Selasa, 21 Jul 2026 08:35 WIB

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Feb 2026 20:27 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Dugaan korupsi di PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TSKBS) hingga kini terus didalami Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung Langkah tegas tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.

"Pemeriksaannya itu rentangnya tahun 2013 sampai 2023," sebutnya, Jumat (6/2/2026).

Eri mengatakan temuan dugaan penyimpangan keuangan itu terus berulang hingga 2023. 

Karena itu, Pemkot Surabaya membentuk tim auditor independen untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh tanpa melibatkan internal KBS.

"Sejak 2013 itu ada temuan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sampai 2023. Catatannya ada, tapi uangnya tidak ada," jelas Eri.

Eri menjelaskan, kecurigaan muncul karena proses audit sebelumnya dinilai tidak independen. 

Pada 2023, ia meminta pemeriksaan dilakukan oleh tim di luar lingkup KBS agar hasilnya objektif.

“Saya tidak mau yang ditunjuk oleh KBS sendiri. Harus independen. Hasilnya ternyata memang ada yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Eri.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Atas temuan itu, Eri mengaku meminta pendampingan Kejati Jatim untuk menelusuri lebih jauh dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Saya minta pendampingan Kejaksaan Tinggi untuk memeriksa ini dan menindaklanjuti hasil audit independen. Kalau memang ada pelanggaran, monggo diproses sesuai hukum,” katanya.

Sementara itu, Kejati Jatim membenarkan telah melakukan penggeledahan di kantor manajemen KBS yang berada di Jalan Setail, Surabaya.

Kasi Penyidikan Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariandi, mengatakan penggeledahan merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan PD TSKBS.

“Penggeledahan ini untuk mencari dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengelolaan keuangan PD TSKBS,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Dalam kegiatan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen keuangan, perangkat elektronik seperti telepon genggam dan laptop milik jajaran direksi, serta beberapa barang bukti lain yang akan didalami lebih lanjut.

Dari hasil awal penyidikan, Kejati Jatim menemukan indikasi pengelolaan keuangan yang tidak sesuai ketentuan dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Semua dokumen dan barang bukti elektronik yang disita akan kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban hukum,” tegasnya.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: Print-339/M.5.5/Fd.2/02/2026. 

Kejati Jatim memastikan proses penyidikan berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.