Sabtu, 06 Jun 2026 21:16 WIB

Tangkap 1.135 Tersangka di Operasi Sikat Semeru 2025, Polda Jatim Kembalikan Motor Curian

selalu.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengembalikan satu unit sepeda motor Honda Beat kepada pemiliknya, Misbahul Munir, warga Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Sepeda motor itu ditemukan dalam Operasi Sikat Semeru 2025 yang digelar Polda Jatim bersama jajaran Polres.

 

Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, menegaskan bahwa pengembalian barang bukti dilakukan cepat dan tanpa biaya.

 

“Kami memastikan setiap prosesnya dilakukan sesuai prosedur, cepat, dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

 

Operasi Sikat Semeru 2025 bertujuan menekan angka kejahatan jalanan serta meningkatkan rasa aman masyarakat.

 

Misbahul Munir mengapresiasi respon cepat kepolisian setelah melaporkan kehilangan motornya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan kehilangan motor. Dalam waktu satu minggu saja motor saya sudah ditemukan dan dikembalikan tanpa biaya apa pun,” ujar Munir.

 

Munir menceritakan motornya dicuri orang tidak dikenal. Seminggu setelah laporan, ia dihubungi Tim Jatanras Polda Jatim yang menemukan motornya dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Setelah verifikasi data, ia diminta mengambil kendaraannya dengan membawa STNK, BPKB, dan KTP tanpa dipungut biaya.

Baca Juga: Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa operasi ini difokuskan pada penindakan kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, hingga premanisme.

 

“Melalui operasi ini, Polda Jatim berupaya menekan angka kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Dari hasil operasi, Polda Jatim dan Polres jajarannya mengungkap 1.443 kasus kejahatan dan menangkap 1.135 tersangka. Sebanyak 270 kasus merupakan target operasi (TO) dengan 276 tersangka, sedangkan 1.173 kasus lainnya non-TO dengan 859 tersangka.

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

 

Jenis kasus terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan (636 kasus) dan pencurian kendaraan bermotor (539 kasus). Pengungkapan target operasi mencapai 100 persen dan non-TO melampaui target hingga 434 persen.

 

Selain pelaku, polisi mengamankan 316 sepeda motor, 34 mobil, enam truk, uang tunai Rp75 juta, 197 handphone, 94 kunci T, senjata tajam, senjata api, amunisi, serta hewan dilindungi seperti burung Cenderawasih dan Namdur. Barang bukti lain yang ditemukan di antaranya kotak amal, ikan asin, tepung sagu, dan bawang merah.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

"Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait.

Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs

Menurut Hana, persoalan muncul karena pelaku menganggap sandal pengganti yang diberikan korban tidak setara dengan sandal yang hilang.

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.125 peserta itu dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan terhubung secara daring dengan kegiatan nasional.

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.