Jumat, 05 Jun 2026 12:52 WIB

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Feb 2026 12:14 WIB
Pembangunan Saluran Drainase Mananggal Surabaya (Dok. Diskominfo Surabaya) 
Pembangunan Saluran Drainase Mananggal Surabaya (Dok. Diskominfo Surabaya) 

selalu.id - Pola Hujan yang Ekstrem di tahun ini, membuat sistem drainase di Kota Surabaya mulai kewalahan.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mulai melakukan penyesuaian dengan memperbesar saluran dan kolam tampung di beberapa titik.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya, Adi Gunita, mengatakan evaluasi dilakukan karena intensitas hujan saat ini berbeda dibanding saat banyak saluran pertama kali dirancang.

“Jadi memang ada beberapa sistem drainase yang memang dirasa kita memang menyesuaikan dari intensitas curah hujan,” kata Adi, Minggu (1/2/2026). 

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya. Intervensi tersebut mencakup peningkatan kapasitas saluran hingga pembesaran long storage atau kolam tampung sementara.

“Memang di tahun 2026 ini kami ada intervensi dari 30 sistem drainase yang kita miliki, kita ada preservasi di 12 sistem,” ungkapnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Menurut Adi, pemetaan genangan telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Dari sekitar 220 titik genangan yang terdata pada 2021, jumlahnya kini tersisa sekitar 138 titik.

Meski berkurang, beberapa kawasan seperti Jalan Raya Tenggilis Mejoyo, Simo Kalangan, dan Margo Mulyo masih masuk prioritas penanganan jangka menengah. Ia menjelaskan, genangan dikendalikan melalui tiga parameter.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.