Kamis, 03 Sep 2026 15:21 WIB

Cemburu Brutal, Pemuda Surabaya Aniaya Wanita, Kepala Diinjak Berulang Kali

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Agu 2025 17:39 WIB
Foto terduga pelaku
Foto terduga pelaku

selalu.id – Rasa cemburu diduga memicu aksi penganiayaan brutal yang dilakukan AL (32), warga Kecamatan Semampir, Surabaya, terhadap teman perempuannya, ML (25).

 

Baca Juga: Gus Salam Ungkap Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kekerasan Panitia ke Peserta

Peristiwa terjadi di kamar pelaku di Jalan Wonosari IV/7 pada Sabtu (9/8/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Laporan polisi tercatat dengan Nomor LPM/163/VIII/2025/SPKT/POLSEK SEMAMPIR.

 

Kanit Reskrim Polsek Semampir, Ipda Suud, mengatakan pelaku dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.

“Surat panggilan resmi sudah kami kirimkan dan diterima keluarganya sore tadi,” kata Suud, Selasa (12/8/2025).

 

Menurut keterangan korban, sore itu ia datang ke rumah AL sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya suasana berjalan normal, hingga sekitar pukul 20.00 WIB ML menerima telepon dari seorang pria. AL disebut langsung terbakar cemburu hingga memicu adu mulut.

 

Baca Juga: Surabaya Mencekam, Konvoi Pemuda Mabuk Berujung Darah

Pertengkaran berubah menjadi kekerasan. AL menampar dan memukul wajah ML hingga terjatuh, lalu menginjak kepalanya berulang kali. Korban sempat berteriak minta tolong, namun tidak ada yang mendengar karena rumah pelaku dalam keadaan sepi.

 

Heny, ibu korban, menyebut putrinya mengalami memar di pipi kanan, luka sobek di dahi, serta pusing di kepala akibat penganiayaan tersebut.

“Luka anak saya cukup parah. Dia juga trauma dan takut keluar rumah. Tapi pelaku sering menghubungi teman-teman korban untuk menanyakan posisi korban,” ungkap Heny.

 

Baca Juga: Heboh, Oknum TNI Aniaya Polisi di Surabaya

Heny menambahkan, AL memiliki obsesi berlebihan terhadap putrinya, padahal ML sudah beberapa kali menolak cintanya.

“Pelaku sering mengancam akan mengikuti anak saya ke mana pun,” ujarnya.

 

Menurut Heny, perlakuan kasar ini bukan kali pertama terjadi. Tidak terima anaknya disiksa, keluarga korban melapor ke polisi dan melakukan visum sesaat setelah kejadian.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.