Rabu, 04 Feb 2026 23:13 WIB

Diklat Petugas Haji Surabaya

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Puji Raharjo saat menghadiri Diklat petugas haji di Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Puji Raharjo saat menghadiri Diklat petugas haji di Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan haji tahun ini.

Diklat itu digelar di Gedung Musdalifah, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (3/2/2026).

Baca Juga: Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Puji Raharjo, yang membuka acara bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa pelatihan kini dirancang lebih terstruktur, intensif, dan profesional.

“Pembekalan tahun ini berbentuk diklat yang lebih sistematis, agar petugas benar-benar siap secara mental, kompetensi, dan koordinasi di lapangan,” kata Puji, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Puji menyebut ada sebanyak 626 orang dari seluruh kloter Jawa Timur mendapatkan pembekalan berbagai kemampuan penting, antara lain kedisiplinan, pemahaman tugas dan fungsi, sistem koordinasi, serta simulasi langsung pelayanan jemaah.

Transformasi sistem pelatihan ini bertujuan membangun pola kerja yang rapi, terorganisir, dan memiliki garis komando yang jelas selama penyelenggaraan ibadah.

Petugas yang telah mengikuti diklat ini nantinya akan mendampingi sekitar 42 ribu jemaah haji asal Jawa Timur pada musim haji 2026.

Baca Juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

“Dengan sistem diklat ini, kami berharap kualitas pelayanan haji semakin profesional dan petugas siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan pelayanan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia petugas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.