dampaknya muncul di lapangan? Sering kali kita lihat banyak kasus laka lantas karena pengaruh alkohol. Itu kan fakta,” ujarnya.

 

Fathoni mendorong Pemkot menegakkan aturan dengan tegas, termasuk melibatkan Satpol PP untuk menertibkan influencer atau pelaku usaha yang melanggar. Ia menyebut Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 sudah cukup kuat sebagai dasar hukum.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

“Kalau Pemkot melarang itu sudah benar. Bahkan Satpol PP bisa pakai Perda Ketertiban Umum untuk menertibkan karena dampaknya terhadap keamanan dan ketertiban itu besar,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa Surabaya sebagai ibu kota provinsi dan kota besar tidak bisa menutup total aktivitas usaha berizin, termasuk penjualan minuman beralkohol di tempat khusus seperti bar atau hotel berbintang.

 

Namun, promosi secara bebas di ruang publik, apalagi melalui influencer, dinilai membuka ruang pelanggaran baru.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

 

“Surabaya ini kota besar, tempat ekspatriat juga. Jadi tidak bisa serta-merta dilarang total. Tapi negara mempersempit dengan cara mengatur: hanya dijual di tempat khusus dan tidak boleh dipromosikan secara bebas,” jelasnya.

 

Fathoni berharap para influencer lebih bijak dalam memilih kerja sama promosi. Sebab, konten yang mereka unggah memiliki pengaruh besar terhadap perilaku masyarakat, terutama anak muda.

 

“Teman-teman influencer jangan mempromosikan mihol hanya demi engagement. Karena yang menonton bukan cuma orang dewasa, tapi juga anak-anak. Tanggung jawab sosial itu penting,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.