Senin, 02 Nov 2026 07:41 WIB

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menteri Agama Nasaruddin Umar bersilaturahim ke Pesantren Al Itqon Bugen Semarang. (Dok. Kemenag).
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersilaturahim ke Pesantren Al Itqon Bugen Semarang. (Dok. Kemenag).

selalu.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (DJENPES) sudah memasuki tahap akhir. 

Menag menegaskan, satuan kerja setingkat eselon I tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintahan Prabowo Subianto dalam memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia.
 
Pernyataan itu disampaikan Menag saat melakukan kunjungan kerja ke Pesantren Al Itqon di Kecamatan Bugen, Kabupaten Semarang. 

Baca Juga: Edukasi Keluarga Sakinah, Kemenag Jatim Sabet Tiga Penghargaan Nasional

Pada kesempatan yang sama, Menag menyerahkan bantuan finansial sebesar Rp100 juta kepada Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di bawah naungan pesantren tersebut.
 
“Direktorat Jenderal Pesantren sudah terbentuk. Ini menandakan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi agar semakin mandiri,” katanya, Jumat (6/2/2026).
 
Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Selain ruang belajar yang layak, pesantren juga perlu penguatan sarana digital agar santri tidak tertinggal perkembangan zaman.
 
“Kita juga ingin para guru dan pengelola pesantren mendapatkan penguatan kompetensi, baik dalam keilmuan keislaman maupun metodologi pembelajaran yang adaptif dengan kebutuhan generasi saat ini,” jelas Menag.
 
Menag juga mendorong pesantren untuk mengembangkan kemandirian ekonomi melalui unit usaha produktif. 

Baca Juga: PPSN VI di Malang, Menag Beri Motivasi Santri Siap Hadapi Tantangan Zaman

“Pemberdayaan ekonomi bukan hanya untuk menopang operasional, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran kewirausahaan bagi santri,” paparnya.
 
Sementara Pengasuh Pesantren Al Itqon, K.H. Kharis Shodaqoh, mengucapkan apresiasi atas perhatian Kementerian Agama. 

Menurutnya, bantuan yang diterima akan digunakan untuk memperkuat sarana pembelajaran dan pengembangan kegiatan pendidikan.
 
“Kami akan manfaatkan bantuan ini agar santri tidak hanya kuat secara keilmuan agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan sosial dan akademik di masyarakat,” ungkap Kiai Kharis.
 
Pesantren Al Itqon menerapkan kurikulum yang memadukan 40 persen kajian kitab kuning dan 60 persen kurikulum nasional. 

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Metode pembelajaran tradisional seperti bandongan, sorogan, dan halaqah dipadukan dengan pendekatan modern seperti diskusi tematik dan proyek kolaboratif.
 
Kementerian Agama berharap, penguatan dukungan terhadap madrasah dan pesantren dapat melahirkan generasi santri yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tengah dinamika perubahan zaman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.