Sabtu, 13 Jun 2026 15:23 WIB

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menteri Agama Nasaruddin Umar bersilaturahim ke Pesantren Al Itqon Bugen Semarang. (Dok. Kemenag).
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersilaturahim ke Pesantren Al Itqon Bugen Semarang. (Dok. Kemenag).

selalu.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (DJENPES) sudah memasuki tahap akhir. 

Menag menegaskan, satuan kerja setingkat eselon I tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintahan Prabowo Subianto dalam memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia.
 
Pernyataan itu disampaikan Menag saat melakukan kunjungan kerja ke Pesantren Al Itqon di Kecamatan Bugen, Kabupaten Semarang. 

Baca Juga: 1.752 CPNS Kanwil Kemenag Jatim Resmi Diangkat Jadi PNS

Pada kesempatan yang sama, Menag menyerahkan bantuan finansial sebesar Rp100 juta kepada Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di bawah naungan pesantren tersebut.
 
“Direktorat Jenderal Pesantren sudah terbentuk. Ini menandakan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi agar semakin mandiri,” katanya, Jumat (6/2/2026).
 
Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Selain ruang belajar yang layak, pesantren juga perlu penguatan sarana digital agar santri tidak tertinggal perkembangan zaman.
 
“Kita juga ingin para guru dan pengelola pesantren mendapatkan penguatan kompetensi, baik dalam keilmuan keislaman maupun metodologi pembelajaran yang adaptif dengan kebutuhan generasi saat ini,” jelas Menag.
 
Menag juga mendorong pesantren untuk mengembangkan kemandirian ekonomi melalui unit usaha produktif. 

Baca Juga: Menteri Agama: Tidak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual!

“Pemberdayaan ekonomi bukan hanya untuk menopang operasional, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran kewirausahaan bagi santri,” paparnya.
 
Sementara Pengasuh Pesantren Al Itqon, K.H. Kharis Shodaqoh, mengucapkan apresiasi atas perhatian Kementerian Agama. 

Menurutnya, bantuan yang diterima akan digunakan untuk memperkuat sarana pembelajaran dan pengembangan kegiatan pendidikan.
 
“Kami akan manfaatkan bantuan ini agar santri tidak hanya kuat secara keilmuan agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan sosial dan akademik di masyarakat,” ungkap Kiai Kharis.
 
Pesantren Al Itqon menerapkan kurikulum yang memadukan 40 persen kajian kitab kuning dan 60 persen kurikulum nasional. 

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Kakanwil Kemenag Jatim Ajak Perkuat Pendidikan Bermutu dan Berkarakter

Metode pembelajaran tradisional seperti bandongan, sorogan, dan halaqah dipadukan dengan pendekatan modern seperti diskusi tematik dan proyek kolaboratif.
 
Kementerian Agama berharap, penguatan dukungan terhadap madrasah dan pesantren dapat melahirkan generasi santri yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tengah dinamika perubahan zaman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.